Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perkembangan Anak | Oct 31, 2018

Orang Tua, Jangan Bertengkar di Depan Anak Kalau Tak Mau 6 Dampak Buruk Ini Terjadi

Bagikan


Orang Tua, Jangan Bertengkar di Depan Anak Kalau Tak Mau 6 Dampak Buruk Ini Terjadi

Anak sangat membutuhkan cinta, kasih sayang, perhatian, rasa nyaman, dan rasa aman. Rumah adalah tempat bagi anak yang tepat bagi mereka untuk mendapatkan semua hal itu.

Sayangnya, tidak jarang orang tua menjadikan rumah sebagai tempat mereka adu argumen hingga bertengkar. Parahnya, banyak juga orang tua yang membiarkan anak mereka menyaksikan kejadian tersebut.

Dikutip dari Indianexpress.com, hal ini bisa membuat mereka panik, lho, Moms. Mereka juga akan merasa ketakutan dan tidak berdaya. Perasaan sensitif dan rasa tidak aman ini bisa membentuk kepribadian di anak hingga dewasa nanti.

Baca Juga: 5 Perilaku Orang Tua yang Mengganggu Psikologi Anak

Tahukah Moms, kondisi keluarga disfungsional akan berdampak pada perkembangan Si Kecil. Berikut ini beberapa dampak keluarga disfungsional pada perkembangan anak.

1. Masalah Perilaku dan Sosial

Anak-anak yang menyaksikan kekerasan yang dilakukan oleh orang tua mereka kemungkinan besar akan melakukan hal serupa.

Mereka akan tumbuh menjadi anak yang kasar dan punya keinginan untuk menyakiti. Misalnya, ia akan tumbuh jadi pembohong, pencuri, melakukan vandalisme, dan yang lainnya.

2. Masalah Mental dan Emosi

Sebuah penelitian menunjukan bahwa anak yang berasal dari keluarga disfungsional punya risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan mental, seperti Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), kegelisahan, depresi, dan Obsessive-Compulsive Disorder (OCD).

Baca Juga : Bertengkar dengan Suami Secara Sehat

3. Masalah Hubungan

Anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sudah terbiasa dengan kekerasan akan sulit menjalin hubungan.

Mereka umumnya akan bermasalah di semua hubungan yang dijalani, termasuk pertemanan, percintaan, pekerjaan, dan yang lainnya.

Baca Juga : 5 Hal yang Dapat Menyakiti Hati Anak

4. Masalah Makan

Masalah makan bisa terjadi pada anak yang menyaksikan kekerasan dalam rumah tangga.

Contoh yang kerap muncul adalah obesitas atau bahkan anoreksia. Masalah makan ini akan menghasilkan komplikasi selama masa pertumbuhan dan kesehatannya saat dewasa nanti.

5. Penyalahgunaan Zat Terlarang

Anak yang berasal dari keluarga seperti ini juga sangat rentan terlibat dalam penyalahgunaan zat terlarang. Mereka juga cepat atau lambat bisa jadi kecanduan zat terlarang, seperti alkohol, rokok, ganja, dan narkoba.

Baca Juga : 4 Hal Wajib 'Sensor' Saat di Depan Anak

6. Masalah Akademik

Anak dengan tekanan lingkungan rumah yang buruk akan membuat mereka kesulitan berkonsentrasi pada pelajaran sekolah. Kebanyakan anak mendapatkan nilai yang buruk untuk pelajaran sekolah mereka.

Emosi mereka yang tidak stabil juga akan membuat kesehatan fisik mereka terganggu dan jadi sering sakit.

Saat Si Kecil stres, sistem imunnya akan menurut. Ketika itu, alergi, kuman, virus, dan bakteri bisa dengan mudah menyerang tubuh.

Itulah beberapa dampak yang ditimbulkan jika anak menyaksikan pertengkaran orang tua. Lain kali, hindari bertengkar di depan anak, ya, Moms!

(AND)

Sumber: https://indianexpress.com/article/parenting/health-fitness/parents-fights-effect-child-mental-health-and-behaviour-5384029/

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.