Kesehatan

KESEHATAN
16 Januari 2020

Osteoartritis, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Biasa dikenal juga dengan nama perkapuran
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Osteoartritis merupakan kondisi yang sangat umum yang dapat mempengaruhi persendian dalam tubuh.

Hal ini kemungkinan besar akan mempengaruhi sendi yang menanggung sebagian besar berat badan kita, seperti lutut dan kaki. Sendi yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti sendi tangan, juga sering terkena.

Baca Juga: Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Radang Sendi

Dalam persendian yang sehat, lapisan jaringan yang keras tapi halus dan licin, yang disebut tulang rawan, menutupi permukaan tulang dan membantu tulang bergerak bebas satu sama lain. Ketika sendi mengalami osteoartritis, bagian tulang rawan menipis dan permukaan menjadi lebih kasar.

Apa itu Osteoartritis?

osteoartritis

Foto: healthline.com

Osteoartritis adalah penyakit kronis (jangka panjang), yang tidak ada obat, namun perawatannya tersedia untuk mengelola gejala yang timbul.

Osteoartritis ini masing-masing punya karakteristik yang berbeda-beda, namun intinya paling sering menyerang tulang rawan, yaitu lutut.

“Tulang rawan yang normal menjadi rusak, faktor penyebabnya bisa banyak sekali,” kata dr. Jamot Silitonga, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi RS Pondok Indah - Pondok Indah.

Dalam bahasa Indonesia, penyakit ini disebut juga dengan perkapuran. Akibatnya terjadi nyeri sendi.

Baca Juga: Seperti Apa Tahapan Perkembangan Tulang Anak?

Penyebab Osteoartritis

osteoartritis

Foto: pointperformance.com

Penyebab dari osteoartritis ada 2, yakni primer dan sekunder. Primer berarti tidak diketahui apa itu penyebabnya. Namun dalam hal ini, termasuk juga di dalamnya adalah penuaan.

Sedangkan penyebab osteoartritis sekunder misalnya pernah mengalami infeksi, pernah mengalami patah, penyakit imun yang merusak bagian tubuh. Dan biasanya terjadi pada orang yang usianya relatif muda.

Gejala yang terjadi pada penderita osteoartritis biasanya sama saja, baik itu karena penyebab primer maupun sekunder. Gejala yang ditunjukkan biasa berupa nyeri saat bergerak, kaku, terutama saat kita memulai aktivitas. Gejala-gejala ini akan berkurang saat mulai berjalan kaki misalnya.

Cara Mengatasi Osteoartritis

osteoartritis

Foto: rheumatologyadvisor.com

Cara mengatasinya osteoartritis ini umumnya terbagi menjadi 2, yaitu non-operasi dan operasi.

Baca Juga: Cara Mencukupi Kebutuhan Vitamin D Anak untuk Pertumbuhan Tulang

Jika diobati dengan non-operasi biasanya diberikan pada pasien yang menderita osteoartritis pada stadium awal hingga pertengahan. Namun non-operasi ini dibagi lagi menjadi 2, yaitu farmakologi dengan obat-obatan dan fisioterapi seperti penguatan, peregangan.

Sebenarnya kerusakan pada tulang rawan tidak bisa sembuh. Jadi osteoartritis ini tidak disembuhkan, tapi dikelola supaya tidak kambuh dan gejalanya bisa membaik. Jadinya tujuannya bukan untuk menyembuhkan.

“Kalau sudah parah, harus dikikis tulang rawannya. Operasi untuk yang sudah stadium akhir,” jelas dr. Jamot Silitonga.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang osteoartritis. Jika terdiagnosis lebih awal, penanganannya pun jadi lebih mudah.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait