Kesehatan

8 September 2021

5 Bahaya Mengenakan Pakaian Ketat Terhadap Kesehatan, Waspada!

Pakaian ketat bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan kondisi kesehatan berbahaya lainnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Pakaian merupakan kebutuhan primer yang perlu dipenuhi oleh setiap orang karena bisa melindungi tubuh dari berbagai risiko dan penyakit. Namun, tahukah Moms bahwa tidak semua pakaian berfungsi demikian? Karena nyatanya, mengenakan pakaian ketat bisa berbahaya bagi tubuh.

Selain melindungi tubuh, pakaian dikenakan untuk menunjang penampilan sehingga dapat meningkatkan percaya diri seseorang.

Hingga terkadang, seseorang atau bahkan mungkin Moms sendiri memilih pakaian ketat demi mendapatkan penampilan yang diinginkan.

Sayangnya, meskipun pakaian ketat tersebut mungkin terasa lebih bagus dibanding pakaian yang lebih longgar, biasanya tak nyaman digunakan serta berisiko bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Pakaian Saat Interview Agar Lebih Percaya Diri

Bahaya Mengenakan Pakaian Ketat

Lantas, bahaya apa saja yang mengancam kesehatan tubuh apabila Moms mengenakan pakaian ketat? Simak selengkapnya.

1. Sirkulasi yang Buruk, Memicu Iritasi

bahaya mengenakan pakaian ketat - 1

Foto: Orami Photo Stock

Mengenakan pakaian ketat tentu saja menciptakan sirkulasi tubuh yang buruk. Jadi, kulit tubuh Moms tidak bisa bernapas dengan baik karena pakaian yang terlalu ketat tersebut.

Hal ini pun bisa menyebabkan tubuh menjadi lebih mudah panas, bahkan menimbulkan masalah pada keringat.

Tidak hanya wanita, pria juga bisa mengalami sirkulasi yang buruk saat mengenakan pakaian yang terlalu ketat. Misalnya, ketika mereka mengenakan dasi di bagian leher sehingga menyebabkan masalah sirkulasi.

Ketika kulit tidak bisa bernapas yang pada akhirnya menyebabkan kain terus bergesekan dengan kulit dan memicu iritasi.

Kondisi ini tentu akan sangat bermasalah bagi siapa pun yang menderita kulit sensitif atau kondisi lain, seperti eksim, psoriasis, atau rentan terhadap ruam karena kepekaan tertentu.

Mengenakan pakaian dengan ketat pada area tubuh juga dapat menyebabkan interaksi dengan pewarna atau bahan kimia di dalam kain, itulah sebabnya ruang, udara, dan banyak ruang untuk bernapas sangat penting.

Selain itu, mengenakan pakaian ketat dapat menyebabkan folikel rambut di kaki terinfeksi terutama bagi mereka yang mencukur bulu kaki kemudian mengenakan legging atau celana ketat yang akhirnya bisa semakin menambah iritasi.

Baca Juga: 9 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju dengan Mudah

2. Masalah Pencernaan

bahaya mengenakan pakaian ketat - 2

Foto: Healthline

Pakaian ketat yang menekan ke perut, mulai dari jeans hingga ikat pinggang dan pakaian dalam kompresi, bisa menjadi masalah bagi kesehatan.

"Terutama ketika seseorang makan berlebihan," kata Jamie Koufman, MD, spesialis refluks dan penulis Dropping Acid: The Reflux Diet Cookbook dan Cure berbasis di New York City.

Tekanan pada perut, yang dikenal sebagai tekanan intragastrik atau tekanan intra-abdominal ini dapat memicu refluks asam sehingga mendorong asam lambung kembali melalui persimpangan esofagus bagian bawah, di mana kerongkongan dan perut bertemu, yang pada akhirnya menyebabkan mulas.

Refluks asam (asam lambung) adalah suatu kondisi yang umum dialami, menurut Dr. Koufman, sekitar 37 persen dari kelompok usia 20 sampai 30 tahun mengalaminya.

Namun, risiko mengalami asam lambung bisa meningkat jika seseorang sering kali mengenakan pakaian yang terlalu ketat.

Jika Moms berada pada situasi yang mengharuskan diri untuk mengenakan pakaian yang terlalu ketat, misalnya saat mengenakan gaun pesta yang sangat pas atau ketat di tubuh, sebaiknya jangan makan terlalu banyak.

"Makanan berlemak lebih sedikit untuk mengurangi risiko refluks," jelas Dr. Koufman, seperti yang dilansir dari Everyday Health.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Jamur pada Pakaian

3. Dapat Memicu Kondisi Saraf

bahaya mengenakan pakaian ketat - 3

Foto: Orami Photo Stock

Perlu Moms ketahui, mengenakan pakaian yang terlalu ketat dapat memicu kondisi saraf yang disebut meralgia paresthetica, iritasi saraf di bagian depan dan luar paha.

Kondisi ini terjadi ketika celana ketat menekan saraf kutaneus femoralis lateral dan dapat menyebabkan rasa kesemutan di paha, menyebabkan rasa sakit atau mati rasa, serta membuat pergelangan kaki dan kaki terasa lemas.

Menurut Orly Avitzur, MD, ahli saraf dan penasihat medis Consumer Reports yang Praktek di Carmel, New York, gejala meralgia paresthetica, meliputi rasa terbakar, nyeri, kesemutan di area paha dan hipersensitivitas terhadap sentuhan.

Kondisi tersebut juga dapat diperburuk apabila Moms mengenakan sepatu hak tinggi dengan celana jeans karena panggul dimiringkan ke depan sehingga menambah kompresi atau tekanan dan ketegangan lebih lanjut.

Baca Juga: 12 Rekomendasi Lemari Baju Bayi, Baju Si Kecil akan Tertata Rapi!

4. Menyebabkan Infeksi Jamur

bahaya mengenakan pakaian ketat - 4

Foto: Orami Photo Stock

Mengenakan pakaian yang terlalu ketat, bisa menyebabkan Moms mengalami infeksi jamur.

Infeksi jamur mungkin salah satu masalah kesehatan paling umum yang akan timbul jika Moms mengenakan celana terlalu ketat, celana jeans ketat, legging, pakaian olahraga atau shapewear dan bahkan pakaian dalam yang ketat.

Hal ini karena pakaian yang terlalu ketat dapat meningkatkan suhu tubuh dan membuat Moms lebih banyak berkeringat, yang merupakan jenis lingkungan yang disukai bakteri, terutama di sekitar area selangkangan.

Oleh karena itu, orang yang mengalami infeksi jamur biasanya disarankan dokter untuk selalu mengenakan pakaian yang longgar. Pakaian longgar juga akan membuat seseorang tetap dalam keadaan sejuk dan segar, serta bebas dari segala jenis infeksi jamur.

Melansir laman Office on Women's Health, infeksi jamur biasanya diatasi dengan obat antijamur yang bisa diminum atau digunakan secara topikal, dalam bentuk krim atau salep.

Baca Juga: 7+ Rekomendasi Deterjen Bayi dan Tips Memilihnya, Wajib Tahu!

5. Menyebabkan Masalah Tulang Belakang dan Otot

bahaya mengenakan pakaian ketat - 5

Foto: Orami Photo Stock

Mengenakan pakaian yang terlalu ketat dapat menyebabkan gangguan tulang belakang dan masalah otot karena memiliki efek langsung pada otot-otot tubuh Moms.

Apabila Moms mengenakan pakaian yang ketat dengan sepatu hak tinggi, maka hal ini bisa semakin memperparah kondisi sehingga dapat berisiko menyebabkan otot terjepit hingga terowongan karpal, radang sendi, dan bahkan masalah keseimbangan.

Itu dia bahaya yang mengintai kesehatan jika Moms mengenakan pakaian yang terlalu ketat. Jika tak ingin mengalami gangguan kesehatan yang telah disebutkan di atas, pilihlah pakaian yang longgar, ya.

  • https://www.everydayhealth.com/pain-management-pictures/ways-clothing-can-make-you-sick.aspx
  • https://livesozy.com/blogs/live-sozy/how-tight-clothes-could-be-killing-your-health]
  • https://steptohealth.com/9-dangers-wearing-tight-clothing/
  • https://www.womenshealth.gov/about-us/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait