Rupa-rupa

2 September 2021

6 Keunikan Pakaian Tradisional Jepang Kimono dan Yukata

Coraknya indah nan elegan!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Meiskhe
Disunting oleh Karla Farhana

Ada berbagai macam pakaian tradisional Jepang, namun yang paling populer adalah kimono dan yukata. Sering dianggap sama, kedua pakaian tradisional Jepang ini berbeda lho.

Menurut Kyotokimono-rental.com, kimono berusia lebih tua, sangat tradisional dan dibuat dari bahan berkualitas tinggi seperti sutra atau brokat.

Kimono umumnya dikenakan sepanjang tahun, dan memiliki motif berbeda sesuai dengan musim.

Sementara yukata lebih kasual dan dibuat dari bahan seperti katun yang harganya relatif lebih murah. Yukata pun lebih sering dikenakan pada musim panas atau sebagai jubah mandi di pemandian air panas.

Keunikan Pakaian Tradisional Jepang

pakaian tradisional jepang

Foto: Japantimes.com

Baca Juga: 13 Makanan Jepang Populer Selain Sushi dan Ramen. Sudah Coba Semuanya?

Kimono dan yukata dapat dipakai oleh kaum pria dan wanita. Yuk, simak keunikan di balik pakaian tradisional Jepang ini!

1. Sejarah Kimono

pakaian tradisional jepang

Foto: Emaze.com

Kimono adalah pakaian tradisional Jepang yang terdiri dari kanji "ki" (着) yang berarti pakai, dan "mono" (物) berarti benda atau barang.

Kimono pertama kali dikenakan oleh kalangan bangsawan sekitar tahun 794-1185 yang dalam sejarah Jepang dikenal dengan periode Heian.

Seiring berjalannya waktu, pakaian ini makin populer di kalangan masyarakat, dan sering dikenakan oleh aktor kabuki saat pentas dan geisha.

Di tahun 1683 sempat terjadi pelarangan pemakaian kimono, khususnya yang mencolok dan mahal.

Namun, kembali mengemuka pada abad ke-19, ketika Jepang mulai membuka diri terhadap dunia modern.

2. Bentuk dan Bagian-Bagian Kimono

pakaian tradisional jepang

Foto: Crushpixel.com

Keunikan pakaian kimono salah satunya terlihat dari bentuknya yang seperti huruf T, dengan panjang hingga pergelangan kaki.

Busana kimono wanita berbentuk baju terusan, sementara busana kimono pria berbentuk setelan. Ketika dikenakan, kerah bagian kanan harus berada di bawah kerah bagian kiri.

Kimono juga terdiri dari beberapa bagian. Khusus untuk kimono wanita terdiri dari nagajuban atau lapisan paling dalam, date eri berupa kerah tambahan untuk membuat pemakainya terlihat mengenakan dua lapis nagajuban.

Lalu, kimono utama sebagai lapisan terluar dan memiliki motif yang indah.

Obi yaitu sabuk dari kain yang dililitkan pada pinggang.

Ada pula obiage berupa kain berwarna yang dililitkan di bawah obi supaya obi tidak melorot, dan obijimaje yaitu tali kecil yang berfungsi memperkuat ikatan obi.

3. Jenis-Jenis Kimono

pakaian tradisional jepang

Foto: Kyotokimono-rental.com

Beda perayaan, beda pula kimononya. Kimono yang dipakai pada upacara pernikahan berbeda dengan kimono untuk upacara minum teh.

Begitu juga dengan kimono wanita yang sudah menikah, berbeda dengan mereka yang masih lajang.

Berikut adalah jenis-jenis kimono:

  • Furisode: Kimono formal untuk wanita yang belum menikah. Biasanya dipakai dalam acara-acara khusus termasuk upacara kedewasaan, upacara minum teh, dan menghadiri acara pernikahan.
  • Komon: Kimono yang terbuat dari sutra dan memiliki motif yang menutupi seluruh bagian kimono. Biasanya komon dikenakan untuk acara-acara kasual atau informal.
  • Tomesode: Bentuk kimono paling formal yang dikenakan oleh wanita yang sudah menikah. Ciri khasnya pada motifnya berwarna perak dan emas. Kimono ini biasanya dikenakan untuk menghadiri acara pernikahan.
  • Susohiki/Hikizuri: Kimono yang khusus dikenakan oleh geisha atau penari Jepang. Bedanya dari kimono biasa adalah bentuknya yang lebih panjang dan menyapu lantai.
  • Iromuji: Kimono tidak berpola dan hanya terdiri dari satu warna, yang dapat dipakai oleh wanita sudah menikah maupun lajang.
  • Mofuku: Kimono berwarna serba hitam yang dikenakan untuk upacara berkabung oleh wanita dan pria.

Selain beberapa jenis kimono di atas, masih ada beberapa jenis kimono lainnya seperti houmongi, uchikake dan tsukesage.

Baca Juga: 50 Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Menawan, Ada Nama Bayi Perempuan Juga!

4. Baju Musim Panas Yukata

pakaian tradisional jepang

Foto: Cloudfront.net

Ketika berkunjung ke Jepang pada musim panas, di tempat-tempat tertentu banyak orang yang masih mengenakan yukata.

Yukata yang dibuat dari bahan katun, tipis dan tanpa lapisan dalam memang sempurna dikenakan pada musim panas dan pesta kembang api.

Melansir Web-japan.org, yukata awalnya dibuat untuk dikenakan di rumah. Itulah kenapa rancangannya lebih sederhana.

Dulunya, pakaian tradisional Jepang ini hanya terdiri dari warna putih dan biru tua.

Karena pengaruh fashion Barat, yukata berbagai macam warna seperti hitam, hijau tua, krem, oranye dan merah muda menjadi populer.

Corak atau motif yukata pun lebih beraneka ragam dibanding kimono, seperti motif bunga, polkadot, buah-buahan dan beragam motif lainnya.

5. Aksesoris Kimono dan Yukata

pakaian tradisional jepang

Foto: Shop.japanobjects.com

Aksesoris pada kimono dan yukata hampir serupa. Selain memakai obi atau sabuk di pinggang, kimono dan yukata juga dikenakan dengan alas kaki yang bernama geta atau zori, dan kaus kaki atau tabi.

Sementara gadis muda yang memakai yukata juga mengenakan aksesoris berupa jepit rambut, kipas, serta tas dan dompet, yang terbuat dari kain bermotif atau berwarna sama dengan yukata.

6. Kimono dan Yukata untuk Laki-Laki

pakaian tradisional jepang

Foto: Otashift-tokyo.com

Ada juga jenis kimono dan yukata untuk pria. Dulunya pria Jepang memakai kimono hampir setiap hari. Namun, kini hanya dikhususkan untuk acara-acara tertentu saja.

Dibandikan kimono wanita, kimono pria lebih simpel dengan warna yang kalem. Jenis kimono pria yang paling formal adalah kombinasi hakama (celana kimono) dan haori (jaket kimono).

Ketika memakai kimono, pria juga memakai sabuk obi yang diikatkan di pinggang.

Sama halnya dengan yukata pria terlihat lebih sederhana dari yukata wanita, yaitu menggunakan desain dan warna terkesan monoton.

Baca Juga: Moms Penyuka Budaya Jepang? Cari Tahu Arti Wibu dan Pandangan Orang Luar Terhadapnya

Demikian sisi unik pakaian tradisional Jepang kimono dan yukata, Moms. Sekarang sudah tidak bingung lagi kan membedakan yang mana kimono dan yang mana yukata?

Yuk, coba kenakan kalau Moms berkunjung ke Jepang nanti ya!

  • https://kyotokimono-rental.com/en/column/differences-yukata-vs-kimono.html
  • https://www.tsunagujapan.com/10-different-types-of-kimono-for-women/
  • https://web-japan.org/kidsweb/archives/cool/99-07-09/yukata.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait