COVID-19

COVID-19
19 Januari 2021

Moms Suka Belanja Online? Hati-hati, Menerima Paket Berisiko Tertular COVID-19!

Simak seperti apa tips yang bisa Moms lakukan untuk mengurangi risiko paparannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Teti
Disunting oleh Amelia Puteri

Selama masa pandemi COVID-19, banyak orang yang mengandalkan belanja online untuk kebutuhan di rumah, atau sekadar menyenangkan diri.

Namun, ternyata Moms juga harus hati-hati dalam menerima paket karena bisa menjadi risiko COVID-19 apabila tidak hati-hati dan mengikuti protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B. Harmadi.

Lalu, bila Moms sedang berbelanja online, apa saja tips yang bisa dilakukan untuk mengurangi paparan virus? Simak kiat-kiatnya dari situs Satuan Tugas Penanganan COVID-19 berikut ini.

Baca Juga: Jangan Bingung, Ini Perbedaan Rapid Test Antibodi, Rapid Test Antigen, dan Swab PCR

Tetap Siaga dan Taati Protokol Kesehatan

menerima paket online risiko covid-19

Foto: Orami Photo Stock

Sonny mengatakan, kemungkinan risiko COVID-19 karena kiriman paket bisa saja terjadi apabila tidak berhati-hati dan tidak sesuai dengan protokol kesehatan.

"Ini diindikasikan juga misalnya menerima paket atau pesanan secara online yang tidak memenuhi protokol kesehatan atau tidak berhati-hati juga bisa menjadi risiko penularan," ujar Sonny mengutip Kompas.com.

Kiriman paket via kurir atau ojek online (ojol) kerap jadi pilihan pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pandemi.

Namun, ternyata Moms harus tetap bersiaga karena potensi penularan COVID-19 via kontak kurir, antara penghuni rumah dan kurir.

Baca Juga: Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Sinovac dengan Efficacy 65,3 Persen, Ketahui Efek Sampingnya

Kiat Aman Menerima Paket

Panduan Menerima Paket yang Aman 3.jpeg

Foto: covid19.co.id

Mengutip situs Satuan Tugas Penanganan COVID-19, agar tidak terjadi penularan saat menerima paket, Moms harus tetap menjaga jarak.

Selain itu, usahakan menyiapkan tempat khusus di depan rumah untuk meletakkan paket. Kemudian bersihkan kemasan bagian luar dengan disinfektan.

Jangan lupa untuk memakai masker saat harus berinteraksi langsung dengan kurir.

Jika sudah selesai, jangan lupa untuk langsung mencuci tangan dengan sabun dan membuang bungkusnya kalau tidak diperlukan.

Baca Juga: Setelah Klaster Perkantoran, Muncul Klaster Sekolah!

Hati-hati dengan Cluster Keluarga

menerima paket online risiko covid-19

Foto: Orami Photo Stock

Seiring dengan kehati-hatian menerima paket agar mengurangi risiko COVID-19, yang tidak kalah penting adalah protokol selama di rumah bersama keluarga, apalagi jika ada anggota keluarga yang masih berkegiatan secara rutin di luar rumah.

Menurut Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, kepatuhan protokol kesehatan bukan hanya saat di luar rumah namun saat berada di dalam rumah.

Saat ini, ada dua jalur penularan klaster keluarga.

Pertama disebabkan oleh orang dari luar keluarga yang bertamu ke rumah. Kedua, adalah orang yang berada di rumah kemudian beraktivitas di luar rumah dan kembali ke rumah dengan membawa virus.

Satgas Covid-19 saat ini berusaha untuk menutup dua jalur tersebut.

Tidak heran, saat ini edukasi yang lebih lengkap tetap dilakukan karena masyarakat, dan perlu diedukasi kebiasaan baru bagaimana cara bertamu dan menerima tamu di masa pandemi.

Begitu juga cara pulang ke rumah dengan kebiasaan baru dengan mencuci tangan dan membersihkan diri. Apalagi kalau di rumah ada keluarga yang termasuk dalam golong orang yang rentan tertular.

Bukan cuma itu, Satgas juga mengimbau terus tingkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak dan hindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin, serta mari kita dukung pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Itu dia Moms, mengapa menerima paket memberikan risiko COVID-19 dan bagaimana tips agar mengurangi risiko tersebut. Semoga berguna!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait