Program Hamil

26 Agustus 2021

Disebut KB Susuk, Adakah Pantangan Setelah KB Implan?

Adakah efek sampingnya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Tidak hanya memahami prosedur dan persiapa sebelum pemasangannya, Moms juga wajib tahu apa saja pantangan setelah KB implan.

Metode KB susuk alias KB implan mulai naik daun di tengah popularitas KB spiral (IUD), pil KB, dan juga kondom. Jika Moms sedang mencari alat kontrasepsi yang tepat dan melirik KB susuk ini, ketahui dulu informasi lengkapnya.

Yuk Moms simak informasi selengkapnya, terutama mengenai pantangan setelah KB implan di bawah ini!

Baca Juga: IUD, Kontrasepsi Aman untuk Wanita Tinggi Resiko Kanker Payudara

Apa itu KB Implan?

pantangan setelah KB implan

Foto: freepik.com

Dikutip dari Mayo Clinic, KB implan adalah alat kontrasepsi jangka panjang yang bisa digunakan oleh wanita. Di Indonesia, KB implan ini juga disebut sebagai KB susuk.

Alat kontrasepsi ini berbentuk menyerupai tabung plastik kecil dan fleksibel yang berisi hormon untuk mencegah kehamilan.

KB implan berbentuk tabung tipis dengan panjang 40 mm dan lebar 2 mm yang akan dipasangan dibawah kulit pada bagian bawah lengan atas. KB ini berkerja dengan cara menebalkan lendir pada leher mulut rahim dan menipiskan dinding rahim, sehingga sperma sulit untuk membuahi sel telur.

Implan yang sudah dimasukkan ke bawah kulit tersebut juga akan melepaskan hormon progestin dengan kadar rendah.

Selanjutnya, hormon tersebut bertugas untuk mencegah ovulasi (pelepasan sel telur dalam siklus bulanan).

Jika seorang wanita tidak berovulasi (anovulasi), ia tidak bisa hamil karena tidak ada sel telur untuk dibuahi.

Baca Juga: Plus Minus KB IUD dan Cara Pemasangannya di Rahim Moms

Keuntungan dan Kekurangan KB Implan

Berikut ini adalah keuntungan dan kekurangan dari pemasangan KB implan, yaitu:

Keuntungan KB Implan

Mengapa memilih KB Implan? KB Implan memiliki banyak keuntungan bagi Moms yang menggunakannya. Keuntungan tersebut adalah sebagai berikut: 

  • KB implan memiliki efektivitas yang sangat tinggi. Pada umumnya, risiko kehamilan kurang dari 0,2 sampai dengan 1 dari antara 100 Ibu dalam 1 tahun.
  • Bebas dari pengaruh estrogen.
  • Kesuburan dapat kembali normal setelah implan dicabut.
  • Tidak perlu meminum pil setiap hari atau rutin melakukan penyuntikan setiap bulannya sehingga tidak ada risiko lupa.
  • Tidak mengganggu produksi ASI.
  • Tidak mengganggu hubungan seksual.

Baca Juga: Ketahui Ragam Cara Menunda Kehamilan, Dari yang Alami Hingga Pil KB

Kekurangan KB Implan

Meskipun memiliki banyak keuntungan, terdapat laporan kasus efek samping dari penggunaan KB implan itu sendiri, yaitu:

  • Gangguan menstruasi, keluhan yang timbul adalah haid sedikit dan singkat, haid tidak teratur atau lebih dari 8 hari, haid jarang, atau tidak haid sama sekali. Namun hal ini cukup lumrah terjadi dan tidak berbahaya.
  • Kemungkinan perubahan berat badan, perubahan hormon akan sedikit mempengaruhi nafsu makan anda.
  • Nyeri kepala.
  • Perubahan mood.
  • Nyeri pada payudara.
  • Mual dan nyeri perut.
  • Moms tidak bisa menghentikan sendiri penggunaannya karena harus ke layanan kesehatan untuk melepas KB Implan.

Baca Juga: Mungkinkah Bisa Hamil Setelah Menjalani KB?

Implan dapat digunakan oleh Moms yang memiliki hipertensi, obesitas, ibu yang merokok dan yang memiliki gangguan kolestrol. Namun Implan tidak boleh digunakan oleh ibu yang memiliki keadaan khusus seperti berikut:

  • Penyakit tromboemboli, penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah dan kekentalan darah.
  • Perdarahan genital yang belum terdiagnosis.
  • Penyakit hati akut.
  • Tumor hati jinak atau ganas.
  • Kanker payudara.

Adakah Pantangan Setelah KB Implan?

kb implan

Foto: shutterstock.com

Sama seperti pengobatan dan perawatan lainnya, Moms pasti bertanya-tanya apakah ada pantangan setelah KB implan, bukan?

Saat KB implan dilepas, akan terjadi beberapa efek yang akan terjadi. Efek tersebut antara lain: 

1. Nyeri pada Bekas Luka

Kondisi ini adalah hal yang paling sering dikeluhkan setelah implan dilepas. Tidak hanya nyeri, bekas luka akan terasa panas dan bengkak untuk jangka waktu beberapa hari.

Memar juga dapat terjadi selama satu sampai dua minggu, tetapi pastikan juga agar bekas luka tetap kering selama 24 jam pertama setelah dilepas. Saat keluhan hilang, maka aktivitas dapat dilakukan kembali seperti biasa. 

2. Sakit Kepala

Kondisi ini terjadi lantaran steroid yang terkandung dalam hormon di dalam implan itu sendiri, sehingga menyebabkan hormon jadi tidak stabil. Usai dilepas, maka tubuh akan berada dalam fase mengembalikan kadar hormon yang normal, sehingga proses ini menyebabkan sakit kepala. 

Baca Juga: Petualangan Panjang Memilih Alat Kontrasepsi (KB) Paling Ampuh

3. Siklus Menstruasi Tidak Langsung Kembali

Meksi menstruasi jadi tidak lancar, kamu tidak perlu khawatir berlebihan akan kondisi ini. Ini karena saat implan dilepas masih terdapat sisa-sisa hormon yang dikeluarkan oleh implan dalam tubuh, sehingga dibutuhkan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan bagi tubuh untuk bisa beradaptasi kembali.

Umumnya, ketidakteraturan siklus haid berlangsung selama 3 bulan setelah implan dilepas. Karena kondisi ini, tetaplah untuk menerapkan pola hidup sehat dengan cara makan makanan sehat dan bernutrisi, minum air putih, dan istirahat yang cukup serta olahraga teratur. 

Secara umum tak ada pantangan setelah KB implan. Tak pula pantangan tertentu bagi perempuan yang engannya sudah bertahun-tahun dipasangi alat kontrasepsi jenis ini.

Yang perlu dilakukan adalah merawat luka bekas sayatan saat pengangkatan impaln tersebut dengan baik, agar tidak menyebabkan infeksi.

Tetapi infeksi bukan terjadi karena bekerja berat setelah implan sdilepaskan ya. Dan yang terpenting artinya saat ini sudah tidak terproteksi lagi dari kehamilan, sehingga perlu menggunakan alat kontrasepi kembali apabila masih ingin mencegah terjadinya kehamilan.

Hanya saja, untuk mencegah efek samping KB implan, Mom sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut:

  • Mengonsumsi makanan yang tak hanya sehat, tetapi juga mengandung gizi yang seimbang.
  • Menjaga pikiran supaya tidak cepat stres.
  • Mengidentifikasi obat jangka panjang apa saja yang masih digunakan supaya efeknya tak berbenturan dengan kandungan KB implan.

Baca Juga: Serba Serbi KB Implan: Kelebihan dan Kekurangannya

Itu dia Mms serba serbi tentang KB implan. Semoga bermanfaat!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait