Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Mar 21, 2018

Pantaskah Membicarakan Aktivitas Seks Pasutri pada Sahabat? Pahami Batasannya!

Bagikan


Beberapa orang beranggapan, kehidupan seksual suami istri adalah hal yang sangat pribadi untuk dibagikan ke semua orang, termasuk kepada teman dekat. Tapi, ada beberapa wanita yang tidak segan berbagi segala informasi tentang aktivitas seks dengan pasangannya.

Membicarakan seks dengan teman bisa jadi dua sisi mata uang. Sisi yang pertama, Moms bisa dengan mudah mendapatkan bantuan apabila mengalami kendala dalam hubungan seks seperti sulit orgasme, atau sekedar berkonsultasi mengapa terasa sering sakit saat berhubungan seks.

Baca Juga : Alasan Suami Merasa 'Trauma' dan Enggan Bercinta Pasca Istri Melahirkan

Tapi, di sisi lainnya kalau Moms terlalu terbuka membicarakan seks dengan teman, bisa jadi Moms secara tidak langsung akan menceritakan kekurangan performa pasangan dan akan menjadi hal yang kurang layak untuk diketahui orang lain.

Lalu, pantaskah membicarakan aktivitas seks bersama suami pada teman dekat? Berikut beberapa batasan yang harus dipahami.

1. Bicarakan Apa yang Diharapkan

Hal yang paling mendasar yang bisa Mom bagikan kepada teman perihal kehidupan seks adalah membicarakan hal-hal yang Anda harapkan terjadi atau mengatasi bagaimana bisa dengan mudah mencapai orgasme.

Bicarakan saja keinginan Mom dan mintalah solusi yang sederhana tanpa membicarakan bagaimana kondisi pasangan. Jika mulai terjebak dalam pembicaraan yang mengharuskan Mom jujur mengenai masalah seksual pasangan, Mom tentu berhak menolak untuk tetap merahasiakannya. Cukup bilang, ‘Ah rahasia, donk!’

Baca Juga : 5 Tanda Suami Moms Setia, Suami Idaman Banget!

2. Hindari Pembicaraan di Grup

Membicarakan seks dengan teman baiknya menghindari pembicaraan dengan banyak teman di satu tempat yang sama.

Karena tidak semua teman yang pada saat itu mendengarkan diskusi bisa dipercaya. Selain itu, untuk menjaga norma kesopanan memang sebaiknya berbicara soal kehidupan seks memang hanya dibicarakan pada teman paling dipercaya saja, Mom.

Baca Juga : 6 Cara Hidupkan Romantisme Bersama Pasangan Saat Merencanakan Kehamilan

3. Share Kelebihan Pasangan

Saat membicarakan seks dengan teman, bukan berarti Mom tidak boleh sama sekali membicarakan pasangan, kok.

Mom bisa ceritakan hal-hal terbaik yang dirasakan dengan pasangan. Seperti pasangan yang suka memberikan kejutan atau selalu melakukan hal baru yang membuat Mom tidak mudah bosan.

Ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru kepada teman Mom, mungkin saja bisa di contoh untuk membangun kehidupan seks mereka agar bahagia seperti Mom dan suami.

4. Jaga Rahasia Kekurangan Tubuh Pasangan

Saat mempercayai pembiacaraan soal seks kepada teman, bukan berarti Mom dengan leluasa bisa menceritakan apa saja kepadanya.

Ada hal yang perlu Mom ingat, bagaimanapun Mom harus menjaga kehormatan pasangan di hadapan kawan dengan tidak menceritakan atau menyebutkan secara rinci apa saja kekurangan yang ada di tubuh pasangan seperti ukuran penis, atau beberapa anggota tubuh yang menurut Mom kurang proporsional.

Baca Juga : Tips Anti Canggung Membicarakan Seks dengan Suami

Hmmm… Jadi, apakah Mom sering membicarakan seks dengan teman? Atau justru sangat risih ketika ditanyai seputar seks oleh orang lain?

(LMF)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.