Kesehatan

29 Juli 2021

Cara Tahu Soal Panu: Penyebab, Obat, dan Cara Mencegahnya

Moms bisa menggunakan bahan yang sederhana untuk mengatasi panu.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Karla Farhana

Panu merupakan salah satu masalah kulit yang bisa dialami siapa saja, dan kondisi ini dapat mengganggu penampilan. Karena itu, Moms mungkin ingin mencari tahu bagaimana tips dan cara menghilangkan panu.

Sebelum mencari tahu, Moms perlu mengetahui pengertian dari panu, dan apa yang menyebabkan kondisi kulit ini terjadi.

Yuk, simak lebih lanjut penjelasannya berikut ini, Moms.

Baca Juga: 17 Manfaat dan Jenis Masker Pisang untuk Berbagai Masalah Kulit

Penyebab Munculnya Panu

cara menghilangkan panu -1

Foto: Orami Photo Stock

Panu atau dalam istilah medis tinea versicolor adalah bercak kulit yang terlihat lebih terang dari warna asli kulit Moms, namun bisa juga berwarna lebih gelap.

Dilansir dari Indian Journal of Dermatology, panu bisa terjadi karena jamur malassezia tumbuh dengan di luar kendali, hingga memengaruhi pigmentasi atau warna kulit alami seseorang.

Bercak panu dapat tumbuh di berbagai bagian tubuh, tetapi seringnya dapat ditemukan di punggung, dada, leher dan lengan atas. Dalam kondisi yang cukup parah, panu bisa menutupi area permukaan kulit yang luas.

Padahal, dalam kondisi normal, jamur malassezia justru tidak membahayakan. Jenis jamur ini umum ditemukan di permukaan kulit. Bahkan dalam waktu tertentu, jamur ini justru dapat membantu melindungi kulit.

Sayangnya karena beberapa faktor, jamur tersebut tumbuh di luar kendali dan menyebabkan munculnya panu.

Beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan jamur malassezia di luar kendali sehingga muncul panu, antara lain seperti cuaca panas atau lembap, keringat berlebih, kulit berminyak, sistem kekebalan tubuh yang lemah, atau adanya perubahan hormon.

Panu dapat dialami oleh siapapun, meski lebih sering dialami remaja dan orang dewasa. Selain itu, orang yang tinggal di daerah beriklim subtropis bisa meningkatkan remaja dan orang dewasa mengalami panu.

Baca Juga: Sering Dianggap Sama, Apa Perbedaan Kadas, Kurap, Kudis dan Panu?

Cara Menghilangkan Panu dengan Obat

cara menghilangkan panu -2

Foto: Orami Photo Stock

Moms sudah mengetahui apa yang menyebabkan panu, lalu bagaimana cara menghilangkan panu dengan obat?

Umumnya, kondisi panu yang muncul tidaklah parah. Moms dapat melakukan beberapa cara menghilangkan panu sederhana di rumah, menggunakan obat yang dijual di apotek.

1. Obat Topik atau Oles

Obat tersebut biasanya berupa obat oles atau krim, salep dan sejenisnya. Penggunaannya termasuk mudah, karena Moms hanya perlu mengoleskan obat di area yang ditumbuhi bercak panu.

Cara menghilangkan panu dengan obat yang dijual bebas ini butuh dilakukan dengan rutin. Setidaknya selama dua minggu, digunakan sesuai dengan dosis yang tertera pada setiap kemasan obat.

Beberapa obat panu yang dijual bebas dan bisa Moms dapatkan seperti klotrimazol, mikonazol, selenium sulfida, dan terbinafine.

Namun, jika Moms merasa kondisi panu sudah cukup parah dan mengganggu, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit.

Jika didiagnosis mengalami panu cukup parah, kemungkinan dokter akan memberikan obat oles yang lebih kuat, seperti ciclopirox, ketoconazole, atau ditambah dengan obat minum, seperti flukonazol, itraconazol, dan ketokonazol.

Obat-obat tersebut, bisa didapatkan jika memiliki resep dan harus digunakan sesuai dengan dosis yang tertera pada resep.

2. Obat Antijamur Oral

Obat antijamur dalam bentuk oral bisa dijadikan alternatif untuk menyembuhkan panu. Meski demikian, cara pengobatan ini bisa memiliki efek samping seperti mual dankerusakan hati yang reversibel.

Namun, penting untuk diketahui bahwa efek samping tersebut sangat jarang terjadi jika pengobatan dilakukan dalam jangka pendek. Terlebih panu sendiri hanya membutuhkan waktu yang singkat jika menggunakan jenis pengobatan ini.

Griseofulvin oral dan terbinafine oral bukanlah jenis pengobatan yang cocok untuk mengobati dan menghilangkan panu. Sementara ketoconazole oral sendiri sudah tak boleh lagi diresepkan.

Namun, dilansir dari jurnal Antifungal Treatment for Pityriasis Versicolor, pengobatan oral seperti flukonazol sudah terbukti efektif dalam menghilangkan panu.

3. Sampo Antiketombe

Dilansir dari Very Well Health, sampo antiketombe hingga saat ini masih dipercaya untuk mengobati dan menghilangkan panu di tubuh. Tentu saja pengobatan yang satu ini tidak lebih efektif dari obat khusus antijamur yang sudah direkomendasikan di atas.

Tak hanya itu, menggunakan sampo antiketombe bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Meski demikian, sampo antiketombe bisa ditemukan dengan mudah dan memiliki harga yang lebih murah.

Sejumlah kandungan yang ada di sampo antiketombe sendiri telah terbukti efektif untuk mengobati kondisi kulit ini. Kandungan tersebut termasuk asam salisilat sulfur yang dioleskan setiap malam sebagai losion selama satu minggu.

Atau Moms juga bisa mengoleskan sampo antiketombe sebagai losion dan dibiarkan selama 5 menit sebelum dibilas dan lakukan secara berkala selama 2 minggu ke depan.

Baca Juga: Bercak Putih di Pipi Bayi? Belum Tentu Panu, Moms

3. Pil Antijamur

Seorang dokter kulit dapat meresepkan pil ini jika panu yang tumbuh melingkupi area yang besar di tubuh, tebal, atau sering kambuh setelah dirawat. Pil-pil ini biasanya dikonsumsi dalam waktu singkat. Selama waktu ini, dokter kulit tentu akan memantau perkembangan kita.

Cara mengobati panu dengan obat minum ini memang efektif, namun seringnya dibarengi dengan efek samping yang serius.

Baca Juga: Apa Perbedaan Kadas, Kurap, Kudis, dan Panu? Jangan Tertukar ya!

Penggunaan obat minum antijamur untuk mengobati panu dianggap sebagai pengobatan lini kedua dan digunakan untuk infeksi panu yang berat atau parah.

Keuntungan dari perawatan topikal adalah mereka bertindak lebih cepat dan dapat ditoleransi dengan baik. Ada sedikit risiko efek samping dan interaksi obat yang terbatas.

4. Obat Pembersih

Panu seringkali kembali, terutama ketika seseorang tinggal di tempat dengan kondisi hangat dan lembab. Solusinya, harus menggunakan obat pembersih sekali atau dua kali dalam sebulan.

Hal ini dilakukan terutama selama periode kondisi hangat dan lembab masih terasa, untuk mencegah meningkatnya tingkat pertumbuhan ragi.

Cara Menghilangkan Panu secara Alami

cara menghilangkan panu -3

Foto: Orami Photo Stock

Selain menggunakan obat yang dijual bebas atau obat resep, Moms juga bisa melakukan berikut cara menghilangkan panu dengan bahan-bahan alami berikut ini.

1. Minyak Kelapa, Dapat Atasi Infeksi Jamur

Minyak kelapa dikenal sebagai salah satu bahan yang dapat mengatasi infeksi jamur, termasuk panu. Sama seperti obat oles, cara menghilangkan panu dengan minyak kelapa, cukup mengoleskannya ke permukaan kulit.

2. Minyak Oregano, Campur dengan VCO

Mungkin terdengar tidak familiar, namun minyak oregano dipercaya bersifat antijamur. Campurkan minyak oregano dengan minyak zaitun extra virgin lalu oleskan ke kulit dan biarkan selama 30 menit sebelum membilasnya.

Moms juga bisa mencampur minyak kelapa dengan minyak kayu manis, baru oleskan ke kulit dan biarkan sekitar 15 hingga 20 menit, kemudian bilas dan keringkan.

3. Lidah Buaya, Punya Kandungan Antijamur

Tumbuhan ini dipercaya memiliki kandungan yang bersifat antijamur, dan bisa menjadi cara menghilangkan panu yang alami. Sehingga, bisa melawan pertumbuhan jamur di kulit.

Cara menggunakannya kamu perlu mengambil ekstrak gel lidah buaya atau menggunakan gel lidah buaya yang sudah banyak dijual di pasaran.

Oleskan ke bagian kulit berpanu. Lakukan dengan rutin, dua hingga tiga kali sehari. Moms juga bisa mencampur gel lidah buaya dengan minyak lavender untuk mendapatkan wangi yang menenangkan.

4. Gunakan Yogurt Polos

Jika ingin menggunakan yoghurt sebagai cara menghilangkan panu, pastikan Moms memakai yoghurt tanpa gula alias plain, ya.

Probiotik di dalam yogurt dapat membantu jamur untuk bisa “bekerja sama” di permukaan kulit dan mengembalikan kulit ke kondisi semula.

Cara menggunakannya sangat mudah, tinggal oleskan yoghurt ke bagian yang ditumbuhi panu, lalu biarkan sekitar 20 menit sebelum membilasnya hingga bersih.

5. Cuka Apel dan Air

Mencampur cuka apel dan air dalam jumlah yang sama dan mengoleskannya ke kulit yang ditumbuhi panu bisa Moms coba. Setelah dioles, tunggu 15 menit dan bilas.

Jika rutin melakukannya setiap hari, Moms bisa melihat hasilnya dalam beberapa minggu dengan cara menghilangkan panu ini.

Beberapa juga percaya bahwa panu bisa diatasi dengan menggunakan sampo antiketombe. Lantaran adanya kandungan zinc di dalamnya yang bisa mengatasi jamur pada kulit.

6. Bawang Putih, Hati-Hati Reaksi Iritasi

Selain itu, Moms bisa menggunakan ekstrak bawang putih untuk cara menghilangkan panu di kulit. Dengan mengoleskannya dan membiarkannya selama 20 menit dapat mengatasi panu.

Namun, tidak semua orang bisa menggunakan bawang putih, karena beberapa orang bisa mengeluarkan reaksi iritasi. Sebelum mencobanya, pastikan kulit Moms cocok dengan ekstrak bawang putih, ya.

Baca Juga: Mengenal Tinea Capitis: Kurap Kulit Kepala Anak

7. Tea Tree Oil

Obat rumahan yang sangat efektif untuk mengobati panu, tea tree oil atau minyak pohon teh memiliki kualitas anti jamur pada intinya. Penyebaran dan infeksi jamur lebih lanjut akan dicegah dengan aplikasi minyak pohon teh, dan kemungkinan kekambuhan akan berkurang jika penggunaan dilanjutkan.

Sebagai bonus, menggunakan jenis minyak ini untuk mengatasi kondisi panu juga dapat mengurangi rasa gatal secara signifikan. Cara terbaik untuk menggunakan minyak pohon teh untuk mengobati panu adalah dengan menambahkan beberapa tetes minyak pohon teh ke dalam campuran dengan 1 sendok makan baik minyak zaitun extra virgin atau bahkan minyak kelapa.

Mencegah Timbulnya Panu

cara menghilangkan panu -4

Foto: Orami Photo Stock

Meski sudah berhasil diobati, tidak ada jaminan pasti Moms bebas dari panu seterusnya. Selain itu, tidak ada tindak pencegahan pasti yang bisa dilakukan.

Namun, untuk mengurangi kemungkinan munculnya panu, Moms bisa melakukan beberapa hal berikut:

  1. Menghindari berada di lokasi bersuhu panas berlebihan
  2. Mengurangi paparan sinar matahari berlebihan
  3. Menghindari keringat berlebih, atau segera berganti pakaian setelah melakukan kegiatan yang menyebabkan banyak berkeringat.

Itu dia Moms, penjelasan tentang penyebab panu, serta cara menghilangkan panu dengan obat dan juga yang alami. Semoga membantu mengembalikan kulit sehat Moms, ya!

Berapa Lama Panu Bersarang di Tubuh?

Hal yang sering menjadi pertanyaan adalah berapa lama panu akan hadir atau hinggap di tubuh sampai akhirnya benar-benar pergi?

Panu sendiri seing merespond dengan mudah terhadap berbagai jenis pengobatan. Meski demikian, kodnisi ini pun bisa sangat mungkin kambuh dan bisa dengan mudahnya hadir kembali.

Sementara itu bintik-bintik atau makula biasanya akan sembuh dengan cepat. Perubahan pigmentasi pun mungkin bisa membutuhkan wakutu yang lebih lama untuk disembuhkan karena melanosit perlu mulai produksi melanin lagi.


Ditinjau oleh dr. Raja Friska Yulanda

Sumber: gooddoctor.co.id

Konten ini merupakan kerja sama yang bersumber dari Good Doctor

Isi konten di luar tanggung jawab Orami Parenting

  • https://www.e-ijd.org/article.asp?issn=0019-5154;year=2015;volume=60;issue=4;spage=332;epage=339;aulast=Thayikkannu
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5770013/
  • https://www.verywellhealth.com/treatment-of-tinea-versicolor-1069275#citation-2
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait