Kesehatan Umum

28 November 2021

Cari Tahu Manfaat Pasak Bumi untuk Kesehatan, Serta Efek Samping Jangka Panjang

Pasak bumi telah digunakan sebagai obat herbal selama berabad-abad
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Amelia Puteri

Apakah Moms pernah mendengar obat herbal bernama pasak bumi? Tahukah Moms ada ragam manfaat pasak bumi yang mungkin belum pernah diketahui sebelumnya?

Ya, pasak bumi merupakan salah satu tanaman obat yang berasal dari Asia Tenggara dan telah digunakan sebagai obat herbal selama berabad-abad.

Pasak bumi ampuh untuk mengobati sejumlah penyakit seperti demam, disfungsi ereksi, hingga infeksi bakteri.

Mengutip penelitian di Asian Journal of Andrology, pasak bumi juga bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan pria, menghilangkan stres, sekaligus memperbaiki komposisi tubuh.

Baca Juga: Moms, Ketahui 4 Jenis Obat Herbal Yang Berbahaya Bagi Balita

Mengenal Tanaman Pasak Bumi

pasak bumi

Foto: tokopedia.com

Pasak bumi, tongkat ali, atau longjack merupakan suplemen herbal yang berasal dari akar pohon semak hijau yang banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara khususnya Malaysia dan Indonesia bernama Eurycoma longifolia.

Dalam jurnal Pharmacognosy Review pasak bumi mengandung flavonoid, alkaloid, dan senyawa lain yang berfungsi sebagai antioksidan.

Antioksidan merupakan senyawa yang berfungsi mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh molekul radikal bebas. Selain itu, antioksidan juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh lainnya.

Baca Juga: Benarkah Obat Kuat Herbal di Apotik Ampuh? Ini Penjelasannya!

Manfaat Pasak Bumi

pasak bumi

Foto: tokopedia.com

Pasak bumi kaya akan manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh terutama dalam membantu mengobati infertilitas pria, memperbaiki suasana hati, hingga meningkatkan massa otot.

Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja manfaat pasak bumi, yuk simak ulasan berikut ini, Moms!

1. Meningkatkan Kadar Testosteron untuk Kesuburan Pria

Manfaat pasak bumi dalam meningkatkan testosteron pada pria dengan kadar hormon seks primer yang renda sudah terbukti dan terdokumentasi dalam sejumlah penelitian.

Pada penelitian dalam jurnal Therapeutic Advances in Urology, dijelaskan bahwa testosteron rendah dapat disebabkan oleh penuaan, kemoterapi, radiasi, penggunaan obat, cedera atau infeksi pada testis, dan penyakit tertentu, seperti alkoholisme kronis dan apnea tidur obstruktif.

Apabila kadar testosteron tidak memadai, maka akan berdampak pada libido rendah, disfungsi ereksi, dan dalam beberapa kasus, infertilitas.

Kabar baiknya, senyawa dan khasiat dalam pasak bumi terbukti ampuh untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Studi dilakukan pada 76 pria lansia dengan testosteron rendah dengan mengonsumi ekstrak pasak bumi sebanyak 200 mg per hari selama sebulan.

Hasilnya, secara signifikan sebanyak 90 persen peserta yang mengonsumsi ekstrak pasak bumi kadar hormon testosteronnya meningkat dari rendah ke normal.

Terlebih lagi, penelitian pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa mengonsumsi tongkat ali merangsang gairah seksual dan dapat meningkatkan disfungsi ereksi pada pria.

Tak hanya itu, sejumlah penelitian juga mengklaim bahwa pasak bumi dapat meningkatkan motilitas dan konsentrasi sperma, meningkatkan kesuburan pria.

Hal ini dibuktikan dengan studi yang melibatkan 75 pria. Setiap harinya mereka mengonsumsi 200 mg ekstrak pasak bumi dan faktanya, konsentrasi dan motilitas sperma meningkat secara signifikan setelah 3 bulan.

Bahkan 14 persen dari mereka mampu membuahi sel telur dan membuat pasangannya hamil.

Demikian pula dengan sebuah studi yang dilakukan selama 12 minggu pada 108 pria usia 30-55 mengamati bahwa mengonsumsi 300 mg ekstrak tongkat ali setiap hari meningkatkan volume dan motilitas sperma rata-rata 18-44 persen.

Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa pasak bumi secara efektif mengobati testosteron rendah dan infertilitas pada beberapa pria, tetapi diperlukan penelitian yang lebih luas.

Baca Juga: Waspada, Ini Penyebab Pria Disfungsi Ereksi di Malam Pengantin

2. Dapat Meredakan Stres

Pasak bumi juga ampuh untuk menurunkan hormon stres, cemas, dan memperbaiki suasana hati.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1999 dalam Japanese Journal of Pharmacology, mengidentifikasi peran pasak bumi dalam mengatasi masalah suasana hati.

Ditemukan bahwa ekstrak pasak bumi sebanding dengan obat anti-kecemasan yang ampuh dalam mengurangi gejala kecemasan pada tikus.

Selain itu, efek serupa juga terlihat pada penelitian yang melibatkan manusia.

Sebuah penelitian yang melibatkan 63 orang dewasa yang sedang stres lalu mengonsumsi 200 mg ekstrak pasak bumi selama sebulan, hasilnya kadar hormon stres kortisol dalam air liur berkurang sebanyak 16%.

Selain itu, peserta juga melaporkan bahwa rasa stres, amarah, dan ketegangan berkurang drastis setelah mengonsumsi pasak bumi. Meskipun hasil dari studi itu menjanjikan, tapi masih diperlukan banyak penelitian pada manusia.

Baca Juga: Simak 5 Bahan yang Bisa Menjadi Obat Disfungsi Ereksi Alami Ini, Yuk

3. Memperbaiki Komposisi Tubuh

Ekstrak pasak bumi diklaim ampuh dalam mendongkrak performa atletik dan menambah massa otot. Hal ini karena pasak bumi mengandung senyawa yang disebut quassinoid, termasuk eurycomaoside, eurycomalactone, dan eurycomanone.

Senyawa tersebut membantu tubuh untuk menggunakan energi lebih efisien, mengurangi kelelahan, dan meningkatkan daya tahan.

Studi dalam jurnal Nutrition and Enhanced Sports Performance, menjelaskan bahwa ekstrak pasak bumi bertindak sebagai bantuan ergogenik, yaitu zat yang dapat meningkatkan kinerja fisik dan memperbaiki komposisi tubuh.

Dalams studi yang dilakukan selama 5 minggu dan melibatkan 14 pria untuk berpartisipasi dalam program pelatihan kekuatan menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 100 mg ekstrak pasak bumi per hari mengalami peningkatan massa tubuh tanpa lemak yang lebih besar daripada mereka yang menggunakan plasebo.

Mereka juga kehilangan lebih banyak lemak daripada peserta dalam kelompok plasebo

Selanjutnya dalam studi yang melibatkan 25 orang dewasa selama 5 minggu dengan mengonsumsi 400 mg ekstrak pasak bumi setiap harinya terbukti bahwa pasak bumi berhasil meningkatkan massa otot dan kekuatan tubuh.

Baca Juga: Disfungsi Ereksi Dipengaruhi Kesehatan Mulut? Begini Penjelasannya

Efek Samping Pasak Bumi

pasak bumi

Foto: Orami Photo Stock

Sejauh ini belum ada laporan efek samping terkait konsumsi ekstrak pasak bumi. Dalam penelitian pada jurnal Phytotherapy Research, mencatat bahwa dengan mengonsumsi 300 mg ekstrak pajak bumi setiap harinya sangat aman sama halnya mengonsumsi plasebo.

Sementara itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan mengonsumi 1,2 gr ekstrak pasak bumi per hari aman untuk orang dewasa. Tapi, sayangnya jumlah tersebut belum digunakan dalam penelitian lebih lanjut.

Selain itu, hingga kini masih belum ada penjelasan apakah aman mengonsumsi 1,2 gr dalam jangka waktu panjang. Sehingga belum diketahui pasti terkait efek jangka panjang dari konsumsi pasak bumi.

Baca Juga: 6 Makanan yang Menyembuhkan Disfungsi Ereksi

Itulah penjelasan mengenai serba serbi pasak bumi. Mulai dari pengertian, manfaat, hingga efek sampingnya bagi tubuh.

Akan lebih baik jika Moms berkonsultasi dulu dengan para ahli atau dokter sebelum memutuskan mengonsumsi ekstrak pasak bumi. Hal ini penting dilakukan agar terhindar dari overdosis atau efek samping yang membahayakan tubuh.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5214558/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3739276/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4707424/
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/B9780128139226000631
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23754792/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/10361892/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/10361892/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait