Kesehatan

KESEHATAN
14 Desember 2020

Sering Mengalami Payudara Nyeri Sebelah Kiri? Cek Faktanya di Sini!

Beberapa perempuan pasti pernah mengalami nyeri payudara di sebelah kiri dan itu bukanlah hal sepele
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Mengalami payudara nyeri merupakan hal yang normal, terutama ketika itu dialami saat memasuki masa haid atau premenstrual syndrome (PMS).

Begitu pula saat Moms hamil dan juga menyusui, payudara nyeri adalah hal yang biasa terjadi serta tidak perlu dikhawatirkan.

Sebagian wanita akan mengalami payudara nyeri dan itu muncul dengan rasa sakit yang bervariasi. Payudara nyeri akan terasa ringan ataupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, tergantung pada penyebabnya.

Beberapa wanita juga mengeluhkan payudara nyeri sebelah kiri. Rasa nyeri pada wilayah ini bisa disebabkan oleh banyak kemungkinan, baik disebabkan oleh masalah payudara itu sendiri maupun yang bukan.

Baca Juga: Bra Berkawat Penyebab Kanker Payudara, Fakta atau Mitos?

Berikut ini adalah beberapa hal yang terkait tentang penyebab payudara nyeri dan perlu Moms ketahui:

Pastikan Bukan Area Organ Jantung

Manfaat ceri - kesehatan jantung - 3.jpg

Meskipun payudara nyeri sebelah kiri yang Moms rasakan kemungkinan besar disebabkan oleh hal lain, pertanyaan pertama yang perlu Moms tanyakan pada diri sendiri adalah apakah Moms juga mungkin mengalami gejala serangan jantung?

Perlu diingat bahwa gejala penyakit jantung pada wanita seringkali sangat berbeda dengan pria.

Nyeri di sebelah kiri dan dekat organ jantung ini mungkin terasa ringan, terasa seperti nyeri terbakar atau mungkin hanya terasa seperti nyeri payudara biasa.

Karena gejala yang sering terjadi kadang tidak jelas dan tidak kentara, wanita cenderung mengabaikan tanda-tanda tersebut yang bisa saja mengakibatkan meninggal karena serangan jantung.

Setiap orang harus mengenal gejala serangan jantung yang mungkin terjadi, yaitu:

  1. Nyeri atau tekanan dada: Seperempat hingga sepertiga orang yang mengalami serangan jantung tidak mengalami nyeri dada atau tekanan apa pun
  2. Sakit di leher, rahang, atau lengan kiri
  3. Sesak napas: Sesak napas biasa terjadi pada wanita yang mengalami serangan jantung
  4. Berkeringat
  5. Mual
  6. Sakit kepala ringan atau pingsan
  7. Perasaan bahwa ada sesuatu yang salah atau memiliki feeling buruk.

Baca Juga: Ini 8 Makanan yang Ramah Jantung

Asal Payudara Nyeri Sebelah Kiri

Bukan Gejala COVID-19, ini 5 Penyakit yang Sebabkan Nyeri Dada!.jpg

Setelah memastikan bahwa masalahnya bukan pada organ jantung, maka langkah pertama dalam mencari tahu sumber payudara nyeri sebelah kiri ini adalah memutuskan apakah nyeri yang Moms rasakan berasal dari payudara Moms atau justru terkait dengan struktur lain di atas atau di bawah payudara Moms.

Ini karena payudara sebelah kiri ada di sisi kiri tubuh yang menampung sejumlah organ vital. Di mana pada bagian bawah dan di sekitar tulang dada kiri Moms tidak hanya terdapat jantung, tetapi juga terdapat limpa, lambung, pankreas, dan usus besar. Kadang-kadang hal ini sulit untuk ditentukan, dan penyebab payudara dan non-payudara perlu dipertimbangkan.

Lokasi di mana kita merasakan nyeri tidak selalu memberi tahu kita lokasi masalah medis. Meskipun berapa saraf di tubuh seseorang sangat spesifik, terdapat pula saraf lain yang tidak spesifik.

Misalnya, sensasi di ujung jari yang biasanya dapat ditemukan dengan sangat tepat. Atau sebaliknya, ada area umum tubuh yang terpengaruh oleh suatu proses, tetapi mereka tidak menemukan area nyeri yang tepat secara akurat.

Jika Moms merasa sulit untuk mengetahui apakah rasa sakit yang dirasakan ada di payudara Anda dan bukan pada struktur lain di sekitar payudara kiri secara umum, maka Moms tidak sendirian.

Baca Juga: Kenali Kondisi Mastitis, Payudara Bengkak dan Sakit pada Ibu Menyusui

Penyebab Payudara Nyeri Sebelah Kiri

Diet-Tinggi-Serat-Ternyata-Turunkan-Peluang-Risiko-Terkena-Kanker-Payudara.jpg

Terdapat beberapa kondisi payudara yang dapat menyebabkan nyeri payudara pada sisi kiri saja, yaitu:

1. Cedera

Payudara wanita ditutupi dengan kulit yang sensitif dan elastis yang melindungi saraf, pembuluh darah, dan jaringan ikat serta saluran dan lobus untuk memproduksi ASI.

Jika Moms pernah mengalami cedera payudara, Moms mungkin memiliki memar serta nyeri yang akan terus berlanjut hingga kulit dan jaringan di bawahnya sembuh.

Kadang-kadang luka pada payudara sembuh dengan jaringan parut dan jaringan parut ini dapat menyebabkan nyeri (nekrosis lemak). Nekrosis lemak juga dapat muncul sebagai benjolan yang keras, sehingga sulit dibedakan dengan kanker payudara bahkan ketika dilihat dengan mammogram.

2. Operasi Payudara

Jika Moms pernah menjalani salah satu dari beberapa jenis operasi payudara seperti augmentasi, pengecilan atau rekonstruksi, payudara akan tetap terasa sakit saat sayatan sembuh dan jaringan parut berkembang.

Seperti jaringan parut yang terkait dengan cedera, rasa sakit bisa datang dan pergi bahkan setelah sekian lama operasi berlangsung.

3. Infeksi Saluran ASI

Beberapa kondisi jinak namun menyakitkan dapat berkembang di dalam sistem ASI Moms. Abses dapat terjadi di bawah puting atau areola, di mana saluran susu dapat tersumbat dan terinfeksi sehingga menyebabkan mastitis (infeksi payudara) atau ektasia duktal.

Kista payudara dan fibroadenoma juga dapat tumbuh dan memenuhi sistem ASI atau jaringan ikat Moms sehingga menyebabkan nyeri.

4. Hormonal

Perubahan hormon juga dapat menyebabkan nyeri payudara, terutama ketika kadarnya berubah selama siklus menstruasi wanita atau saat menggunakan hormon seperti pil kontrasepsi oral, perawatan infertilitas atau terapi penggantian hormon.

Meskipun perubahan hormonal sering menyebabkan nyeri di kedua payudara, nyeri mungkin lebih terasa di satu payudara daripada yang lain.

Hipotiroidisme atau kondisi di mana rendahnya kadar hormon tiroid dalam tubuh, mungkin juga terkait dengan kelainan payudara jinak yang menyebabkan nyeri payudara.

5. Infeksi/Peradangan

Jika Moms mencurigai adanya infeksi payudara (mastitis) atau peradangan, penting untuk mengunjungi dokter keluarga atau ginekolog. Moms mungkin perlu minum antibiotik atau obat resep lain untuk mengatasi masalah ini.

6. Benjolan

Akhirnya, setiap kali Moms menemukan benjolan di payudara baik yang berhubungan atau tidak berhubungan dengan siklus menstruasi, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang jelas dan pengobatan yang tepat.

Dokter mungkin dapat menebak dengan baik apakah benjolan itu jinak atau ganas. X-Ray dan terkadang biopsi oleh dokter biasanya perlu dilakukan untuk memastikannya kondisi medis yang menyebabkan payudara nyeri sebelah kiri.

Baca Juga: 4 Jenis Benjolan yang Ternyata Bukan Kanker Payudara

Payudara Nyeri Sebelah Kiri karena Kanker

corona dapat mengobati kanker

Pada kebanyakan kasus, kanker payudara tidak menimbulkan rasa sakit pada tahap awal. Ini termasuk ketika kanker terjadi pada salah satu sisi payudara atau misalkan pada payudara sebelah kiri.

Namun, ada pengecualian untuk aturan ini ketika yang terjadi adalah kanker payudara inflamasi.

Kanker payudara inflamasi adalah salah satu bentuk kanker payudara agresif yang biasanya dimulai dengan nyeri, kemerahan dan pembengkakan pada payudara.

Kebanyakan orang tidak dapat merasakan benjolan yang tidak terlihat dan kanker sering kali menyerupai infeksi. Awalnya, satu-satunya gejala yang mungkin dirasakan adalah nyeri di satu payudara atau lainnya dan itu bisa saja menyebabkan payudara nyeri sebelah kiri.

Perlu Moms ketahui juga bahwa kanker payudara pada wanita terjadi sedikit lebih sering di sisi kiri daripada di kanan. Pada umumnya, benjolan payudara akibat kanker tidak menimbulkan rasa sakit.

Akan tetapi, meskipun nyeri payudara lebih mungkin disebabkan oleh sesuatu selain kanker payudara, kira-kira satu dari enam wanita penderita kanker payudara mengalami nyeri payudara selama periode 90 hari sebelum diagnosis.

Baca Juga: Ada Benjolan di Payudara, Apakah Terkena Kanker Payudara?

Payudara Nyeri Sebelah Kiri karena Sebab Lain

payudara8.jpg

Terkadang ketika ada rasa sakit yang terjadi, sulit untuk mengatakan dengan tepat apa yang sakit dan di mana rasa sakit itu berpusat. Ketika nyeri menyerang Moms di sisi kiri dada, Moms mungkin mengira itu adalah payudara nyeri sebelah kiri, tetapi nyeri itu sebenarnya mungkin ada di bawah payudara kiri Moms.

Beberapa penyebab nyeri yang tidak berhubungan dengan payudara, tetapi terasa seperti ada di payudara Moms yaitu:

1. Nyeri Dinding Dada

Di bawah payudara Moms terdapat otot dinding dada yang mungkin kejang selama masa kecemasan dan stres. Hal ini bisa menyebabkan rasa sakit yang mungkin berlangsung hanya beberapa detik atau beberapa hari.

Nyeri dari otot dinding dada yang tegang bisa terjadi di sisi kiri saja atau di kanan. Demikian juga, jika Moms memiliki otot dada yang tertarik atau cedera pada dada kiri, nyeri di area sekitar payudara kiri dapat terjadi.

2. Masalah Jantung

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, nyeri yang terkait dengan serangan jantung pada wanita seringkali tidak jelas dan berbeda dengan gejala pada pria.

Jika Moms tidak yakin tentang asal mula rasa sakit dan memiliki faktor risiko penyakit jantung, lebih baik mencari aman dengan segera mencari informasi dan pertolongan medis.

Meskipun gejala khas serangan jantung termasuk nyeri atau tekanan di area dada yang disertai rasa pusing atau berkeringat, beberapa orang (terutama wanita) hanya memiliki gejala ringan. Ini jug termasuk dengan gejala mual dan muntah, sesak napas, atau sakit punggung atau rahang.

3. Esofagus

Karena esofagus berada di bawah payudara kiri, penyakit gastroesophageal reflux terkadang terasa seperti payudara nyeri sebelah kiri. Hernia hiatus yang terkait denfan esofagus juga dapat menyebabkan gejala yang serupa.

Nyeri yang berhubungan dengan kerongkongan mungkin terasa lebih seperti rasa sakit terbakar dan Moma mungkin memiliki gejala rasa asam di mulut.

Akan tetapi itu tidak selalu terjadi, kondisi sistem pencernaan lainnya seperti penyakit hati juga terkadang menyebabkan rasa sakit yang terasa seperti berasal dari payudara.

4. Tulang Rawan

Radang tulang rawan antara tulang dada (sternum) dan tulang rusuk atau sesuatu yang disebut kostokondritis, rupanya juga dapat menyebabkan nyeri pada sisi kanan atau kiri dada. Ini tentu saja mirip dengan payudara nyeri sebelah kiri.

5. Fibromyalgia

Fibromyalgia dapat menyebabkan nyeri di mana saja pada tubuh seseorang dan nyeri pada dada adalah hal yang sering terjadi. Fibromyalgia dapat memengaruhi otot, persendian, jaringan ikat serta dan menyebabkan nyeri yang umum atau nyeri yang terfokus.

6. Pneumonia

Pneumonia juga dapat menyebabkan nyeri pada sisi kiri, karena paru-paru seseoranh berada di area dada di bawah payudara.

7. Emboli Paru

Gumpalan darah di kaki Moms yang pecah dan berjalan ke paru-paru, emboli paru, dapat menyebabkan rasa sakit yang terasa seperti berasal dari payudara Moms.

8. Herpes Zoster

Terkadang wanita mengalami rasa sakit yang terasa seperti di kulit atau di permukaan luar payudara.  Ini mungkin adalah herpes zoster, suatu kondisi yang disebabkan oleh pengaktifan kembali cacar air bertahun-tahun atau beberapa dekade setelah infeksi primer.

Nyeri karena herpes zoster terkadang terasa lebih dulu, sebelum timbulnya ruam selama beberapa hari setelahnya.

Baca Juga: Selain Nyeri Dada, Ini 5 Gejala Lain Serangan Jantung

Mengatasi Payudara Nyeri Sebelah Kiri

Fakta-Puting-Payudara.jpg

Ada banyak penyebab payudara nyeri sebelah kiri dan beberapa diantaranya adalah sesuatu yang mungkin lebih serius dibandingkan yang lain. Satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti adalah dengan mencari pertolongan dokter.

Apakah nyeri payudara kiri Moms disebabkan oleh kondisi gangguan ringan atau masalah yang lebih besar seperti kanker payudara atau bahkan penyakit jantung, penting untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan tersebut.

Nyeri adalah cara tubuh untuk memperingatkan bahwa akan ada suatu masalah atau kondisi yang kurang baik.

Baca Juga: Ini Macam-Macam Nyeri Dada dan Gejalanya yang Harus DIketahui

Jika Moms pernah menemui dokter dan masih mendapatkan informasi yang kurang jelas, maka tidak ada salahnya untuk mencari pendapat kedua terutama jika rasa sakit masih terus belanjut.

Faktanya, tidak jarang orang menerima diagnosis kanker setelah evaluasi untuk masalah yang tampaknya tidak terkait.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait