Kesehatan Umum

18 Oktober 2021

Pemeriksaan Thorax: Prosedur dan Kondisi yang Membutuhkannya

Banyak kondisi yang dapat dipantau melalui pemeriksaan thorax
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Widya Citra Andini

Moms, tahukah apa yang dimaksud dengan pemeriksaan thorax? Pemeriksaan thorax disebut juga pemeriksaan radiologi thorax, rontgen thorax, atau rontgen dada.

Pemeriksaan thorax adalah metode pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter untuk mengetahui kondisi organ di dalam rongga dada, termasuk jantung dan paru-paru.

Pemeriksaan thorax atau rontgen dada ini juga dapat menunjukkan berapa banyak cairan di dalam atau di sekitar paru-paru atau udara di sekitar paru-paru.

Dilansir dari Jurnal Imejing Diagnostik, pemeriksaan thorax merupakan metode diagnostik yang cukup penting untuk mengevaluasi saluran pernapasan, parenkim dan pembuluh darah paru, mediastinum, jantung, pleura dan dinding thorax.

Lantas, bagaimana prosedur dan proses pemeriksan thorax dilakukan? Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Baca Juga: Bolehkah Rontgen saat Hamil?

Kapan Seseorang Membutuhkan Pemeriksaan Thorax?

Kapan Seseorang Membutuhkan Pemeriksaan Thorax?.jpg

Foto: healthline.com

Saat pandemi COVID-19 terjadi, pemeriksaan thorax menjadi salah satu prosedur yang sering dianjurkan dokter untuk memeriksa kondisi paru-paru pasien yang terinfeksi virus corona.

Hal ini karena COVID-19 menyerang saluran pernapasan seseorang.

Namun, ternyata tidak hanya kondisi COVID-19 saja yang membutuhkan pemeriksaan thorax atau rontgen dada.

Ada beberapa kondisi lainnya yang memerlukan pemeriksaan ini.

Jika Moms pergi ke dokter atau ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dengan nyeri dada, batuk yang tidak kunjung sembuh, cedera dada, atau sesak napas yang disertai demam, Moms biasanya akan mendapatkan rontgen dada sesuai dengan anjuran dokter.

Gambar tersebut membantu dokter menentukan apakah Moms memiliki masalah jantung, paru-paru yang kolaps, pneumonia, patah tulang rusuk, emfisema, kanker, atau beberapa kondisi lainnya.

Baca Juga: Mengenal Anosmia, Kondisi yang Termasuk dalam Gejala COVID-19

Kondisi yang Membutuhkan Pemeriksaan Thorax

Kondisi yang Membutuhkan Pemeriksaan Thorax

Foto: Orami Photo Stock

Pemeriksaan thorax adalah jenis pemeriksaan yang umum dilakukan.

Pemeriksaan thorax sering kali merupakan salah satu prosedur pertama yang akan dilakukan dokter apabila mencurigai adanya penyakit jantung atau paru-paru pada pasiennya.

Pemeriksaan thorax juga dapat digunakan untuk menentukan pengobatan yang sebaiknya Moms lakukan.

Dilansir dari laman Mayo Clinic, pemeriksaan thorax dapat mengungkapkan beberapa kondisi dalam tubuh Moms, seperti:

1. Kondisi Paru-paru

Rontgen dada dapat mendeteksi kanker, infeksi, atau pengumpulan udara di ruang di sekitar paru-paru, yang bisa menyebabkan paru-paru kolaps.

Pemeriksaan ini juga dapat menunjukkan kondisi paru-paru kronis, di antaranya seperti emfisema atau fibrosis kistik, serta komplikasi yang terkait dengan kondisi ini.

2. Masalah Paru-paru yang Berhubungan dengan Jantung

Pemeriksaan thorax dapat menunjukkan perubahan atau masalah pada paru-paru yang berasal dari masalah jantung.

Misalnya, cairan di paru-paru bisa menjadi akibat dari gagal jantung kongestif.

3. Gangguan pada Jantung

Pemeriksaan thorax dapat menentukan ukuran dan bentuk jantung.

Perubahan ukuran dan bentuk jantung mungkin dapat menjadi tanda dari gagal jantung, cairan di sekitar jantung atau masalah pada katup jantung.

Baca Juga: GERD, Gangguan Pencernaan yang Mirip Serangan Jantung

4. Pembuluh Darah

Garis besar pembuluh darah besar di dekat jantung, aorta dan arteri serta vena pulmonalis - terlihat pada rontgen dada.

Pemeriksaan ini dapat menunjukkan kondisi aneurisma aorta, masalah pembuluh darah lainnya, atau penyakit jantung bawaan.

5. Deposit Kalsium

Pemeriksaan thorax dapat mendeteksi keberadaan kalsium di jantung atau pembuluh darah.

Pemeriksaan ini dapat menunjukkan lemak dan zat lain di pembuluh darah, kerusakan katup jantung, arteri koroner, otot jantung atau kantung pelindung yang mengelilingi jantung.

6. Patah Tulang

Patah tulang rusuk atau tulang belakang atau masalah lain dengan tulang dapat terlihat pada rontgen dada.

7. Perubahan Pasca Operasi

Rontgen dada berguna untuk memantau pemulihan setelah menjalani operasi di dada, seperti di jantung, paru-paru atau kerongkongan.

Dokter dapat melihat garis atau tabung apa pun yang ditempatkan selama operasi untuk memeriksa kebocoran udara dan area penumpukan cairan atau udara.

8. Alat Pacu Jantung, Defibrilator, atau Kateter

Alat pacu jantung dan defibrillator memiliki kabel yang terpasang pada jantung untuk membantu mengontrol detak jantung dan ritme.

Kateter adalah tabung kecil yang digunakan untuk memberikan obat atau untuk dialisis.

Pemeriksaan thorax biasanya dilakukan setelah penempatan perangkat medis tersebut untuk memastikan semuanya diposisikan dengan benar.

Itulah beberapa kondisi yang membutuhkan pemeriksaan thorax atau rontgen dada.

Penjelasan tentang bagaimana proses melakukan pemeriksaan thorax bisa dijelaskan melalui ulasan berikutnya, ya.

Baca Juga: Yuk, Kenali Bagian dan Fungsi Paru-paru untuk Tubuh!

Proses Melakukan Pemeriksaan Thorax

Proses Melakukan Pemeriksaan Thorax.jpg

Foto: news.yale.edu

Sebelum pemeriksaan thorax dilakukan, Moms akan diminta membuka pakaian dari pinggang ke atas dan mengenakan pakaian khusus pemeriksaan.

Selain itu, Moms juga harus melepaskan perhiasan dari pinggang ke atas, karena pakaian dan perhiasan atau aksesori apa pun dapat mengaburkan gambar sinar-X.

Selanjutnya, ketahui proses melakukan pemeriksaan thorax sebagai berikut ini:

  • Moms akan diminta untuk berdiri, dengan menghadap pada plat rontgen. Hal ini sebagai langkah awal pengambilan foto rontgen.
  • Cara lainnya, Moms juga dapat diminta duduk atau berbaring. Moms juga dapat diminta untuk mengangkat tangan ke atas, atau ke samping dan memutar bahu ke depan.
  • Sebaiknya, Moms harus tetap diam dan tidak bergerak selama proses pengambilan gambar diambil. Tujuannya untuk mencegah gambar yang diambil kabur.
  • Moms juga dapat dianjurkan dokter untuk menahan napas selama beberapa detik saat proses rontgen dada dilakukan.

Itulah proses melakukan pemeriksaan thorax. Melakukan rontgen umumnya tidak menimbulkan rasa sakit.

Moms tidak merasakan sensasi apa pun saat radiasi melewati tubuh.

Namun, sebaiknya Moms tetap memberitahu dokter apabila sedang hamil, ya. Prosedur ini dapat dilakukan dengan cara melindungi perut Moms dari radiasi.

Baca Juga: Rontgen pada Anak, Berbahayakah?

Bagaimana Hasil dari Pemeriksaan Thorax?

Bagaimana Hasil dari Pemeriksaan Thorax?.jpg

Foto: biomedilab.co.id

Ingin tahu bagaimana hasil pemeriksaan thorax atau rontgen dada yang Moms lakukan?

Hasil rontgen dada menghasilkan gambar hitam-putih yang menunjukkan organ-organ di dada.

Struktur yang menghalangi radiasi tampak putih, dan struktur yang membiarkan radiasi masuk tampak hitam.

Tulang tampak putih karena sangat padat. Jantung akan terlihat sebagai area yang lebih terang.

Paru-paru dipenuhi dengan udara dan menghalangi radiasi yang sangat sedikit, sehingga tampak sebagai area yang lebih gelap pada gambar.

Seorang ahli radiologi akan menganalisis gambar, mencari petunjuk yang mungkin menunjukkan jika Moms mengalami gagal jantung, cairan di sekitar jantung, kanker, pneumonia, atau kondisi lainnya.

Kemudian, dokter akan mendiskusikan hasilnya dengan Moms serta perawatan apa atau tes atau prosedur lain yang mungkin diperlukan.

Itulah penjelasan tentang pemeriksaan thorax. Semoga membantu, ya, Moms!

  • https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/chest-x-rays/about/pac-20393494
  • http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jimed/article/download/5653/1768#:~:text=Pemeriksaan%20radiografi%20thorax%20merupakan%20metode,akan%20meningkatkan%20jumlah%20radiasi%20hambur.
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait