Di atas 5 tahun

16 Juli 2021

Mengenal Rantai Makanan untuk Bantu Mengedukasi Anak

Mengajari anak tentang rantai makanan akan lebih mudah kalau Moms juga memahaminya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Pernahkah Moms mendengar istilah rantai makanan? Ini adalah salah satu ilmu pengetahuan alam yang diajarkan di masa sekolah, lho!

Rantai makanan menggambarkan siklus bagaimana makhluk hidup dalam bertahan. Jangan keliru, ini berbeda dengan jaring-jaring makanan, lho!

Pada rantai makanan, organisme hanya memakan satu jenis organisme saja, sedangkan pada jaring jaring makanan, organisme memakan organisme lainnya yang tidak hanya satu jenis.

Ini menggambarkan hewan apa yang memakan apa di alam liar.

Tak hanya manusia, tentu hewan pun juga membutuhkan energi dan nutrisi untuk tetap hidup dan dapat mengikuti ekosistem.

Misalnya, rumput menghasilkan makanannya sendiri dari sinar matahari. Nah dari rumput ini dimakan kelinci untuk menghasilkan energi.

Yuk, Moms kenali bersama rantai makanan lebih jelasnya untuk memberikan pemahaman pada Si Kecil.

Baca Juga: Si Kecil Sudah Siap Sekolah? Atur Keuangan Dana Pendidikannya

Belajar Rantai Makanan Makhluk Hidup

Rantai Makanan Ekosistem.jpg

Foto: treehugger.com

Dalam ekologi makhluk hidup, urutan rantai makanan adalah organisme ke organisme.

Organisme kata lainnya adalah makhluk hidup ya, Moms!

Rantai makanan atau disebut jaringan makanan terjalin secara lokal dan menjadi jaringan yang besar.

Prosesnya adalah satu organisme memakan organisme lain hingga membentuk suatu jaringan makanan.

Mengutip World Wide Fund for Nature (WWF), ini bermula dari tumbuhan yang menghasilkan energi, kemudian naik ke tingkat organisme yang lebih tinggi seperti herbivora.

Setelah itu ketika karnivora memakan herbivora, energi ditransfer dari satu ke yang lain.

Proses jaringan makanan ini di dalamnya terdapat produsen primer, konsumen primer, konsumen sekunder, dan pengurai.

Dalam rantai makanan, energi ditransfer dari satu organisme hidup melalui yang lain dalam bentuk makanan.

Proses ini pun berbeda tiap ekosistem. Ekosistem itu bisa terjadi dalam rantai makanan di sawah, laut, dan hutan.

Berikut penjelasan lebih dalam terkait rantai makanan tiap ekosistem, antara lain sebagai berikut.

Baca Juga: Yuk, Kenali Tahap Pertumbuhan Gigi Anak!

1. Rantai Makanan di Sawah

Rantai Makanan di Sawah.jpg

Foto: freepik

Rantai makanan di sawah adalah proses alam yang paling akrab bagi manusia.

Sebuah studi ilmiah dalam Britanica memaparkan, segala sesuatu pada akhirnya memperoleh energinya dari matahari. Ini disebut juga sebagai produsen.

Sebagian besar organisme mengonsumsi lebih dari satu jenis hewan atau tumbuhan.

Dalam rantai makanan di sawah, tumbuhan adalah sumber energi utama yang melalui tahap fotosintesis.

Dari tumbuhan, ini akan dimakan oleh hewan herbivora seperti burung, serangga, ataupun tikus sawah.

Setelah itu, hewan herbivora (pemakan tumbuhan) ini akan dimakan oleh hewan pemakan daging. Salah satu contohnya adalah elang.

Adapun cara mudah untuk memahaminya yaitu sebagai berikut:

  • Energi matahari - padi - burung pemakan biji - ular sawah - elang - pengurai.
  • Energi matahari - rumput - serangga - tikus - ular sawah - pengurai.
  • Energi matahari - padi - tikus - elang - pengurai.
  • Energi matahari - padi - serangga - katak - ular sawah - elang - pengurai.

Baca Juga: 6 Aplikasi dan Game Edukasi di Android untuk Anak

Nah, pengurai di sini merupakan konsumen akhir yang menguraikan senyawa organisme yang telah mati.

Pada ekosistem sawah, yang merupakan tipe pengurai yaitu bakteri, jamur, dan berbagai jenis cacing.

Sebagian besar tumbuhan mengambil energi dari matahari dan nutrisi dari tanah.

Beberapa tanaman juga mendapatkan nutrisi dari hewan.

Mengutip Carnivorus Plant Resource, tanaman karnivora ini termasuk tanaman kantong semar, penangkap lalat atau Venus, dan lumut kandung kemih.

Tumbuhan ini akan menarik dan menjebak mangsanya, biasanya serangga, lalu memecahnya dengan enzim.

2. Rantai Makanan di Laut

Rantai Makanan di Laut.jpg

Foto: thougtco.com

Berbeda ekosistem, pastinya jaringan makanannya juga berbeda, Moms!

Mengutip National Geographic Study, dalam rantai makanan di laut, terdiri dari hewan dan tumbuhan laut yang melimpah.

Ini mencakup hewan mikroskopis seperti zooplankton, ubur-ubur, dan larva seperti ikan.

Hewan ini hadir dalam berbagai ukuran. Untuk ukuran yang kecil ada berbagai jenis ikan serta ada penyu dan paus untuk ukuran hewan laut besar.

Nah, untuk produsen di laut ada fitoplankton.

Melansir National Ocean Service, fitoplankton adalah tumbuhan yang hidup melayang di air.

Ini merupakan sumber produsen yang sama pentingnya dengan peranan tumbuhan hijau di darat layaknya di sawah.

Nah dari produsen ini, akan dimakan oleh zooplankton (konsumen tingkat 1). Zooplankton dan udang akan dimakan oleh ikan-ikan kecil, sampai ikan besar contohnya hiu.

Cara mudahnya seperti ini:

  • Fitoplankton - zooplankton - ikan kecil - hiu - pengurai.
  • Fitoplankton - zooplankton - ikan kecil - paus pembunuh- pengurai.

Pengurai atau dekomposer atau pengurai di laut ini bisa berupa bentos. Ini berupa bakterioplankton, cacing laut, bintang laut, dan belut laut.

Bentos ini menguraikan makhluk hidup yang telah mati menjadi komponen yang lebih kecil agar dapat digunakan kembali sebagai nutrisi makanan bagi fitoplankton.

Baca Juga: Cari Tahu Rekomendasi Mainan Edukasi Anak 5 Tahun dan Manfaatnya!

3. Rantai Makanan di Hutan

Rantai Makanan di Hutan.jpeg

Foto: medium.com

Sebagai ilmu pengetahuan edukasi anak, yuk simak rantai makanan berikut ini.

Untuk rantai makanan di hutan tentu mencangkup berbagai hewan karnivora (pemakan daging).

Dalam ekosistem hutan, rumput atau tumbuhan liar menjadi sumber energi ataupun produsen.

Contohnya seperti tumbuhan akan dimakan oleh rusa, yang selanjutnya dimakan oleh harimau sebagai predator.

Rantai makanan terbentuk ketika energi dilewatkan dari satu tanaman atau hewan ke yang lainnya.

Tumbuhan dan hewan di hutan menggunakan energi dari makanan mereka untuk bertahan hidup.

Contoh lain dalam rantai makanan di hutan antara lain:

  • Matahari-rumput-kelinci-serigala-pengurai.
  • Matahari-buah-monyet-ular-bakteri pengurai.
  • Matahari-tanaman-tikus-ular-elang-pengurai.
  • Rumput-belalang-katak-ular-pengurai.
  • Matahari-rumput-rusa-harimau-pengurai.

Pada jaringan makanan di hutan, pengurai di sini adalah cacing, jamur, dan bakteri.

Jenis pengurai tersebut masuk ke dalam kategori mikroba yang akan memamakan sisa-sisa tubuh dari organisme lain yang telah mati.

Proses tersebut akan mengembalikan energi ke lingkungan dalam bentuk nutrisi dalam tanah.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Mainan Anak 2 Tahun yang Mengedukasi, Si Kecil Pasti Suka!

Rantai makanan cukup penting karena menunjukkan hubungan antar organisme dalam ekosistem.

Dapat kita ketahui, bahwa setiap organisme bergantung pada organisme lain untuk bertahan hidup.

Rantai makanan juga menampilkan apa yang terjadi ketika produsen atau konsumen hilang atau mulai langka. Hal menyebabkan sebuah ekosistem bisa hancur.

Misalnya saja penebangan hutan membuat hewan-hewan di hutan kehilangan sumber makanannya.

Sehingga tak jarang banyak kabar hewan liar mulai memasuki kawasan penduduk untuk mencari makanan.

Nah, jumlah hewan pemakan tumbuhan (herbivora) harus lebih banyak dari tingkatan diatasnya.

Sebuah ekosistem dikatakan sehat dan seimbang jika semakin ke atas pada rantai makanan, semakin sedikit jumlahnya.

Jika diilustrasikan maka akan menjadi bentuk berupa piramida makanan. Terbayang kan, Moms?

Baca Juga: 6 Rekomendasi Mainan Edukasi Anak Perempuan dan Tips Memilihnya!

Oleh karena itu, meskipun hewan predator tidak memakan rumput, tetapi ia membutuhkan hewan herbivora dan menjadikan rumput sebagai makanannya.

Jika salah satu hilang, satu bagian lainnya akan punah.

Semoga ilmu pengetahuan ini membantu untuk memberikan edukasi pada anak ya, Moms!

  • https://oceanservice.noaa.gov/facts/phyto.html#:~:text=Phytoplankton%20are%20microscopic%20marine%20algae.&text=Phytoplankton%2C%20also%20known%20as%20microalgae,where%20sunlight%20penetrates%20the%20water.
  • https://www.nationalgeographic.org/article/marine-food-chain/4th-g
  • https://carnivorousplantresource.com/plant-species/
  • https://www.britannica.com/science/food-chain
  • https://wwf.panda.org/discover/knowledge_hub/teacher_resources/webfieldtrips/food_chains/#:~:text=A%20food%20chain%20describes%20how,higher%2Dlevel%20organisms%20like%20herbivores.&text=In%20the%20food%20chain%2C%20energy,in%20the%20form%20of%20food.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait