Kesehatan

KESEHATAN
9 Mei 2019

Kenali Pengaruh Puasa untuk Ibu Menyusui

Ikut berpuasa boleh, tapi Moms harus tahu dulu pengaruh dan bahayanya untuk tubuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Masih banyak orang-orang yang bertanya apakah ibadah puasa untuk ibu menyusui aman? Puasa bagi ibu menyusui memang tidak bahaya. Namun ada kondisi-kondisi tertentu yang mungkin akan terjadi selama ibu menjalankan masa puasa.

Menghadapi ini, kita tidak perlu terlalu khawatir. Selama Moms menjaga asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, maka semua akan baik-baik saja. Nutrisi yang dibutuhkan, tentu lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidak menyusui.

Akan tetapi, penting juga untuk ibu menyusui mengetahui apa saja pengaruh yang mungkin muncul jika Moms sambil menyusui Si Kecil juga berpuasa. Yuk kita cari tahu.

Baca Juga: 18 Perlengkapan Menyusui yang wajib dimiliki Mama

Pengaruh Puasa Bagi Ibu Menyusui

menyusui2.jpg

Jika ibu tidak menjaga asupan dan kandungan nutrisi yang dibutuhkan dengan baik, bukan tidak mungkin jumlah dan kualitas ASI akan menurun.

Memang jumlah dan kualitas ASI yang ibu peroleh saat puasa akan tetap sama. Hal ini dikarenakan saat ibu tidak mendapat asupan makanan di siang hari, produksi ASI di dalam tubuh akan mengambil dari zat gizi cadangan dalam tubuh sang ibu, dengan catatan ibu memiliki asupan gizi yang baik.

Tapi bagaimana jika kandungan nutrisi yang dibutuhkan kurang? Di saat inilah Moms akan mengalami kualitas ASI hingga jumlah ASI yang menurun.

“Puasa sebenarnya tidak memengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Namun makanan yang dikonsumsi oleh ibu lah yang mempengaruhi kedua hal ini. Maka dari itu, ibu memerlukan gizi yang cukup” kata dr. Juwalita Surapsari, M. Gizi, Sp. GK, dokter spesialis gizi klinik dari RS Pondok Indah.

Hal inilah yang dapat menyebabkan produksi ASI berkurang hingga kualitas ASI yang menurun. Akibatnya Si Kecil menjadi rewel karena kekurangan nutrisi ASI dan kualitas ASI yang menurun.

Tanda Ibu Harus Berhenti Berpuasa

menyusui3.jpg

Selain itu, ibu juga perlu menghentikan puasa, jika ada tanda-tanda bahaya yang mulai timbul. Jika diabaikan, hal ini mungkin akan memperburuk keadaan. Apa saja tanda yang bisa kita temukan? Mari kita cari tahu.

1. Jumlah ASI Menurun

Kuantitas dan kualitas ASI tidak dipengaruhi oleh seberapa banyak makanan yang kita konsumsi. Sehingga bayi bisa tetap bisa memeroleh semua nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya.

Namun Moms perlu waspada jika jumlah ASI mulai berkurang disertai dengan rasa haus yang berlebihan selama berpuasa. Hal ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh kita sedang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, yang berdampak langsung pada jumlah ASI.

Baca Juga: 3rd Arisan Orami, Ajang Sharing Masalah Menyusui

2. Jarang Buang Air Kecil dan Urine Berwarna Gelap

Selain jumlah ASI yang menurun. Moms yang jarang buang air kecil saat berpuasa, dan mengeluarkan urine berwarna gelap, juga menjadi tanda bahwa tubuh kita sedang mengalami dehidrasi.

3. Sakit Kepala dan Demam

Gejala ini bisa menjadi pertanda bahwa Moms mengalami kadar gula rendah. Keadaan ini dikenal juga dengan hipoglikemia. Akibatnya, ibu akan merasa lelah terus seharian, sehingga aktivitas kita pun terganggu. Padahal kita juga harus menyusui Si Kecil yang tentu juga akan menguras banyak energi.

Solusinya, Moms harus membatalkan puasa dan mengonsumsi minuman manis untuk meningkatkan kadar gula di dalam tubuh.

4. Mual dan Muntah

Rasa mual yang disertai dengan muntah pada ibu menyusui, juga dapat menjadi pertanda bahwa tubuh ibu kekurangan cairan. Selain itu juga bisa menjadi pertanda bahwa ada gangguan pada pencernaan kita.

Baca Juga: Nutrisi Penting untuk Ibu Menyusui

5. Bayi yang Terus Rewel

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bayi yang terus menerus rewel meskipun telah diberikan ASI, bisa menjadi pertanda bahwa kualitas ASI yang turun atau jumlah ASI yang berkurang.

Jika Si Kecil kenyang dan kualitas ASI terjaga saat diberikan ASI, maka ia tidak akan rewel tentunya. Nah jika hal yang terjadi malah sebaliknya, Moms patut waspada.

Itulah tanda-tanda yang akan muncul jika ibu menyusui mengalami gangguan saat berpuasa. Jika hal ini terus-menerus terjadi walaupun Moms telah berhenti berpuasa, segera konsultasikan dengan dokter.

Selain itu untuk pertolongan pertamanya, Moms bisa makan sedikit dan minum air putih.

(AWD/AND)

Artikel Terkait