Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Jan 27, 2018

Penyakit Ini Punya Gejala Mirip dengan Difteri, Bagaimana Cara Membedakannya?

Bagikan


Penyakit Ini Punya Gejala Mirip dengan Difteri, Bagaimana Cara Membedakannya?

Penyakit menular yang saat ini sedang menjadi salah satu penyakit yang sangat diwaspadai adalah difteri. Difteri merupakan penyakit dengan gejala khas yaitu munculnya selaput putih keabuan di pangkal tenggorokan.

Selaput tersebut merupakan kumpulan dari sel mati yan kemudian membentuk membrane. Difteri sendiri disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphtheriae yang dapat menghasilkan racun dan membunuh sel sehat dalam tenggorokan. 

Baca Juga : Sedang Musim Sakit, Ini Cara Mengobati Flu pada Anak

Namun selain difteri, ada penyakit lain yang memiliki gejala mirip dengan difteri yaitu radang amandel yang kerap terjadi pada Si Kecil. Moms tentu harus bisa mengenali perbedaan dari gejala difteri dan radang amandel tersebut. Di antaranya adalah berikut ini:

Penyakit Ini Punya Gejala Mirip dengan Difteri, Bagaimana Cara Membedakannya?

Radang Amandel Tak Menunjukan Gejala Sakit Berat

Penderita radang amandel, tidak menunjukkan gejala sakit berat. Biasanya yang dikeluhkan adalah sakit tenggorokan, sulit menelan, dan terkadang demam tinggi.

Selain munculnya yang cepat dan akut, yang menjadi perbedaannya adalah, bila pada difteri selaputnya tebal hingga menutupi pangkal tenggorokan dan dapat menyebabkan sulit bernapas. Sedangkan pada radang amandel, selaput putih tersebut terjadi hanya pada amandel saja.

Meski demikian, pada sebagian kasus radang amandel yang sudah parah memang gejalanya akan semakin mirip dengan difteri karena mungkin saja terjadi erosi yang dilapisi membrane abu dan coklat.

Baca Juga : Kembali Mewabah, Ini 5 Gejala Difteri Pada Anak yang Harus Segera Ditangani

Lakukan Pemeriksaan Laboratorium

Untuk membedakan penyakit tersebut merupakan difteri atau bukan, Moms sebaiknya tak hanya melakukan pemeriksaan fisik saja tetapi juga melakukan pemeriksaan laboratorium. Saat pemeriksaan latorium akan dilakukan pada sampel swab tenggorokan dengan pewarnaan neisser pada pasien yang dicurigai difteri tonsil.

Langkah Pengobatan

Pengobatan pada penderita radang amandel memang tak sama seperti perawatan terhadap difteri yang hingga memerlukan perawatan di ruang isolasi, namun demikian hal tersebut mungkin saja dilakukan bila sudah memasuki kategori yang parah. Karena memang pada radang amandel dengan tingkat yang sudah parah, gejalanya akan sangat mirip dengan difteri sehingga penderita harus memasuki ruang isolasi hingga penyakitnya benar-benar dapat dideteksi.

Itulah tadi gejala  penyakit yang menyerupai difteri yang tentu harus Moms waspadai. Karena Seperti flu, difteri menyebar lewat udara, terlebih saat ada orang yang sedang batuk atau bersin.

Baca Juga: Cegah Difteri Pada Anak dengan 4 Langkah Berikut

Pada Si Kecil bahkan bakteri yang dapat menularkan difteri dapat terjangkit karena mainannya yang telah terkontaminasi.

Langkah awal yang cukup mudah Moms lakukan untuk melindunginya adalah dengan memastikan bahwa Si Kecil memiliki daya tahan tubuh yang baik.

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.