Kesehatan

KESEHATAN
27 Maret 2021

Segala Hal Tentang Penyakit Wasir, Mulai dari Penyebab Hingga Pencegahannya

Murah dan mudah, cukup minum air putih.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Adeline Wahyu

Berbicara mengenai penyakit wasir atau hemoroid rasanya agak kurang menyenangkan ya? Padahal, perlu Moms dan Dads ketahui bahwa wasir adalah bagian normal dalam tubuh. Artinya, semua orang memiliki wasir.

”Wasir adalah bagian normal dari anatomi tubuh. Kita semua memilikinya," kata Steven Kussin, MD, gastroenterologist di New York sekaligus penulis Doctor, Your Patient Will See You Now: Gaining the Upper Hand in Your Medical Care. “We all have them”.

Akan tetapi, wasir menjadi sesuatu yang menganggu ketika terasa gatal, menyebabkan rasa sakit, bahkan berdarah.

Lalu, apa yang menjadi penyebab wasir, dan bagaimana cara mengatasi serta pencegahan terhadap penyakit wasir? Cari tahu informasi lebih jelasnya berikut ini, Moms.

Baca Juga: Jangan Khawatir, Ini 5 Obat Alami untuk Lancarkan Sembelit

Apa Itu Wasir?

Wasir atau ambeien adalah pembengkakan pembuluh darah yang terletak di sekitar anus atau di rektum bawah. Sekitar 50 persen orang dewasa mengalami gejala penyakit wasir pada usia 50 tahun.

Wasir bisa bersifat internal atau eksternal. Wasir internal berkembang di dalam anus atau rektum. Wasir eksternal berkembang di luar anus. Wasir juga dikenal sebagai wasir.

Wasir luar adalah yang paling umum dan paling mengganggu. Wasir menyebabkan nyeri, gatal hebat, dan kesulitan duduk. Untungnya, mereka bisa diobati.

Penyebab Penyakit Wasir

penyebab penyakit wasir

Foto: Orami Photo Stock

Ada ragam penyebab penyakit wasir yang mungkin sudah Moms ketahui sebelumnya. Berikut ini beberapa daftarnya.

1. Mengangkat Beban Terlalu Berat

Mengangkat beban terlalu berat dapat menjadi salah satu penyebab penyakit wasir. Ini disebabkan adanya tekanan yang kuat hingga ke ujung rektum.

Tekanan ini yang membuat aliran darah menjadi tidak lancar dan terjadi pembengkakan. Kurangi kegiatan mengangkat beban berlebih untuk menghindari wasir ya, Moms.

2. Memiliki Kehamilan

Penyebab penyakit wasir juga bisa karena kehamilan.

Dikutip dari American Pregnancy Association, wasir merupakan keluhan yang paling umum ditemui pada ibu dengan masa kehamilan di atas 7 bulan.

Wasir pada ibu hamil dapat terjadi karena adanya tekanan yang disebabkan oleh penambahan berat badan, hal ini memicu tekanan yang besar pada anus. Tapi jangan khawatir, wasir pada ibu hamil normalnya akan hilang setelah melahirkan.

3. Berada di Posisi Duduk dalam Waktu Lama

Ada beberapa pekerjaan yang menuntut untuk duduk dalam waktu yang lama. Terlalu lamanya duduk menyebabkan terjadinya pembengkakan pembuluh darah di area anus.

Tersumbatnya aliran darah ini kemudian menyebabkan terjadinya benjolan. Meski sepele, namun kegiatan ini merupakan salah satu penyebab penyakit wasir yang bisa terjadi.

4. Mengalami Kondisi Sembelit

Sembelit juga bisa menjadi penyebab penyakit wasir.

Feses yang terlalu keras dan susah keluar, membuat kita perlu mengeluarkan tenaga ekstra saat mengejan. Tanpa disadari, mengejan terlalu keras dapat memicu pembengkakan pembuluh darah di area anus.

Pembengkakan inilah yang kemudian menjadi penyebab wasir. Konsumsi makanan kaya serat untuk membantu memperlancar buang air besar.

Baca Juga: Darah Keluar Dari Anus, Pertanda Wasir?

5. Genetik atau Turunan

Penyakit wasir dapat diturunkan secara genetik dari orang tua ke anak, jadi jika orang tua menderita wasir, kemungkinan besar kita juga akan mendapatkannya.

Mengangkat berat badan secara konsisten, obesitas, atau tekanan konstan lainnya pada tubuh dapat meningkatkan risiko wasir.

Jenis-jenis Penyakit Wasir

jenis penyakit wasir

Foto: Orami Photo Stock

Dalam jurnal Clinics in Colon and Rectal Surgery, di Amerika Serikat, sekitar 10 juta orang atau 4,4 persen dari populasi mengunjungi tenaga kesehatan atas keluhan penyakit wasir.

Di sisi lain, dokter juga mengidentifikasi wasir terjadi pada 2,2 juta orang.

Penyebab penyakit wasir ada beragam. Mulai dari duduk terlalu lama, hamil, hingga sembelit. Tetapi, Moms juga perlu mengetahui ragam jenis penyakit wasir yang terjadi.

1. Wasir Internal

Jenis penyakit wasir yang pertama adalah wasir internal. Wasir internal berada di area rektum, karena letaknya berada di dalam anus, wasir internal tidak terlihat atau menonjol keluar dari anus.

Wasir internal biasanya tidak serius dan cenderung hilang dengan sendirinya.

Namun, wasir internal juga bisa mengalami membengkak dan keluar dari anus yang disebut dengan ‘wasir yang prolaps’.

Tidak adanya saraf yang mendeteksi rasa sakit di rektum menjadikan wasir internal sulit terdeteksi. Menurut Mayo Clinic, gejala wasir internal di antaranya perdarahan pada anus tanpa rasa sakit, terjadi prolaps, dan iritasi.

2. Wasir Eksternal

Jenis penyakit wasir yang selanjutnya adalah wasir eksternal. Wasir eksternal dapat diidentifikasi lebih mudah daripada wasir karena letaknya yang berada di dasar lubang anus.

Wasir berdarah dapat terjadi bahkan dengan wasir eksternal, namun ini biasanya jarang terjadi.

Gejala wasir eksternal pada dasarnya sama dengan gejala wasir internal, tetapi karena terletak di luar area anus, mungkin merasa lebih sakit atau tidak nyaman ketika duduk, melakukan aktivitas fisik, atau buang air besar.

"Dalam beberapa kasus pasien juga bisa mengalami pembengkakan eksternal, tonjolan yang menyakitkan dan mereka bisa merasakannya," kata Dr. Syed Husain, ahli bedah kolorektal di The Ohio State University Wexner Medical Center.

Wasir eksternal bisa membesar, mengakibatkan rasa sakit, bengkak dan dalam kasus bisa terjadi menimbulkan rasa sakit hebat bahkan sampai terjadi perdarahan.

3. Wasir Trombosis

Jenis penyakit wasir terakhir adalah wasir trombosis. Berbeda dengan wasir internal dan wasir eksternal, wasir trombosis mengandung gumpalan darah (trombosis) pada jaringan wasir.

Pada dasarnya, penyakit wasir trombosis adalah komplikasi dari wasir yang membentuk gumpalan darah sehingga terjadi benjolan atau pembengkakan di sekitar anus.

Wasir trombosis cenderung berbahaya, karena dapat menimbulkan komplikasi akibat dari kurangnya pasokan darah ke jaringan anus.

Jika gumpalan pada wasir trombosis tidak segera sembuh dengan sendirinya, maka perlu diperiksakan ke dokter. Pada kasus wasir trombosis biasanya memerlukan tindakan pembedahan.

Baca Juga: Jangan Dianggap Sepele, Ini 6 Cara Mengobati Wasir

Gejala Penyakit Wasir

Wasir dapat berkembang jika Moms mengejan saat buang air besar atau mencoba buang air besar, baik itu karena Moms mengalami diare atau sembelit, atau terlalu lama duduk di toilet. Hubungan seksual anal juga bisa mengiritasi wasir.

Moms juga lebih mungkin mengembangkan wasir jika sedang hamil. Saat rahim membesar, ia menekan pembuluh darah di usus besar, menyebabkannya membengkak.

Untuk Moms yang ingin berjaga-jaga, gejala penyakit wasir bisa meliputi:

  • gatal ekstrim di sekitar anus
  • iritasi dan nyeri di sekitar anus
  • benjolan gatal atau nyeri atau bengkak di dekat anus Anda
  • kebocoran feses
  • buang air besar yang menyakitkan
  • darah di jaringan setelah buang air besar

Meskipun wasir menyakitkan, mereka tidak mengancam nyawa dan sering hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Namun, jika Moms pernah mengalami pendarahan atau buang air besar, maka harus menemui dokter. Pendarahan bisa disebabkan oleh hal lain selain wasir dan harus dievaluasi.

Cara Mencegah Penyakit Wasir

Nah, agar penyakit wasir tidak menjadi sesuatu yang menganggu, berikut ini ada beberapa cara mencegah wasir yang bisa Moms lakukan.

1. Konsumsi Makanan Berserat Tinggi

1-makanantinggiserat.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Berdasarkan The National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, cara mencegah penyakit wasir yang pertama adalah konsumsi makanan berserat tinggi. Umumnya wasir ditemui pada orang yang buang air besar tidak teratur atau jarang buang air besar.

Cara alami agar buang air besar lebih teratur dengan mengonsumsi serat baik sebanyak 25-30 gram setiap hari. "Menambahkan serat ke dalam makanan adalah rekomendasi dari dokter keluarga dan ahli gastroenterologi," kata Dr. Kussin.

Dr. Jacqueline Wolf, gastroenterologis dan profesor kedokteran di Beth Israel Deaconess Medical Center yang berafiliasi dengan Harvard juga menyebutkan, yang paling penting adalah menambahkan serat ke dalam makanan.

”Ini paling baik dilakukan dengan konsumsi makanan berserat, tetapi beberapa pada orang perlu mengonsumsi suplemen serat,” jelasnya.

2. Minum Air Putih secara Cukup

cara mencegah penyakit wasir

Foto: Orami Photo Stock

Cara mencegah penyakit wasir yang selanjutnya adalah banyak minum air putih. Seiring dengan makan makanan sehat yang penuh serat, hidrasi yang cukup dari air putih juga agar metabolisme usus lebih sehat.

Minum enam hingga delapan gelas air setiap hari tidak hanya membuat sistem pencernaan berjalan dengan lancar, tetapi juga bermanfaat bagi seluruh tubuh.

"Minum air yang cukup membantu mencegah sembelit," kata Richard Desi, MD, ahli gastroenterologi Mercy Medical Center di Baltimore.

Dr. Wolf menambahkan, bisa pula mencampur satu sendok makan mineral oil dengan saus apel atau yogurt, kemudian dikonsumsi saat sarapan atau makan siang.

Hal tersebut dapat membantu feses dikeluarkan dengan mudah. Akan tetapi, jangan lakukan hal tersebut dalam jangka waktu panjang.

3. Lakukan Olahraga

5 Jenis Olahraga untuk Mengatasi Stres

Foto: Orami Photo Stock

Cara mencegah penyakit wasir yang selanjutnya adalah berolahraga. Menurut Dr. Desi, olahraga dan wasir memiliki hubungan cinta-benci. Tetap aktif dan kurangi kebiasaan duduk dalam waktu yang lama.

Jika memiliki riwayat masalah terhadap wasir sebaiknya hindari mengangkat beban yang berat atau aktivitas berat lainnya. Lebih baik pilih rutinitas olahraga yang lebih moderat seperti yoga, berenang, atau berjalan untuk mencegah wasir kambuh.

"Olahraga membantu menjaga usus besar lebih teratur. Namun, melakukan aktivitas yang meningkatkan tekanan perut atau mengejan (seperti angkat besi) dapat menyebabkan pembentukan wasir," jelasnya.

Baca Juga: Jangan Dianggap Sepele, Ini 6 Cara Mengobati Wasir

4. Jangan Ditunda

cara mencegah wasir

Foto: Orami Photo Stock

Cara mencegah penyakit wasir yang selanjutnya adalah jangan tunda buang air besar. Jangan menunda buang air besar, sebab dapat menyebabkan konstipasi, yang memperburuk wasir.

"Mengabaikan ‘panggilan alam’ memiliki risiko dan wasir adalah salah satunya," kata Kussin.

5. Hindari Mengejan

cara mencegah wasir

Foto: Orami Photo Stock

Cara mencegah penyakit wasir yang selanjutnya adalah hindari mengejan. Mengejan dan memberi tekanan lebih pada vena di rektum yang merupakan salah satu penyebab paling umum dari wasir yang menyakitkan atau berdarah.

Pada beberapa kasus, wasir terjadi akibat dari mengejan terlalu keras ketika mencoba buang air besar.

“Jika memiliki masalah dengan wasir, sebaiknya waspada terhadap mengejan dan sebisa mungkin dihindari,” saran Kussin.

Baca Juga: Diet Tinggi Serat Turunkan Peluang Risiko Terkena Kanker Payudara

6. Konsumsi Suplemen Serat

suplemen serat

Foto: Orami Photo Stock

Selain mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat, jika mengalami sembelit, Moms juga dapat menggunakan suplemen serat yang dijual bebas untuk membantu melunakkan tinja ketika buang air besar.

Dua suplemen umum dari jenis ini adalah psyllium dan methylcellulose. Namun ada baiknya konsultasikan lagi dengan dokter ya, Moms.

Itulah beberapa penjelasan tentang penyakit wasir yang penting diketahui. Jika mengalami sembelit dan agar terhindar dari wasir yang menyakitkan bahkan berdarah, jangan ragu mencoba saran di atas ya Moms. Semoga bermanfaat.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait