Kesehatan

16 April 2021

Ketahui Penyebab Batuk Berdarah dan Tes Pemeriksaannya

Mengetahui penyebab yang tepat bisa membantu proses pengobatannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Adeline Wahyu

Batuk berdarah mungkin sesuatu yang mengkhawatirkan, tetapi biasanya kondisi ini tidak menandakan masalah serius jika Moms masih muda dan sehat. Karena itu, penting untuk mencari tahu apa penyebab batuk berdarah.

Jangan sampai panik dulu. Jika hal ini terjadi, cobalah hadapi dengan kepala dingin dan langsung pergi ke dokter.

Mengutip National Health Service (NHS), kondisi batuk darah, atau hemoptisis, akan menjadi lebih memprihatinkan pada orang tua, terutama orang yang merokok.

Seseorang mungkin mengalami batuk darah dengan warna merah sedikit terang, atau dahak berlumuran darah. Darah ini biasanya dari paru-paru dan seringkali karena batuk yang berkepanjangan atau infeksi dada.

Baca Juga: Waspada Batuk Berdarah, Mungkin 6 Penyakit Ini Penyebabnya

Penyebab Batuk Berdarah

Batuk.jpeg

Menurut jurnal dari American Academy of Family Physicians, pada pasien rawat jalan, infeksi pernapasan ringan, asma, dan penyakit paru obstruktif kronis (COPD) adalah penyebab paling umum dari batuk berdarah.

Sementara, untuk pasien rawat inap, penyebab batuk berdarah lebih cenderung dikarenakan bronkiektasis, kanker paru-paru, bronkitis, atau pneumonia. Namun, di seluruh dunia penyebab paling umum adalah TBC.

Ada beberapa kemungkinan penyebab serius batuk darah. Ini membutuhkan perawatan medis segera. Contohnya termasuk:

1. Edema Paru

Edema paru terjadi karena adanya penumpukan cairan. Biasanya, pengidap kondisi ini memiliki masalah pada jantungnya.

Darah yang keluar ketika batuk pun akan memiliki tekstur berbusa dan warnanya merah muda.

Baca Juga: 8+ Cara Alami Pengganti Obat Batuk Berdahak Anak

2. Bronkitis

Bronkitis adalah sebuah infeksi yang menyerang saluran pernapasan utama yang berada di paru-paru atau yang biasa disebut dengan bronkus.

Ketika hal ini terjadi, infeksi tersebut akan membuat peradangan atau inflamasi dan kemudian menimbulkan gejala yang mengganggu Moms dalam bernapas.

Nah, salah satu gejala dari bronkitis kronis sendiri adalah batuk berdarah nih, Moms!

3. Kanker paru-paru

Infeksi paru-paru bisa disebabkan oleh dua hal yakni bakteri atau virus.

Ciri-ciri orang yang terkena infeksi paru-paru biasanya dahak berubah warna, bersisi nanah dan disertai demam. Selain itu penderitanya pun merasakan sesak di dada.

Baca Juga: Batuk Darah: Penyebab, Faktor Pemicu, dan Waktu yang Tepat untuk Berobat

4. Gumpalan Darah di Paru-paru

Hadirnya gumpalan darah di paru-paru atau yang biasa disebut emboli paru juga bisa menjadi penyebab batuk darah. Selain batuk berdarah, penderita biasanya akan mengalami sesak napas dan nyeri di dada yang datang dengan tiba-tiba.

5. TBC

TBC atau Tuberkolosis adalah salah satu penyakit yang menyerang paru-paru karena bakteri yang bernama Mycobacterium tuberculosis.

Nah, kondisi ini termasuk infeksi paru-paru yang parah. Penderitanya pun biasanya mengalami demam dan berkeringat di malam hari selain batuk berdarah.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Batuk Kering tanpa Obat Dokter, Simak Moms!

6. Bronkietasis

Kondisi bronkietasis sendiri bisa terjadi ketika saluran udara pada paru-paru melebar dan menebal secara tidak normal. Hal tersebut akan membyat penumpukan lendir dan bakteri yang berlebih.

Ketika mengidap bronkietasis, orang tersebut biasanya juga akan mengalami sesak napas dan batuk darah.

Tes dan prosedur medis tertentu, seperti bronkoskopi, spirometri, laringoskopi, tonsilektomi, operasi hidung, dan biopsi jalan nafas atas, dapat memiliki efek samping yang menyebabkan batuk darah.

Seperti yang sudah diketahui, batuk berdarah bisa disebabkan oleh masalah yang berbeda. Jika tidak berbahaya, kondisi ini bisa dikarenakan iritasi pada tenggorokan.

Meski batu berdarah bukanlah sebuah gejala yang harus diabaikan, namun sebagian besar penyebabnya ringan dan tidak serius jika Moms dan keluarga memiliki pola hidup yang sehat.

Ketika seseorang memiliki gangguan pernapasan atau batuk yang tak berhenti, kondisi ini bisa membuat saluran iritasi dan berpotensi menyebabkan batuk darah.

Baca Juga: 7+ Cara Mengatasi Batuk pada Anak yang Alami, Salah Satunya dengan Jus Lemon!

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, batuk berdarah bisa menjadi tidak berbahaya. Namun terdapat tanda-tanda yang membuat Moms harus segera pergi ke dokter ketika mengalaminya.

Berikut ciri-ciri batuk berdarah yang berbahaya dan harus segera ditangani;

  • Batuk darah dan terlihat dahak yang bercampur darah
  • Batuk dan banyak darah yang keluar
  • Batuk darah dan mengalami penurunan berat badan serta kehilangan nafsu makan
  • Batuk darah dengan urine atau kotoran (feses) yang juga bercampur dengan darah
  • Batuk darah dengan gejala demam, pusing, keringat di malam hari, mengalami nyeri di dada dan disertai sesak napas
  • Batuk darah muncul dan hilang namun terlalu sering
  • Batuk darah yang sudah terjadi lebih dari satu minggu

Baca Juga: Mengenali Jenis Batuk Pada Bayi

Tes untuk Batuk Darah

Perhatikan Batuk

Mengutip Judith Marcin, MD, dokter dari Amerika Serikat, dari situs Healthline, pengobatan batuk darah tergantung pada penyebabnya. Kondisi batuk darah dapat diobati dengan beberapa cara.

Jika batuk darah disebabkan iritasi tenggorokan karena batuk berlebihan, pelega tenggorokan yang dijual bebas dan pereda batuk mungkin cukup untuk mengobati.

Namun, jika penyebab batuk berdarah disebabkan oleh hal lain, dokter akan memeriksa dada dan paru-paru, dan akan diperlukan rontgen dada.

Beberapa tes berikut juga dapat membantu dalam mengidentifikasi penyebab batuk darah dan langkah seperti apa untuk mengobatinya:

  • Bronkoskopi, untuk melihat bagian dalam paru-paru dengan kamera yang menyala
  • CT scan dada, untuk memberikan visual dada secara melintang
  • Complete blood count, mengukur sel-sel yang membentuk darah: sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit untuk mengungkap penyakit atau kondisi tertentu.
  • Biopsi paru-paru, untuk mengangkat dan memeriksa sepotong jaringan dari paru-paru
  • Scan paru VQ, untuk mengevaluasi aliran darah dan aliran udara ke paru-paru
  • Pulmonary angiography, untuk menilai aliran darah di paru-paru
  • Sputum culture, untuk menemukan organisme penyebab infeksi
  • Pulse oximetry, untuk memeriksa kadar oksigen darah

Baca Juga: Cegah Penularan Flu dan Batuk dengan 7 Cara Ini

Tes-tes ini akan digunakan untuk mengidentifikasi atau menyingkirkan penyakit atau kondisi tertentu yang menyebabkan seseorang mengalami batuk darah.

Tujuan pengobatan ini yaitu untuk menghentikan perdarahan, terutama dalam jumlah besar, dan kemudian mengobati penyebabnya.

Nah, itulah penyebab dan tes batuk berdarah yang perlu Moms ketahui. Apakah Moms pernah mengalami keadaan ini?

Pencegahan Batuk Berdarah

Pencegahan batuk darah bisa dilakukan. Jika Moms mengalami hal ini, batuk berdarah merupakan efek kesehatan karena tubuh mengidap penyakit lainnya.

Jadi, hal yang perlu dilakukan untuk mencegah kondisi ini terjadi adalah dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada tubuh secara rutin.

Batuk darah bukanlah hal sepele meski beberapa penyebabnya ringan. Hal tersebut dikarenakan terdapat banyak penyakit ganas yang memiliki tanda serupa.

Untuk mengetahui penyebab dan agar Moms bisa mendapat penanganan yang tepat, jangan lupa untuk selalu memeriksakan kesehatan ya!

Dan bila sudah mengalami kondisi batuk berdarah, segeralah hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait