Newborn

NEWBORN
7 Januari 2021

Bau Mulut Pada Bayi? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bau mulut pada bayi bisa menjadi tanda penyakit lho, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Amelia Puteri

Aroma tubuh bayi yang baru dimandikan yang khas akan membuat banyak orang menyukainya.

Meski belum dibaluri oleh losion, krim atau aroma lain, bayi akan mengeluarkan aroma khasnya.

Tetapi aroma ini dapat dinodai oleh bau mulut pada bayi, suatu gejala yang harus diperiksa oleh dokter sebelum berubah menjadi penyakit serius.

Bau mulut atau halitosis juga bisa terjadi pada bayi, meski terhitung jarang terjadi. Bau mulut pada bayi seringkali hanya bersifat sementara dan dapat hilang dengan mudah.

Moms harus mulai menjaga kebersihan mulut pada bayi bahkan beberapa hari setelah kelahiran. Meski begitu, bahkan dengan perawatan mulut yang tepat, Si Kecil mungkin masih bisa mengalami bau mulut.

Baca Juga: Tahapan Memelihara Kesehatan Mulut Bayi Baru Lahir Sampai Tumbuh Gigi

Penyebab Bau Mulut pada Bayi

MelansirKids Health, bau mulut pada bayi dapat disebabkan dari tertinggalnya partikel makanan di daerah mulut sehingga ia membusuk dan menimbulkan bau.

Tidak menyikat gigi secara teratur akan membuat plak (lapisan yang lengket dan tidak berwarna) menumpuk di gigi. Plak adalah tempat yang baik untuk bakteri hidup dan menjadi penyebab bau mulut pada bayi.

Jadi, apa saja penyebab bau mulut pada Si Kecil? Kita cari tahu di sini. Baca sampai habis ya Moms!

1. Konsumsi Makanan Tertentu

penyebab bayi bau mulut

Foto: Orami Photo Stock

"Penyebab utama bau mulut pada bayi adalah bakteri yang tinggal di mulut untuk waktu yang lama," ujar Dr. Carina De los Reyes, dokter gigi anak di Amerika Serikat.

Saat mulut tidak dibersihkan dengan benar, sisa partikel makanan tetap berada di mulut.

Biasanya kotoran akan menempel di antara gigi, di sepanjang gusi, atau di permukaan lidah. Bakteri akan tumbuh subur dan menjadi penyebab bau mulut pada bayi.

Bahkan, jika Si Kecil baru memiliki satu gigi, menyikat gigi yang benar tidak boleh diabaikan. Sikat setidaknya dua kali sehari, terutama sebelum tidur.

Penyebab lainnya bisa dari makanan yang dikonsumsi Si Kecil. Bawang putih dan bawang bombai dan makanan berbau dapat mempengaruhi aroma nafasnya.

Makanan yang mengandung gula, seperti permen juga bisa sangat buruk bagi napas karena bakteri tertarik pada gula.

2. Mulut Kering

Hidung tersumbat atau tidur dengan mulut terbuka biasanya membuat bau mulut pada bayi.

Padahal, hal tersebut membuat area mulut Si Kecil menjadi kering. Jika kondisi mulut kering, akan sedikit atau tidak ada air liur untuk menjaga bakteri penyebab bau.

"Setiap kali anak mengurangi air liur di mulut, ia mengurangi kemampuan mulut untuk melawan bakteri yang menyebabkan bau mulut," ujar Dr. Hugh Flax, seorang dokter gigi kosmetik dan mantan presiden American Academy of Cosmetic Dentistry.

Baca Juga: Lakukan 3 Cara Ini untuk Mencegah Kerusakan Gigi Bayi

3. Indikasi Penyakit

penyebab bayi bau mulut

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab bau mulut Si Kecil juga bisa berasal dari infeksi.

Dilansir dari Texas Children’s Hospital, bau mulut pada bayi dapat disebabkan oleh bakteri karena sinus atau infeksi, yang ditemukan di saluran pernapasan atas dan bawah yang masuk ke mulut.

“Bahkan, bakteri dari lambung ketika buang air besar tidak teratur dapat menyebabkan bau mulut,” ujar Dr. Carina.

Ketika infeksi sembuh, biasanya bau mulut bayi juga akan hilang.

4. Adanya Kerusakan Gigi dan Benda Asing

Inilah penyebab bau mulut pada bayi yang ditakuti orang tua, yakni kerusakan gigi atau gigi berlubang.

Menyikat gigi tidak akan menghilangkan bau mulut yang disebabkan oleh karies gigi, penumpukan karang gigi, dan abses gigi. Si Kecil perlu pergi ke dokter gigi untuk evaluasi dan pemeriksaan.

Selain itu, mengisap jari, ibu jari, atau selimut juga dapat mengeringkan mulut dan menyebabkan bau mulut. Jika bayi menghisap dot atau teether, air liur dan bakteri mulut akan pindah ke benda ini.

Akibatnya, mainan atau dot mereka dapat menimbulkan bau yang tidak enak, yang kemudian dapat ditransfer ke benda yang mereka sentuh, termasuk membuat bau mulut pada Si Kecil.

Baca Juga: Telinga Bayi Bau, Ini Yang Harus Diwaspadai

5. Bakteri

penyebab bayi bau mulut

Foto: Orami Photo Stock

Bakteri hidup pada rongga mulut menjadi penyebab bau mulut pada bayi yang sering ditemukan.

Di dalam rongga mulut terdapat 700 lebih jenis bakteri yang hidup.

Menurut Michigan Medicine, bau mulut pada bayi akibat bakteri sering terjadi saat pagi hari. Aliran air liur berhenti saat tidur. Proses pembersihan air liur yang berkurang memungkinkan bakteri tumbuh, menyebabkan bau mulut.

Sebagian besar bakteri penyebab bau mulut terletak pada bagian belakang lidah, karena area tersebut lembap dan sering tidak terjangkau saat menyikat gigi.

Baca Juga: 4 Tips Mencegah Bayi Bau Mulut, Bahaya Bila Dibiarkan!

Menghilangkan Bau Mulut pada Bayi

Tentu Moms ingin tahu cara menghilangkan bau mulut pada bayi, bukan?

Cara ini bisa Moms gunakan untuk membuat nafas Si Kecil menjadi lebih segar dan harum. Apabila mereka bau mulut, maka akan membuat kondisi tidak nyaman.

Berikut cara menghilangkan bau mulut pada Si Kecil.

1. Rajin Membersihkan Lidah

bau mulut pada bayi, ini cara membersihkannya.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Menyikat atau menggaruk lidah, terutama bagian belakang lidah, dapat membantu mengurangi bau mulut pada bayi.

Obat kumur, terutama yang mengandung seng, juga dapat mengurangi bau mulut Si Kecil. Namun tentu tak sembarang obat kumur boleh dipakai untuk bayi ya Moms.

Mengunjungi dokter gigi, mulai usia 1 tahun, untuk pembersihan dan pemeriksaan rutin dapat membantu mencegah kesehatan gigi yang buruk dan kerusakan gigi, yang dapat menyebabkan bau mulut.

Baca Juga: Catat, Ini 6 Makanan yang Bisa Menghilangkan Bau Mulut

2. Minum Banyak Air

Ketika penyebab bau mulut pada bayi adalah karena gangguan sinusitis, coba konsumsi air lebih banyak daripada biasanya.

Anak yang minum banyak air dapat membantu buang ingus bergerak lebih cepat.

Tetapi jika Moms telah mencoba metode ini tanpa hasil, temui dokter anak. Terkadang antibiotik mungkin diperlukan untuk mengatasi sinusitis kronis.

Jika Moms merasa ada benda asing di hidung anak, hubungi dokter segera. Bau mulut pada bayi dapat disebabkan oleh bakteri yang hidup di rongga mulut.

3. Hindari Konsumsi Makanan Menyengat

Cara mengatasi bau mulut bayi adalah hindari makanan yang mengandung bau berlebihan. Ini akan membuat pernapasan berbau tidak sedap.

Konsumsi makanan sehat seperti sayur, buah, ikan dan kacang-kacangan.Pilih buah-buahan yang mengandung banyak air, seperti jeruk atau semangka.

Perhatikan penyebab bau mulut pada bayi untuk mencegahnya kembali terjadi. American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar Moms memeriksakan kesehatan gigi buah hati secara rutin ke dokter anak.

Bila dokter anak menemukan kejanggalan, ia akan menyarankan Moms ke dokter gigi yang terbiasa menangani masalah gigi anak.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait