Kehamilan

3 Februari 2020

Sakit Kepala Saat Hamil, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Moms perlu tahu lebih lanjut mengenai masalah umum ini agar tidak berisiko.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie
Disunting oleh Dina Vionetta

Tengok penyebab dan cara mengatasi sakit kepala saat hamil di sini, yuk, Moms.

Sakit kepala adalah salah satu ketidaknyamanan yang paling umum dialami selama kehamilan.

Keadaan ini dapat terjadi kapan saja selama kehamilan, tetapi hal ini cenderung paling umum terjadi selama trimester pertama dan ketiga.

Baca Juga: 8 Makanan yang Bisa Memperparah Sakit Kepala, Ayo Hindari!

Penyebab Sakit Kepala Saat Kehamilan

Moms, Ketahui Lebih Lanjut Mengenai Sakit Kepala Saat Hamil.jpg

Foto: verywellhealth.com

Menurut American Pregnancy Association, selama trimester pertama, tubuh akan mengalami lonjakan hormon dan peningkatan volume darah.

Dua perubahan ini dapat menyebabkan sakit kepala lebih sering.

Sakit kepala saat hamil ini selanjutnya dapat diperburuk oleh stres, postur tubuh yang buruk atau perubahan dalam penglihatan kita.

Berikut ini adalah penyebab sakit kepala saat hamil tersebut:

  • Kurang tidur
  • Gula darah rendah
  • Dehidrasi
  • Penarikan kafein
  • Stres (karena banyak perubahan)

Beberapa makanan juga dapat menyebabkan sakit kepala saat hamil, lho, Moms.

Makanan pemicu juga mungkin berubah selama kehamilan.

Tapi, biasanya makanan umum yang bisa menyebabkan sakit kepala pada beberapa orang, yaitu, susu, cokelat, keju, ragi, dan tomat.

Penyebab lain dari sakit kepala saat hamil, yaitu infeksi sinus, tekanan darah rendah, penggumpalan darah, anemia sel sabit, tumor otak, aneurisma, stroke, jantung, dan meningitis atau ensefalitis.

Saat Moms memasuki kehamilan trimester kedua dan ketiga, sakit kepala mungkin memiliki penyebab berbeda, misalnya saja dari berat badan yang terus naik, perubahan mood, diet, otot-otot yang tegang, dan diabetes.

Sakit kepala selama trimester kedua atau ketiga kehamilan, Moms mungkin memiliki tekanan darah tinggi.

Sekitar 6 hingga 8 persen sumber terpercaya wanita hamil usia 20 hingga 44 di Amerika Serikat memiliki tekanan darah tinggi.

Moms yang memiliki sakit kepala migrain biasa mungkin mengalami lebih sedikit migrain selama kehamilan.

Namun, beberapa wanita tetap mengalami migrain seperti biasa atau bahkan lebih sering dari biasanya.

Sakit kepala selama trimester ketiga cenderung lebih sering dikaitkan dengan postur tubuh yang buruk dan ketegangan akibat beban tambahan.

Hal ini juga dapat disebabkan oleh kondisi yang disebut preeklamsia, yang merupakan tekanan darah tinggi selama kehamilan.

Baca Juga: Sering Merasa Pusing? Mungkin 5 Hal Ini Jadi Penyebabnya

Mengatasi Sakit Kepala Saat Hamil

Moms, Ketahui Lebih Lanjut Mengenai Sakit Kepala Saat Hamil 3.jpg

Foto: thehealthsite.com

The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memperingatkan bahwa kondisi yang bisa diobati ini dapat menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan bayi.

Ini paling sering terjadi setelah minggu ke 20 kehamilan.

Bahkan penyebab serius dari sakit kepala saat hamil yang terjadi terus menerus bisa disebabkan karena penyakit serius, seperti infeksi sinus, tekanan darah rendah, penggumpalan darah, anemia sel sabit, tumor otak, aneurisma, stroke, jantung, dan meningitis atau ensefalitis.

Moms bisa mengatasinya dengan minum banyak air putih, beristirahat, kompres es, menggunakan bantal pemanas, pijat, latihan dan peregangan, juga penggunaan minyak esensial, seperti peppermint, rosemary, dan chamomile.

Namun, jika sakit kepala saat hamil ini tak kunjung membaik bahkan menunjukkan gejala serius, maka penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tahu penyebabnya.

Jika memang sudah terdeteksi, penanganan dan obat yang tepat dikonsumsi selama sakit kepala saat hamil pun bisa diketahui.

Baca Juga: Ini Caranya Mengatasi Migrain pada Ibu Hamil

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait