3-12 bulan

3-12 BULAN
9 Juli 2020

Ketahui Penyebab dan Jenis Milia pada Bayi

Cari tahu yuk Moms apa penyebabnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Milia adalah kista kecil, putih atau keputihan di kulit. Kondisi kulit ini paling umum muncul pada bayi dan paling sering muncul di bagian wajah, meskipun kondisi satu ini terjadi pada kelompok umur lain dan pada bagian lain dari tubuh.

Milia terjadi pada hampir setengah bayi yang baru lahir. Selain pada wajah, kondisi kulit ini juga sering terlihat pada kulit kepala bayi, dan bagian atas tubuh, tetapi tidak ada yang perlu dikhawatirkan pada kondisi milia pada bayi ini.

Baca Juga: Selain Ruam Popok, Ini Beberapa Masalah Kulit Bayi dan Cara Mengatasinya

Bahkan, biasanya kondisi ini akan hilang dengan sendirinya. Namun beberapa dari Moms mungkin penasaran apa penyebab milia pada bayi sebenarnya. Daripada menduga-duga, yuk kita langsung cari tahu saja, Moms.

Penyebab Milia pada Bayi

milia pada bayi

Foto: parenting.firstcry.com

Dilansir dari jurnal Newborn Skin: Common Skin Problems, milia adalah kista jinak, berisi keratin.

Milia timbul pada kulit wajah yang mengandung folikel rambut vellus dan timbul dari kerah sebaceous infundibular bawah rambut vellus.

Milia terjadi ketika sel-sel kulit mati dari epidermis terperangkap di dalam kantong-kantong kecil di permukaan kulit daripada terjatuh. Ini menyebabkan benjolan kecil, berwarna putih, pada kulit bayi.

Benjolan-benjolan itu sering disalah kira sebagai jerawat pada bayi, tetapi kondisinya tidak sama.

Jika Moms membawa Si Kecil ke dokter, ia akan dengan mudah menunjukkan perbedaan jerawat dan milia hanya dengan memeriksa kulit anak.

Tidak ada tes diagnostik yang diperlukan untuk mengkonfirmasi keberadaan milia. Kondisi kulit ini dapat terus mempengaruhi kulit bayi selama beberapa tahun dalam beberapa kasus yang jarang terjadi.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Mengatasi Ruam Popok Bayi

Jenis Milia pada Bayi

milia pada bayi

Foto: mumcentral.com.au

Ada beberapa jenis milia pada kulit yang bisa kita temukan pada bayi. Sesuai dengan jenisnya, penyebab dari kondisi ini pun berbeda-beda.

1. Milia Neonatal

Jenis milia ini ditemukan pada setengah dari semua bayi. Mereka sering muncul di sekitar hidung.

Bahkan milia satu ini kadang-kadang sering dianggap sebagai jerawat bayi, padahal bukan hal yang sama.

Tidak seperti jerawat bayi, milia bisa muncul langsung pada kulit bayi, saat baru dilahirkan.

2. Milia Primer

Milia ini sering muncul pada kelopak mata, dahi, pipi atau alat kelamin bayi. Selain itu juga dapat terjadi pada anak-anak atau orang dewasa.

Milia primer tidak berkaitan dengan kerusakan kulit bayi. Seperti milia neonatal, mereka biasanya sembuh dengan sendiri, tetapi mungkin butuh beberapa bulan waktu penyembuhan.

Baca Juga: Timbul Ruam Popok pada Bayi? Simak 3 Cara Ini untuk Mencegahnya!

3. Milia Sekunder

Jenis milia pada bayi ini terjadi karena kerusakan pada kulit bayi, misalnya karena luka bakar, ruam, lepuh, atau bisa juga karena terkena paparan sinar matahari yang berlebihan.

Milia berkembang saat kulit sembuh. Nama lain untuk milia sekunder ini adalah milia traumatis. Kondisi ini dapat disebabkan oleh reaksi kulit terhadap krim atau salep yang berat.

4. Milia Juvenil

Umumnya terkait dengan kelainan bawaan. Milia kadang bisa muncul saat lahir, dan kadang bisa muncul di kemudian hari.

Itu dia penyebab dan beberapa jenis milia yang harus Moms waspadai. Bila Moms khawatir terhadap kondisi ini, konsultasikan pada dokter ya!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait