Trimester 2

11 Juni 2021

Penyebab Gerakan Janin Terasa di Perut Bagian Bawah dan Cara Mengatasinya

Ternyata calon bayi memberikan sinyal!
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Karla Farhana

Salah satu bagian paling bahagia dari kehamilan adalah merasakan tendangan calon bayi. Kadang, Moms akan merasakannya di bagian perut tengah dan atas. Namun gerakan janin terasa di perut bagian bawah juga kerap terjadi, lho, Moms.

Umumnya calon bayi melakukan gerakan sekitar trimester kedua. Beberapa ibu hamil dapat merasakan calon bayi menendang sejak 13-15 minggu setelah kehamilan.

Meskipun gerakan janin terasa di perut bagian bawah dapat membantu Moms terhubung dengan calon bayi, tetapi ada rasa khawatir ketika mereka menendang terlalu kuat dan sering.

Sebagai calon orangtua, kondisi ini tentu membuat khawatir dan memiliki banyak pertanyaan tentang gerakan janin terasa di perut bagian bawah.

Agar tidak khawatir, yuk kita cari tahu sebenarnya apa sih penyebab gerakan janin terasa di perut bagian bawah? Dan bagaimana cara mengatasinya? Mari kita simak!

Baca Juga: Tidak Ada Alasan untuk Malas, Ini 4 Gerakan Senam Hamil Paling Mudah

Penyebab Gerakan Janin Terasa di Perut Bagian Bawah

janin gerak

Foto: Orami Photo Stock

Kehamilan adalah pengalaman baru bagi calon orang tua. Salah satunya termasuk kebahagiaan, keributan, dan kekhawatiran yang terjadi adalah gerakan calon bayi.

Ketika bayi berkembang, gerakan mereka semakin aktif hingga dapat semakin dirasakan oleh ibu hamil.

Jadwal gerakan calon bayi berbeda-beda untuk setiap kehamilan. Selain itu, setiap gerakan calon bayi juga memberikan sebuah sinyal.

Berikut ini penyebab gerakan janin terasa di perut bagian bawah.

1. Cegukan

Penyebab gerakan janin terasa di perut bagian bawah adalah calon bayi cegukan.

Calon bayi cegukan akan dirasakan pada trimester kedua atau ketiga. Umumnya calon bayi mengalami cegukan beberapa kali sehari.

Cegukan biasanya merupakan refleks yang normal. Penting untuk diperhatikan bahwa cegukan janin secara umum dianggap sebagai pertanda baik.

Namun, jika Moms sering dan terus-menerus merasakannya di masa kehamilan, hal itu dapat menandakan adanya masalah tali pusat.

Melansir BMC Pregnancy and Childbirth, peningkatan cegukan yang terjadi setiap hari setelah minggu ke 28 dan terjadi lebih dari 4 kali setiap hari menyarakan untuk ibu hamil segera periksa ke dokter.

2. Berguling

Salah satu gerakan yang bisa dilakukan oleh calon bayi dari dalam perut adalah berguling atau membalik. Gerakan berguling ini dapat menyebabkan Moms merasa sedikit mual dan merasakan gerakan janin terasa di perut bagian bawah.

Moms mungkin tidak akan merasakan gerakan ini ketika trimester kedua. Umumnya mereka akan mulai membalik, menunduk, dan berguling pada minggu ke-36.

Baca Juga: Moms, Ini Dia Ukuran Normal Hasil USG dan Tahapan Perkembangan Janin!

3. Janin Berkembang

Selama trimester pertama, rahim tumbuh dan meregang dengan cepat untuk menampung janin yang sedang tumbuh.

Hal ini dapat menyebabkan kram perut atau nyeri tajam, menusuk, atau gerakan janin terasa di perut bagian bawah saat ligamen dan jaringan lain meregang.

Jika tidak disertai dengan pendarahan atau kondisi fisik yang parah, hal ini tidak perlu dikhawatirkan ya, karena tandanya calon bayi mengalami pertumbuhan di dalam perut.

4. Tendangan

Salah satu penyebab gerakan janin terasa di perut bagian bawah adalah tendangan yang diberikan oleh calon bayi.

Merasakan calon bayi menendang, memelintir, menggeliat, meninju, dan cegukan hanyalah salah satu sensasi terbesar ketika masa kehamilan.

Melansir Scientific Reports, tendangan janin memiliki makna dan arti tersendiri, seperti pada trimester ketiga dapat membantu bayi mengembangkan area otak yang terkait dengan masukan sensorik. Selain itu juga membantu bayi membentuk kesadaran akan tubuh mereka sendiri.

Baca Juga: 5 Tahap Penting Perkembangan Motorik Bayi, Apa Sudah Sesuai?

Cara Mengatasi Gerakan Janin Terasa di Perut Bagian Bawah

Moms sebenarnya merasakan gerakan janin terasa di perut bagian bawah merupakan hal yang wajar dialami oleh ibu hamil.

Namun, tak menutup kemungkinan gerakan janin terasa di perut bagian bawah membuat Moms tidak nyaman karena disertai mual dan nyeri.

Berikut ini cara mengatasi gerakan janin terasa di perut bagian bawah yang bisa Moms lakukan.

1. Minum Banyak Air Putih

ibu hamil minum air

Foto: Orami Photo Stock

Saat hamil, Moms membutuhkan lebih banyak air daripada rata-rata orang untuk membentuk cairan ketuban, menghasilkan darah ekstra, membangun jaringan baru, membawa nutrisi, meningkatkan pencernaan, dan membuang limbah dan racun.

Minum banyak air juga membantu mencegah sembelit, yang dapat meningkatkan nyeri ketika merasakan gerakan janin terasa di perut bagian bawah.

2. Senam Kegel

Senam Kegel untuk Ibu Hamil

Foto: Orami Photo Stock

Melakukan senam kegel 5 set secara rutin juga dapat membantu meredakan ngilu ketika merasakan gerakan janin terasa di perut bagian bawah.

Melansir Journal of Korean Academy of Nursing, senam kegel secara signifikan mengurangi perkembangan inkontinensia urin dan feses dari kehamilan hingga postpartum. Kondisi ini dapat mengurangi perasaan ngilu dan nyeri selama hamil.

Senam kegel dapat dilakukan sendiri di rumah, yaitu dengan mengencangkan otot bagian bawah panggul dan tahan selama sekitar 5 detik.

Kemudian, lemaskan kembali otot tersebut dan ulangi sebanyak 10 kali setiap set ya Moms.

Baca Juga: Jenis-jenis Olahraga yang Cocok Dilakukan Selama Program Hamil, Moms Wajib Tahu!

3. Olahraga

jalan kaki saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Olahraga pada ibu hamil dapat membantu memperkuat otot serta meningkatkan postur tubuh yang baik. Artinya, aktivitas ini dapat meredakan nyeri dan tekanan ketika merasakan gerakan janin terasa di perut bagian bawah.

Moms bisa melakukan olahraga ringan di rumah, seperti naik turun tangga dan berjalan kaki secara rutin.

4. Menghindari Posisi Tertentu

posisi hamil

Foto: Orami Photo Stock

Moms dapat mengurangi rasa nyeri dan ngilu ketika merasakan gerakan janin terasa di perut bagian bawah dengan menghindari posisi tertentu, seperti:

Jika kehamilan dirasa sudah besar, jangan memaksakan posisi di atas ya Moms karena dapat memperburuk kondisi.

Baca Juga: Ingin Tidur Nyaman? Coba Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil Berikut Ini

5. Yoga Hamil

yoga hamil

Foto: Orami Photo Stock

Yoga hamil memiliki manfaat untuk mengurangi rasa tidak nyaman saat mengandung.

Gerakan yoga hamil tentunya sudah dimodifikasi khusus untuk ibuh hamil agar tetap aman tetapi bisa memastikan otot menjadi lebih rileks.

Dalam sesi latihannya, yoga hamil terbagi menjadi beberapa tahapan atau teknik yaitu, pemanasan, pernapasan, meditasi, dan relaksasi.

6. Tidur Miring

tidur miring

Foto: Orami Photo Stock

Tidur miring menjadi salah satu cara mengatasi nyeri gerakan janin terasa di perut bagian bawah.

Moms bisa tekuk satu atau kedua lutut, pertimbangkan untuk menggunakan bantal hamil atau penyangga di antara lutut yang ditekuk, di bawah perut, dan di belakang punggung.

Nah itu dia Moms penyebab dan cara mengatasi gerakan janin terasa di perut bagian bawah. Jadi Moms tidak perlu khawatir lagi ya.

Namun, jika gerakan tersebut sering terjadi dan disertai masalah kondisi kesehatan lainnya, sebaiknya segera periksa ke dokter ya Moms.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3428685/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23893232/
  • https://www.nature.com/articles/s41598-018-35850-1
  • https://www.healthline.com/health/why-do-i-feel-movement-in-my-lower-abdomen#movement-when-pregnant
  • https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20046080
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait