Program Hamil

PROGRAM HAMIL
25 Januari 2021

Gejala Hamil Tapi Test Pack Negatif, Bisa Jadi Ini 10 Penyebabnya

Ternyata karena ini lho, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Adeline Wahyu

Sedang mengalami gejala hamil tapi test pack negatif tentu saja membuat para Moms yang sedang menjalankan program hamil merasa kecewa.

Tetapi ada juga lho Moms yang mendapatkan hasil test pack negatif tapi hamil saat melakukan USG atau pemeriksaan darah.

Hal ini menjadi yang sering diperdebatkan sebagian wanita ketika merasakan gejala hamil tapi test pack negatif, lalu apakah ini adalah gejala menstruasi?

Untuk mengetahui penjelasan mengenai gejala hamil tapi test pack negatif, simak di bawah ya Moms!

Baca Juga: Dapat Sebabkan Test Pack Negatif Palsu, Apa Itu Hook Effect?

Penyebab Gejala Hamil Tapi Test Pack Negatif

Mual, sakit perut, badan sakit, sakit kepala, demam adalah tanda-tanda akan menstruasi dan gejala hamil.

Memang keduanya memiliki persamaan yang hampir sebagian orang tidak dapat membedakannya.

Ketika seorang wanita mengalami gejala hamil tapi test pack negatif, apakah mereka sebenarnya memang tidak hamil atau sebaliknya?

Ini cukup membuat sebagian wanita merasa bingung.

Berikut penyebab gejala hamil tapi test pack negatif yang perlu Moms tahu!

Baca Juga: 3 Tips Cara Pakai Test Pack Agar Hasil Akurat

1. Melakukan Tes Terlalu Dini

Hasil Testpack Negatif Tapi Hamil

Foto: freepik

Tes kehamilan yang bisa digunakan sendiri di rumah adalah tes yang bersifat kualitatif dan berfungsi untuk mengukur apakah hormon hCG ada dalam urin seseorang," jelas Stephen Rechner, MD, Kepala Divisi Obstetri Umum dan Ginekologi di Spectrum Health di Grand Rapids.

Seseorang yang mengalami gejala hamil tapi test pack negatif bisa terjadi karena terlalu dini dalam melakukan test pack.

“Jumlah hormon yang terdeteksi ini bisanya tidak terlihat sampai setelah terlambat menstruasi," tambahnya.

Akan tetapi, karena siklus menstruasi wanita bisa bervariasi, saat melakukan tes kehamilan mungkin saja belum memiliki cukup hCG yang membuat tes kehamilan negatif.

Oleh karena itu, kebanyakan dokter menyarankan agar tes ulang dilakukan beberapa hari kemudian. Hal tersebut dikarenakan kadar hCG dalam darah akan meningkat dengan cepat jika Moms memang benar-benar hamil.

“Kebanyakan wanita mengetahui bahwa mereka hamil sekitar empat hingga enam minggu setelah hari pertama haid terakhir mereka," ujar Stephen.

Baca Juga: Fakta Hormon HCG dalam Kehamilan, Hormon yang Membuat Test Pack Jadi Positif

2. Tidak Melakukan Tes Dengan Benar

gejala hamil tapi test pack negatif

Foto: freepik

Berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal National Center for Biotechnology Information, penyebab gejala hamil tapi test pack negatif juga dapat terjadi karena kesalahan penggunaan alat tes kehamilan.

Penelitian tersebut menyebutkan bahwa keandalan alat tes kehamilan bukan hanya berdasarkan pada kinerja biokimia dari sistem tes.

Faktor penting lainnya yang juga menentukan keakuratan hasilnya adalah sesuai atau tidaknya penggunaan alat tes kehamilan dengan petunjuk yang ada pada kemasan.

Selain itu, menurut peneliti, jenis alat tes kehamilan juga termasuk salah satu faktor yang menentukan keakuratan.

Di mana alat tes kehamilan digital diketahui dapat memberikan hasil yang lebih akurat dan lebih jarang menyebabkan kesalahan penggunaan.

Baca Juga: 3 Tips Cara Pakai Test Pack Agar Hasil Akurat

3. Hook Effect

hook effect pada kehamilan

Foto: freepik

Sebagaimana diketahui, selama hamil tubuh wanita menghasilkan hormon yang disebut human chorionic gonadotrophin (hCG).

Bukan hanya penting bagi perkembangan janin yang sehat, hormon ini juga dibutuhkan untuk mendeteksi kehamilan. Salah satunya menggunakan test pack.

Hormon hCG juga dapat menyebabkan efek hook yang menjadi penyabab gejala hamil tapi test pack negatif. Di mana efek hook dapat terjadi ketika terdapat terlalu banyak hCG di dalam darah atau urin Moms.

National Center for Biotechnology Information memaparkan, kadar hCG yang terlalu tinggi dapat membuat test pack ‘kebingungan’ sehingga kemudian tidak mendeteksinya dengan benar atau justru sama sekali tidak mendeteksinya.

Oleh karena itu, alih-alih mendapatkan hasil positif, test pack justru menunjukkan hasil negatif palsu.

Efek hook ini bahkan bukan hanya terjadi selama awal kehamilan lho, Moms. Pada kasus yang jarang terjadi, efek hook juga dapat menyebabkan hasil test pack negatif hingga trimester ketiga kehamilan, ketika Moms sudah jelas-jelas hamil.

Baca Juga: Test Pack Kesuburan dan Test Pack Kehamilan, Apa Bedanya?

4. Tidak Melakukan Tes Di Pagi Hari

lakukan tes kehamilan di pagi hari

Foto: shutterstock

Pada kehamilan yang sangat dini, sangat mungkin tes kehamilan yang dilakukan bukan di pagi hari membuat sebagian wanita merasakan gejala hamil tapi test pack negatif.

Meskipun tidak umum terjadi, hal ini dikarenakan minum terlalu banyak di siang hari dan baru melakukan pengujian di sore atau malam hari dapat mempengaruhi hasil tes.

Mengapa demikian?

Ketika urin terdilusi, akan lebih sulit bagi beberapa alat tes kehamilan untuk mendeteksi hCG sehingga Moms mengalami gejala hamil tapi test pack negatif, menurut penjelasan dari Mayo Clinic.

Baca Juga: Mengenal Tes Urine HCG dalam Kehamilan dan Risikonya

5. Menggunakan Test Pack Yang Sudah Kadaluarsa

test pack kadaluwarsa

Foto: freepik

Ketika mendapatkan hasil negatif, apa Moms menggunakan test pack yang sudah lama dibeli dan disimpan di rumah?

Jika iya, maka kemungkinan besar penyebab hasil test pack negatif tapi hamil yang Moms adalah karena menggunakan alat tes kehamilan yang sudah kadaluarsa.

Jadi, jika Moms sudah terlambat menstruasi tetapi hasil test pack negatif, coba lakukan tes ulang sesuai petunjuk atau temui dokter kandungan.

Pasalnya, ada berbagai hal yang dapat menyebabkan Moms terlambat menstruasi.

Selain itu, banyak pula faktor yang membuat seseorang mengalami gejala hamil tapi test pack negatif atau palsu.

Baca Juga: Apakah Hamil Jika Telat Menstruasi Namun Test Pack Negatif?

6. Kehamilan Ektopik

kehamilan ektopik bisa jadi penyebab gejala hamil tapi test pack negatif

Foto: Orami Photo Stocks

Dalam kasus yang jarang terjadi, kehamilan ektopik dapat menjadi penyebab gejala hamil tapi test pack negatif.

Kehamilan ektopik merupakan kasus embrio tertanam pada tempat selain rahim. Ini biasanya terjadi di saluran tuba, tetapi dapat terjadi di tempat lain di tubuh.

Kehamilan ektopik tidak berkembang sebagaimana mestinya dan tidak dapat berkembang menjadi janin yang layak.

Pembentukan plasenta pun menjadi tertunda sehingga menghambat produksi hCG.

Kehamilan ektopik bisa berbahaya karena bisa menyebabkan tuba falopi pecah.

Kehamilan ektopik jarang terjadi, dan biasanya terjadi pada sekitar 1 dari 40 kehamilan.

7. Fase Menyusui

ibu menyusui juga bisa membuat hasil tes kehamilan tidak akurat

Foto: Orami Photo Stocks

Menyusui dapat menyebabkan beberapa ketidakteraturan hormon dalam tubuh.

Bahkan setelah bayi lahir dan siklus menstruasi akan kembali, namun mungkin diperlukan beberapa waktu sebelum siklus kembali normal.

Penyebab gejala hamil tapi test pack negatif ketika sedang menyusui, menyebabkan hormon pada tubuh tidak teratur. Sehingga hasil test pack menujukkan negatif.

Misalnya, jika bayi mengalami percepatan pertumbuhan dan frekuensi makan atau asupannya menyusuinya meningkat, hal itu dapat mengganggu siklus ibu dan menjadi penyebab gejala hamil tapi test pack negatif.

Baca Juga: Selain Hamil, Ini 6 Penyebab Telat Menstruasi yang Harus Diwaspadai

8. Gaya Hidup Tidak Sehat

hindari gaya hidup tidak sehat

Foto: Orami Photo Stocks

Beberapa faktor lain bisa menjadi penyebab gejala hamil tapi test pack negatif, misalnya gaya hidup yang tidak sehat.

Misalnya stres, ini dapat menunda menstruasi dan membuat hormon tidak teratur sehingga menunjukkan hasil test pack negatif.

Olahraga berat dan aktivitas tinggi juga menjadi penyebab yang mungkin Moms tak sadari.

Terlalu banyak konsumsi kafein atau tidak cukup makan juga dapat memengaruhi hormon pada wanita yang ingin hamil.

9. Kondisi Medis Serius

sindrom PCOS

Foto: Orami Photo Stocks

Kondisi medis seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau masalah tiroid dapat menyebabkan wanita mengalami siklus yang sangat tidak teratur dan menstruasi yang terlewat.

Kondisi medis ini juga menjadi penyebab wanita mengalami gejala hamil tapi test pack negatif.

Wanita yang mengalami kondisi medis ini menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur, sehingga menyulitkan untuk mendapatkan kehamilan.

Jika melewatkan menstruasi selama lebih dari 90 hari dan tidak hamil, segera bicarakan dengan dokter untuk mengetahui kondisi medis yang sebenarnya.

10. Efek Samping Alat Kontrasepsi

efek samping pil KB pada alat tes kehamilan

Foto: Orami Photo Stocks

Alat kontrasepsi ternyata dapat menyebabkan ketidakteraturan dalam siklus wanita.

Ketika sedang mengalami gejala hamil tapi test pack negatif, bisa jadi ini adalah pengaruh dari alat kontrasepsi yang Moms pakai sebelumnya.

Jenis alat kontrasepsi lain juga dapat menyebabkan menstruasi terlewat.

Misalnya, obat tekanan darah atau obat alergi dapat mengganggu siklus menstruasi seseorang.

Baca Juga: Kehamilan Ektopik Bikin Sakit Pada Bahu? Ini Penjelasannya!

Itulah 10 penyebab gejala hamil tapi test pack negatif walau ternyata Moms sudah hamil.

Sekarang Moms sudah lebih mengerti kan?

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait