Program Hamil

24 Februari 2021

Ini Penyebab dan Gejala Hb Rendah saat Hamil, Waspada ya Moms!

Kadar hemoglobin yang rendah pada ibu hamil nyatanya dapat berdampak pada kesehatan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Hb atau hemoglobin adalah protein yang mengandung zat besi di dalam sel darah merah, fungsinya sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Tentunya penting memiliki tingkat Hb yang normal. Sayangnya, banyak wanita yang kemudian mengalami Hb rendah saat hamil.

Menurut American Pregnancy Association, jumlah darah yang diproduksi oleh ibu hamil akan lebih besar dengan tujuan membantu memberikan nutrisi pada bayi. Hal ini kemudian yang bisa menyebabkan anemia selama kehamilan.

Meskipun normal terjadi, sebaiknya Moms memahami lebih mendalam tentang penyebab Hb rendah saat hamil serta cara mengatasinya.

Baca Juga: Hb Rendah saat Hamil, Konsumsi 3 Makanan Ini

Penyebab Hb Rendah saat Hamil

Penyebab Hb Rendah saat Hamil-1.jpg

Foto: kaylaitsines.com

Faktanya, Hb rendah rentan dialami oleh wanita dan mereka yang memiliki penyakit kronis.

Menurut Mayo Clinic, Hb rendah saat hamil bisa dikaitkan dengan tidak tercukupinya kebutuhan zat besi.

“Hb rendah bisa dialami ketika menstruasi yang berat, melahirkan, dan cedera. Hal ini juga umum terjadi pada wanita hamil karena mereka harusnya makan cukup zat besi untuk dua orang. Hal ini harus segera diatasi,” ungkap Dr. Niket Sonpal, internis dari Touro College of Osteopathic Medicine.

Tubuh Moms menggunakan zat besi untuk membuat hemoglobin atau protein dalam sel darah merah.

Selama hamil, Moms membutuhkan jumlah zat besi dua kali lipat lebih besar. Tujuannya, zat besi ini membuat lebih banyak darah untuk memasok oksigen ke bayi.

Nah, ketika Moms tidak memiliki cukup cadangan zat besi atau mendapatkan cukup zat besi selama kehamilan, hal ini yang membuat Hb rendah saat hamil hingga akhirnya dapat mengalami anemia defisiensi besi.

Baca Juga: 4 Bahan Alami untuk Mengatasi Hb Rendah, Tidak Disangka!

Ragam Anemia saat Kehamilan

anemia dan hb rendah saat hamil.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Mengutip Iranian Journal of Pediatric Hematology Oncology, anemia merupakan masalah kesehatan pada ibu hamil sekitar 50 persen.

Anemia pada kehamilan dikaitkan dengan peningkatan angka kematian ibu dan perinatal, persalinan prematur, berat badan lahir rendah, dan lainnya.

Berikut adalah ragam anemia pada kehamilan yang disebabkan salah satunya karena Hb rendah saat hamil.

1. Anemia defisiensi zat besi

Jenis anemia ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup zat besi untuk memproduksi hemoglobin dalam jumlah yang cukup. Sel darah merah membawa protein dalam tubuh. Selain itu fungsinya juga membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Pada anemia defisiensi besi, darah tidak dapat membawa oksigen yang cukup ke jaringan di seluruh tubuh.

Kekurangan zat besi adalah penyebab paling umum dari anemia pada kehamilan.

2. Anemia defisiensi folat

Yuk-Kenalan,-Apa-Itu-Anemia-Sel-Sabit-.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Asam folat adalah vitamin yang ditemukan secara alami dalam makanan tertentu seperti sayuran berdaun hijau. Selain vitamin B, tubuh membutuhkan folat untuk menghasilkan sel-sel baru, termasuk sel darah merah yang sehat.

Selama kehamilan, wanita membutuhkan lebih banyak asam folat. Tetapi terkadang ibu hamil tidak mendapatkan cukup dari makanan mereka.

Ketika itu terjadi, tubuh tidak dapat menghasilkan sel darah merah normal untuk mengangkut oksigen ke jaringan di seluruh tubuh.

Kekurangan asam folat karena Hb rendah saat hamil, dapat menyebabkan cacat lahir, seperti kelainan tabung saraf (spina bifida) dan berat badan lahir rendah.

3. Kekurangan vitamin B12

Tubuh membutuhkan vitamin B12 untuk membentuk sel darah merah yang sehat.

Ketika seorang wanita hamil tidak mendapatkan cukup vitamin B12 dari makanannya, tubuh mereka tidak dapat menghasilkan cukup sel darah merah.

Wanita yang tidak makan hewani seperti daging, unggas, produk susu, dan telur memiliki risiko lebih besar untuk mengalami defisiensi vitamin B12, yang dapat menyebabkan cacat lahir, seperti kelainan tabung saraf, dan dapat menyebabkan persalinan prematur.

Kehilangan darah selama dan setelah melahirkan juga dapat menyebabkan anemia.

Baca Juga: 8 Ciri Kekurangan Asam Folat Saat Hamil, Waspada!

Gejala Hb Rendah saat Hamil

Penyebab Hb Rendah saat Hamil-2.jpg

Foto: parents.com

Gejala Hb rendah saat hamil mungkin akan terasa ringan pada awalnya sehingga sering tidak menjadi perhatian.

Namun, ketika sudah semakin parah dan tidak ditangani, maka gejala dapat memburuk. Untuk itu, perhatikan gejala awal berikut ini.

“Tanpa oksigen yang cukup dikirim ke tubuh, maka Moms tidak dapat memecah nutrisi dan menghasilkan energi. Hal ini membuat tubuh sering merasa kelelahan,” Dr. Niket, menjelaskan.

Selain itu, Moms akan mudah merasa pusing atau sakit kepala. Hal ini disebabkan oleh kurangnya oksigen ke otak.

Fatalnya, beberapa orang bahkan bisa sampai pingsan karena hal tersebut.

Berikut beberapa tambahan gejala yang mungkin Moms alami ketika Hb rendah saat hamil, dilansir dari Standford Children's Health:

  • Kulit, bibir, kuku, telapak tangan, atau bagian bawah kelopak mata biru
  • Merasa lelah
  • Kepala berputar (vertigo) atau pusing
  • Sesak napas
  • Detak jantung cepat (takikardia)
  • Kesulitan berkonsentrasi

Sebaiknya, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, ya, Moms.

Baca Juga: 5 Risiko Melahirkan Normal dengan Hb Rendah, Catat!

Meningkatkan Hb Rendah saat Hamil

Penyebab Hb Rendah saat Hamil-3.jpg

Foto: momjunction.com

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, kadar hemoglobin pada wanita hamil harus lebih dari 11 g/dl pada trimester pertama dan ketiga, serta lebih dari 10,5 g/dl pada trimester kedua.

Kadar Hb rendah saat hamil sering dikaitkan dengan berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur.

Ketika kadar Hb Moms rendah, maka perbanyak makanan yang kaya dengan zat besi. Selama hamil, Moms membutuhkan 27 mg zat besi per hari.

Beberapa jenis makanan yang bisa Moms pilih, yaitu bayam, brokoli, kacang almond, telur, ayam, sereal, dan buah-buahan seperti apel atau jeruk.

Selain itu, makanan seperti sereal dan roti yang diperkaya zat besi juga dibutuhkan untuk tubuh.

Makanan laut termasuk kerang, remis, dan tiram adalah pilihan yang baik untuk meningkatkan Hb rendah saat hamil.

Begitu juga sarden dan ikan teri. Food Drug and Administration merekomendasikan wanita hamil untuk makan 8 sampai 12 ons ikan per minggu yang rendah merkuri.

Ini termasuk salmon, udang, ikan kod, nila, tuna, dan ikan lele.

Hindari konsumsi ikan dengan kadar merkuri tinggi, seperti tilefish, hiu, swordfish, dan king mackerel.

Jika itu tidak berhasil, dokter mungkin menyarankan suplemen zat besi untuk membantu mengisi kembali ketika terjadi Hb rendah saat hamil.

Tapi selain zat besi, tubuh juga membutuhkan sumber nutrisi lain untuk membantu membuat sel darah merah termasuk asam folat, yang merupakan vitamin penting untuk mencegah potensi kerusakan pada otak dan sumsum tulang belakang bayi yang sedang tumbuh (cacat tabung saraf).

Jika perlu, Moms bisa mendapatkan suplemen tambahan melalui anjuran dokter.

Baca Juga: 4 Makanan Sumber Zat Besi untuk Ibu Hamil

Nah, sebaiknya untuk menjaga kadar Hb saat hamil, Moms sebaiknya menghindari beberapa jenis makanan seperti keju, yogurt, es krim atau minuman berkafein.

Sebab, makanan dan minuman tersebut dapat menjadi penghambat penyerapan zat besi ke tubuh.

Semoga penjelasan Hb rendah saat hamil ini bermanfaat dan dapat dicegah ya, Moms!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait