Kesehatan

KESEHATAN
29 April 2020

7 Penyebab Hematuria yang Harus Diwaspadai

Ketahui faktor-faktor penyebab hematuria agar tahu cara pencegahan yang tepat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Setiap gangguan kesehatan yang menyerang tubuh kita sebagian besar pasti memiliki penyebab, bukan datang begitu saja.

Misalkan saja, ketika terserang flu bisa terjadi karena imunitas tubuh yang rendah. Begitu pula saat Moms mengalami kondisi kencing berdarah.

Tentu hal tersebut tidak normal dan bisa mengindikasikan gejala penyakit tertentu.

Kencing berdarah, yang disebut juga hematuria, bisa terjadi karena terdapat gangguan pada kondisi saluran kemih, ginjal, atau prostat bagi pria.

Umumnya, urine hanya mengeluarkan zat-zat sisa hasil penyaringan ginjal, bisa berwarna bening atau pekat. Seberapa banyak Moms minum air putih juga berpengaruh pada kondisi urine itu sendiri.

Namun, ketika urine berwarna kemerahan atau merah gelap kecoklatan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Yuk cari tahu penyebab hematuria yang mungkin tidak Moms sadari!

Baca Juga: Kencing Berdarah, Waspada Gejala Hematuria

Penyebab Hematuria

penyebab hematuria (2).jpg

Moms, sebaiknya jangan panik saat terjadi kondisi urine berdarah karena terdapat banyak faktor penyebab.

Ada yang tidak berbahaya dan ada juga yang membahayakan kesehatan tubuh kita.

“Hematuria biasanya tidak menyebabkan rasa sakit dan sangat sedikit darah yang mengubah warna urine.

Urine berdarah bisa muncul berwarna merah muda, merah, atau merah gelap,” ungkap Dr. Jenelle E. Foote, ahli urologi dari Atlanta.

Darah yang mengalir urine berasal dari ginjal atau bagian lain dari saluran kemih.

Dilansir dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, berikut faktor penyebab terjadinya hematuria sehingga Moms mengetahui cara menanganinya yang tepat:

  1. Infeksi saluran kemih;
  2. Infeksi ginjal atau pielonefritis;
  3. Batu ginjal;
  4. Pembesaran prostat;
  5. Penyakit ginjal yaitu glomerulonefritis;
  6. Melakukan olahraga yang berat;
  7. Mengalami cedera atau trauma pada ginjal yang bisa disebabkan kecelakaan, olahraga atau hal lainnya.

Baca Juga: 5 Cara Efektif Mengatasi Anyang-anyangan

“Hematuria bisa terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak. Mereka yang minum obat pengencer darah, melakukan olahraga yang berat, dan memiliki riwayat penyakit ginjal di dalam keluarga juga berisiko alami hematuria,” lanjut dr. Jenelle.

Meskipun jarang terjadi, kondisi kencing berdarah juga bisa menjadi gejala awal dari penyakit kanker atau tumor pada ginjal serta kandung kemih.

Pengobatan Hematuria

penyebab hematuria (3).jpg

Pengobatan atau penanganan hematuria tentunya berdasarkan penyebabnya.

Untuk itu, sebaiknya dilakukan diagnosis yang tepat agar penanganannya juga benar. Adapun beberapa tes untuk diagnosis hematuria dilakukan dengan cara berikut ini:

  1. Pemeriksaan fisik, meliputi pertanyaan tentang riwayat kesehatan Moms serta riwayat medis keluarga.
  2. Tes urine atau urinalisis, yaitu memeriksa apakah urine mengandung sel darah merah atau tidak. Tes ini juga dapat memeriksa apakah Moms memiliki batu ginjal atau tidak.
  3. Cystoscopy, yaitu prosedur pemeriksaan yang dimasukkan ke dalam kandung kemih untuk mengecek apakah ada tumor atau batu ginjal.

American Kidney Fund mengatakan, bila kencing berdarah disebabkan karena infeksi, kemungkinan dokter akan memberikan obat antibiotik.

Penanganan hematuria bisa dilakukan dengan pemberian obat-obatan atau terapi, tergantung pada kondisi setiap orang.

Namun, penting untuk dipahami bahwa Moms harus memiliki pola hidup sehat ketika didiagnosis memiliki penyakit pada saluran kemih atau ginjal.

Baca Juga: Bayi Menangis Saat Buang Air Kecil? Waspadai Infeksi Saluran Kemih

Pola Hidup Sehat untuk Pengidap Hematuria

penyebab hematuria (1).jpg

Jika Moms pernah mengalami hematuria, maka penting untuk menjaga kesehatan tubuh dengan baik.

Cara utamanya dengan minum air yang cukup setiap hari dan hindari kondisi dehidrasi.

Selain itu, hindari kebiasaan menahan pipis karena bisa menampung dan membiarkan bakteri menempel pada saluran kemih. Kebiasaan ini bisa sebabkan hematuria bertambah parah.

Tidak sampai di situ saja, setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi sebaiknya memiliki gizi yang seimbang.

Perbanyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran untuk menunjang kesehatan tubuh Moms.

Setelah mengetahui penyebab hematuria, mulai sekarang jaga kesehatan ginjal dan saluran kemih untuk mencegahnya ya!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait