Kesehatan

24 November 2019

5 Penyebab Hipotermia yang Paling Umum

Anak-anak dan orang tua lebih rentan terkena hipotermia
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

National Health Service (NHS) menyebutkan, hipotermia merupakan kondisi menurunnya suhu tubuh secara drastis di bawah 35 derajat Celsius (95 derajat Fahrenheit). Sedangkan suhu tubuh normal berkisar 36,6 derajat Celsius hingga 37,7 derajat Celsius (98 derajat Fahrenheit hingga 100 derajat Fahrenheit).

Jika suhu tubuh di bawah 35 derajat Celsius, maka dapat menyebabkan gangguan jantung, sistem saraf tidak berfungsi, pernapasan terganggu, kerusakan organ, hingga kematian.

Penyebab Hipotermia

Hipotermia seringkali dikaitkan dengan aktivitas naik gunung. Cuaca gunung yang dingin menjadi pemicu hipotermia. Namun, apakah dingin satu-satunya penyebab terjadinya hipotermia?

Ternyata, udara dingin bukan satu-satunya penyebab hipotermia. Masih ada beberapa hal lain yang menjadi penyebab hipotermia. Yuk simak ulasannya di bawah ini!

Baca Juga: Bayi Baru Lahir Terkena Hipotermia, Bagaimana Cara Mengatasinya?

1. Udara Dingin

Penyebab Hipotermia Tidak Selalu Suhu Dingin, Kenali Faktor Risikonya - 1.jpg

Foto : medicalnewstoday.com

Cuaca dingin adalah penyebab utama hipotermia. Ketika tubuh terpapar suhu yang sangat dingin maka akan kehilangan panas lebih cepat daripada menghasilkan panas. Ketidakmampuan untuk menghasilkan panas tubuh yang cukup tersebut menjadikan suhu tubuh dapat turun dengan cepat sehingga terjadi hipotermia.

Thomas Waters, MD, dokter unit gawat darurat, menyebutkan, hipotermia dapat terjadi hanya dalam 10 atau 15 menit dalam suhu yang sangat dingin.

"Jika Anda basah, maka akan mengalami kedinginan lebih cepat hal itu memicu hipotermia terjadi lebih cepat," kata Dr. Waters.

2. Penyakit Tertentu

Penyebab Hipotermia Tidak Selalu Suhu Dingin, Kenali Faktor Risikonya - 2.jpg

Foto : medicalnewstoday.com

Demensia, hipotiroidisme, gula darah rendah, dan tekanan darah tinggi turut berkontribusi terhadap penyebab hipotermia. Pada penderita penyakit tersebut hipotermia bisa terjadi di semua kondisi lingkungan. Hal itu dikarenakan mekanisme penyeimbang panas tubuh yang mengalami gangguan.

Selain itu, obat antidepresan, sedatif, dan antipsikotik juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur suhu. "Obat-obatan tekanan darah dapat menghambat kemampuan tubuh untuk merespons dingin," ungkap Dr. Waters.

Baca Juga: Hipotermia pada Bayi, Apa Penyebabnya?

3. Usia

Penyebab Hipotermia Tidak Selalu Suhu Dingin, Kenali Faktor Risikonya - 3.jpg

Foto : news.sanfordhealth.org

Bayi dan orang tua memiliki risiko tertinggi terkena hipotermia. Ini juga yang jadi salah satu penyebab hipotermia. Hal ini disebabkan menurunnya kemampuan untuk mengatur suhu tubuh.

“Kedua usia tersebut lebih berisiko, karena mereka tidak memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan,” kata Dr. Waters.

4. Konsumsi Alkohol

Penyebab Hipotermia Tidak Selalu Suhu Dingin, Kenali Faktor Risikonya - 4.jpg

Foto : newswire.net

Penyebab hipotermia lainnya dalah alkohol. Alkohol terkadang dikonsumsi untuk ‘menghangatkan’ tubuh. Padahal, hal tersebut bisa menjadi keputusan yang buruk karena efek alkohol hanya memberi kesan palsu menghangatkan tubuh.

Padahal, yang terjadi pembuluh darah membesar dan kulit kehilangan lebih banyak panas.

"Alkohol menyebabkan pembuluh darah membesar, sehingga akan merasa lebih hangat tetapi sebenarnya justru meningkatkan risiko terkena hipotermia," kata Dr. Waters.

Baca Juga: 6 Jenis Hipertermia, Mulai dari yang Ringan hingga yang Paling Berat

5. Dehidrasi

Penyebab Hipotermia Tidak Selalu Suhu Dingin, Kenali Faktor Risikonya - 5.jpg

Foto : mdpremier.com

Dehidrasi juga ternyata jadi salah satu penyebab hipotermia lho Moms. Dehidrasi dapat menyebabkan volume darah yang rendah mempengaruhi sirkulasi yang menjadikan kehilangan panas tubuh lebih cepat.

Itulah beberapa hal yang bisa jadi penyebab hipotermia. Selain mengetahui penyebab hipotermia, pahami pula faktor-faktor risikonya untuk meminimalisir hipotermia. Semoga bermanfaat.

(SWN)

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait