Trimester 3

22 Juni 2021

Penting bagi Moms, Ini Penyebab Janin Belum Masuk Panggul Jelang Persalinan

Cari tahu juga bagaimana cara agar janin masuk panggul.
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Karla Farhana

Moms perlu mengetahui bahwa setiap kehamilan itu berbeda. Meski usia kehamilan Moms sama dengan orang lain, tetapi perkembangan dan hal lainnya mungkin saja tidak selalu sama. Termasuk usia janin masuk ke panggul dan penyebab janin belum masuk panggul karena memang setiap kondisi ibu hamil itu berbeda satu dengan yang lainnya.

Namun biasanya, setiap ibu hamil pada trimester ketiga atau minggu-minggu terakhir masa kehamilan, Moms mungkin akan merasakan gerakan janin turun ke bawah, tepatnya pada bagian panggul.

Bagian dari kehamilan ini disebut sebagai dropping atau lightening. Di mana saat kehamilan berlanjut, hormon prostaglandin dan relaxin meningkat dalam tubuh Moms.

Peningkatan hormon ini berkontribusi pada pelunakan dasar panggul dan pematangan serviks. Pelembutan inilah yang memungkinkan bayi turun, atau jatuh, lebih rendah di panggul. Ketika ini terjadi, itu dianggap sebagai sinyal bahwa tubuh Moms sedang bersiap untuk persalinan, tetapi kondisi tersebut juga belum tentu merupakan tanda persalinan dini.

Baca Juga: 9 Jenis Olahraga Persiapan Persalinan Normal Agar Lebih Lancar, Catat!

Penyebab Janin Belum Masuk Panggul

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, setiap wanita dan kehamilannya itu berbeda. Jadi, janin bisa turun masuk ke panggul sedini mungkin beberapa minggu sebelum persalinan dimulai bahkan beberapa jam sebelum persalinan dimulai.

Intinya, tidak ada waktu yang pasti untuk janin masuk ke panggul, tetapi biasanya proses masuknya janin ke panggul terjadi secara bertahap yang dimulai sekitar usia kehamilan memasuki 36-38 minggu.

Mengutip Mama Natural, berikut beberapa alasan mengapa waktu janin masuk panggul bisa sangat bervariasi dari satu wanita ke wanita lainnya dan apa yang menjadi penyebab janin belum masuk panggul:

1. Wanita dengan Kehamilan Pertama

kehamilan pertama

Foto: Orami Photo Stock

Pada wanita yang pertama kali mengalami kehamilan, janin dalam kandungannya cenderung turun atau masuk panggul lebih awal. Mengapa? Baik tubuh ibu maupun janin membutuhkan waktu untuk mempersiapkan persalinan. Dalam arti tertentu, bayi pertama adalah "pelopor".

Ketika tubuh wanita tidak pernah melewati semua tahap kehamilan dan persalinan, pelunakan dasar panggul dan ligamen yang memungkinkan janin turun ke panggul membutuhkan waktu untuk mengendur. Jadi, janin pun masuk ke panggul lebih cepat sebelum waktu persalinan.

Baca Juga: 13 Cara Mempercepat Pembukaan Persalinan, Yuk Coba!

2. Wanita yang Telah Memiliki Pengalaman Kehamilan

kehamilan kedua dan seterusnya

Foto: Orami Photo Stock

Sementara pada wanita yang telah memiliki pengalaman kehamilan dan melahirkan sebelumnya atau dengan kata lain ini adalah kehamilan mereka yang kedua, proses janin masuk panggul biasanya terjadi belakangan, bahkan mungkin hingga beberapa saat sebelum proses persalinan.

Penyebab janin belum masuk panggul ini terjadi karena jejak lahir dalam tubuh ibunya sudah dirintis oleh bayi pertama sehingga otot perut lebih kendur dan janin mungkin tidak masuk ke panggul lebih cepat seperti yang terjadi pada kehamilan pertama.

Meski setiap ibu hamil memiliki waktu yang berbeda terkait janin masuk panggul, tetapi yang jelas, hal ini tidak berdampak pada persalinan. Banyak ibu hamil tetap bisa melewati proses persalinan dengan lancar meskipun janinnya tidak turun ke panggul sebelum persalinan dimulai.

Baca Juga: Ketahui 23 Senam Hamil 9 Bulan Agar Cepat Kontraksi dan Melancarkan Persalinan

Cara yang Dapat Dilakukan agar Janin Masuk Panggul

Setelah mengetahui penyebab janin belum masuk panggul, mungkin Moms penasaran dan bertanya-tanya adakah cara yang dapat dilakukan agar janin bisa masuk panggul jelang persalinan?

Tentu saja ada Moms, berikut tips yang bisa diterapkan untuk membantu janin masuk panggul sebelum persalinan.

1. Berjalan

cara membuat janin masuk panggul - jalan kaki

Foto: Orami Photo Stock

Jalan kaki bisa mengendurkan otot panggul dan membuka pinggul sehingga membantu janin untuk turun ke bagian bawah. Proses berjalan akan membantu mengayun janin dalam kandungan untuk maju mundur dengan lembut, dan gaya gravitasi dapat membantu janin turun lebih jauh menuju panggul.

Sesederhana kedengarannya, berjalan kaki adalah salah satu hal terbaik yang dapat Moms lakukan selama kehamilan. Kegiatan ini baik untuk kesehatan, merangsang persalinan, hingga membantu janin masuk panggul.

Baca Juga: 7 Manfaat Jalan Kaki untuk Ibu Hamil, Luar Biasa!

2. Jongkok

cara membuat janin masuk panggul - jongkok

Foto: Orami Photo Stock

Jika berjalan membuka pinggul, maka jongkok pun akan mengantarkan janin untuk lebih mudah masuk panggul.

Moma dapat menggunakan bola persalinan untuk bantu mempertahankan posisi jongkok saat hamil. Mengayunkan bola persalinan dengan lembut juga dapat membantu mendorong janin lebih rendah ke dalam rongga panggul.

3. Gerakan Pelvic (Panggul)

cara membuat janin masuk panggul - gerakan pelvic pada panggul

Foto: Orami Photo Stock

Gerakan atau goyangan pada bagian panggul dapat membantu janin untuk berpindah ke daerah panggul.

Cara yang bagus untuk melakukannya di akhir kehamilan adalah dengan meletakkan kedua tangan dan lutut. Miringkan panggul ke depan dengan lembut sambil merilekskan punggung bawah. Lalu, ulangi beberapa kali dan lakukan secara rutin setiap minggunya.

4. Tangan dan Lutut

cara membuat janin masuk panggul - tangan dan kaki

Foto: Orami Photo Stock

Turunlah ke lantai dengan posisi merangkak, layaknya Moms sedang mengepel lantai. Lekukan lembut pada perut saat posisi ini berfungsi sebagai tempat tidur gantung untuk membantu punggung janin mendapatkan posisi yang ideal.

Begitu janin dalam posisi yang lebih baik, janin mungkin dengan mudah turun ke panggul.

Baca Juga: Berencana Melahirkan Normal, Ini Informasi yang Perlu Moms Ketahui!

5. Perawatan Chiropractic

cara membuat janin masuk panggul - perawatan khusus

Foto: Orami Photo Stock

Seorang chiropractor dapat melakukan penyesuaian untuk menyelaraskan tulang belakang dengan lebih baik. Hal ini pun akan memberikan lebih banyak ruang di panggul sehingga membantu janin untuk turun dan masuk ke panggul.

Tanda-tanda Janin Sudah Masuk Panggul

tanda janin masuk panggul

Foto: Orami Photo Stock

Inilah beberapa gejala yang menandakan bahwa janin sudah masuk panggul Moms.

  • Posisi perut bagian bawah

Jika janin telah turun, Moms mungkin memperhatikan bahwa benjolan janin tampak lebih rendah dan lebih jauh ke depan daripada sebelumnya.

  • Bernapas lebih baik

Setelah janin masuk panggul, tekanan ke atas dari rahim di diafragma berkurang dan Moms akan dapat menarik napas lebih dalam yang berarti Moms bisa bernapas lebih mudah.

  • Makan lebih mudah

Menurunnya tekanan pada perut dari rahim saat janin sudah masuk panggul mungkin berarti perut Moms sudah tidak akan sesak lagi, membuat makan lebih nyaman, dan tidak akan disertai dengan sisi mulas serta gangguan pencernaan lagi .

  • Meningkatnya kebutuhan untuk buang air kecil

Tekanan pada kandung kemih karena janin yang telah turun lebih rendah ke panggul dapat membuat Moms lebih sering ke kamar mandi untuk buang air kecil.

  • Nyeri panggul

Ketika janin berada lebih rendah di panggul, Moms cenderung merasakan lebih banyak tekanan dan nyeri di bagian bawah. Hal ini bisa datang dalam bentuk nyeri tajam pada panggul atau tekanan di area perineum.

  • Perubahan gaya berjalan

Saat janin masuk dalam panggul dan menekan sendi panggul, Moms mungkin akan merasa lebih sulit untuk berjalan atau mungkin menemukan diri Moms lebih terhuyung daripada berjalan.

Rasa keseimbangan tubuh pun mungkin juga terasa tidak enak yang kemungkinan karena fakta bahwa pusat gravitasi Moms telah bergeser lagi.

  • Sakit punggung

Ketika janin turun ke panggul, tonjolan pada perut akan turun ke bagian bawah, jadi hal itu bisa memberi lebih banyak tekanan pada sendi dan otot di punggung bawah sehingga menyebabkan sakit punggung.

  • Wasir

Lebih banyak tekanan di bawah tidak selalu terbaik untuk semua yang ada di bawah, termasuk pembuluh darah di panggul dan rektum. Tekanan lebih banyak yang terjadi pada pembuluh darah rektum (saat janin masuk panggul) dapat memperburuk wasir atau mungkin menyebabkannya muncul untuk pertama kalinya.

Baca Juga: Ketahui Komplikasi yang Terjadi Tiap Trimester Kehamilan

Itulah penjelasan mengenai penyebab janin belum masuk panggul, disertai cara mengatasinya dan tanda-tanda janin sudah masuk panggul. Semoga informasinya bermanfaat untuk Moms yang telah memasuki usia kehamilan akhir dan sedang menunggu kehadiran Si Kecil, ya.

  • https://www.mamanatural.com/when-does-baby-drop-lightening/
  • https://www.whattoexpect.com/pregnancy/ask-heidi/when-baby-drops.aspx#:~:text=Your%20baby%20won't%20necessarily,t%20drop%20before%20labor%20began.
  • https://momlovesbest.com/baby-dropping
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait