Fashion & Beauty

3 April 2021

Ketahui Penyebab Jerawat di Hidung dan Cara Mengatasinya

Jerawat di hidung dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, ya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms, rasanya semua setuju kalau jerawat adalah masalah kulit yang umum dialami oleh siapa saja. Termasuk jika memiliki jerawat di hidung.

Jerawat bisa muncul di berbagai bagian wajah atau bahkan dapat menyerang area badan yang lain, seperti punggung.

Nah, mungkin saja saat ini Moms sedang mengalami jerawat pada bagian hidung.

Hidung memang rentan berjerawat, karena pori-pori di area ini lebih besar ukurannya sehingga mudah untuk tersumbat. Cara untuk mencegah jerawat di hidung adalah mengetahui penyebabnya.

Lalu, apa yang menyebabkan jerawat di hidung dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya berikut ini.

Penyebab Jerawat di Hidung

Penyebab Jerawat di Hidung-1.jpg

Foto: self.com

Dilansir dari American Academy of Dermatology (AAD), jerawat dapat muncul ketika pori-pori di kulit menyumbat dan dimulai dengan sel kulit mati.

Biasanya, sel-sel kulit mati tersebut akan naik ke permukaan pori-pori.

Ketika tubuh mulai membuat banyak sebum, sel-sel kulit mati tersebut terperangkap di dalam pori-pori. Hal ini kemudian yang menyebabkan jerawat.

Penyebab lainnya adalah bakteri P. acnes, yang masuk ke dalam pori-pori yang tersumbat.

Bakteri tersebut dapat berkembang biak dengan cepat dan akhirnya membuat pori-pori meradang hingga dapat menyebabkan jerawat.

Bagi Moms yang memiliki kulit berminyak, munculnya komedo hingga jerawat di hidung akan lebih tinggi risikonya.

“Kelenjar sebaceous di sekitar hidung biasanya lebih banyak daripada di bagian wajah yang lain, akhirnya hal ini yang membuat komedo atau jerawat lebih mudah untuk muncul. Terpenting adalah hindari keinginan untuk memencet komedo dengan tangan,” ujar Dr. Mara C. Weinstein Velez, dokter kulit di University of Rochester Medical Center.

Menurut Dr. Mara juga, kebiasaan memencet komedo dengan tangan hanya membuat pori-pori di hidung semakin kotor dan dapat menumpuk lebih banyak minyak, bakteri, dan dapat meradang.

Lantas, apakah jerawat di hidung ini bisa diatasi? Bagaimana cara mencegahnya?

Baca Juga: 5 Cara Alami Menghilangkan Komedo Hitam Membandel di Hidung

Cara Mengatasi Jerawat di Hidung

cara mengatasi jerawat di hidung

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms memiliki jerawat di hidung, ada beberapa pilihan perawatan yang akan bergantung pada kondisi jerawatnya. Apakah jerawat non-inflamasi atau jerawat dengan peradangan.

1. Mengatasi Jerawat Non-Inflamasi

Jerawat non-inflamasi mengacu pada jerawat ringan, komedo, dan komedo putih. Sebagian besar kasus mudah diobati dengan obat yang dijual bebas tanpa resep.

Toner, krim, dan perawatan noda yang mengandung obat dapat membantu memecah bakteri, menghilangkan minyak berlebih, dan menyingkirkan sel kulit kering.

Meskipun produk yang mengandung benzoyl peroxide dapat memberikan beberapa manfaat, asam salisilat lebih efektif untuk jenis jerawat ini.

Asam salisilat bekerja dengan cara menghilangkan kelebihan sel kulit mati di sekitar folikel rambut, sehingga dapat mengurai dan mencegah timbulnya jerawat.

Kandungan ini dianggap sebagai jenis pengelupas beta hydroxy acid (BHA) yang paling umum.

Sementara pengelupas asam alfa hidroksi (AHA), seperti asam glikolat, dapat membuka pori-pori sekaligus mengurangi munculnya bintik-bintik penuaan. Retinoid juga dapat membantu dengan membuka pori-pori yang tersumbat.

2. Mengatasi Jerawat Inflamasi

Jerawat inflamasi adalah bentuk jerawat yang paling parah. Biasanya muncul sebagai kista atau nodul.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah Moms memiliki jenis jerawat ini adalah dengan menilai apakah ada banyak pembengkakan di sekitar jerawat di hidung.

Pengobatan rumahan dan obat dengan resep mungkin bermanfaat jika peradangan jerawat jarang terjadi.

Misalnya, mengoleskan es dapat mengurangi peradangan, dan waslap hangat dapat membantu mengeluarkan minyak dan nanah dari dalam kulit.

Tambalan jerawat yang dijual bebas dapat memiliki efek serupa. Selain itu, perawatan yang mengandung benzoil peroksida, membantu mengurangi peradangan sekaligus mengurangi benjolan jerawat.

Tetapi, untuk jerawat di hidung jenis inflamasi yang parah dan berulang, Moms mungkin perlu menemui dokter kulit untuk mendapatkan perawatan dengan resep dokter.

Baca Juga: Simak 4 Makanan yang Bisa Bikin Jerawat Makin Parah

Cara Mencegah Jerawat di Hidung

Penyebab Jerawat di Hidung-2.jpg

Foto: healthline.com

Menurut Indian Journal of Dermatology Venereology and Leprology, apabila Moms memiliki riwayat keluarga yang sering mengalami jerawat, maka Moms kemungkinan besar juga akan mengalami hal yang sama.

Untuk itu, penting sekali menjaga kesehatan kulit dengan baik untuk mencegah jerawat di hidung.

Jurnal yang sama mengungkapkan, pentingnya menjaga pola makan terhadap kesehatan kulit. Hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan gorengan, produk olahan susu, dan juga makanan berlemak.

Sebaliknya, jaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan-makanan alami seperti sayuran dan buah-buahan.

Hal yang tidak boleh dilupakan juga adalah rutin berolahraga. Nyatanya, jerawat jarang dipicu atau diperburuk oleh olahraga, atau aktivitas fisik tertentu.

Justru, olahraga bermanfaat untuk menjaga kesehatan seseorang, menjaga kondisi hormonal, mempertahankan berat badan ideal, yang akhirnya juga membantu mengurangi munculnya jerawat. Untuk itu, biasakan untuk rutin berolahraga setiap hari, ya, Moms!

Baca Juga: Mikrodermabrasi untuk Atasi Kulit Kusam, Apakah Efektif?

Makanan untuk Cegah Jerawat di Hidung

Penyebab Jerawat di Hidung-3.jpg

Foto: dlife.com

Studi dari AAD mengungkapkan, makanan dan minuman dengan kandungan glikemik yang tinggi berpotensi untuk sebabkan jerawat di hidung.

Contohnya seperti roti, keripik kentang, kentang goreng, donat, kue kering, minuman manis seperti milkshake.

Untuk itu, apabila ingin mencegah jerawat, sebaiknya kurangi konsumsi makanan tersebut, ya!

Selain itu, diet rendah glikemik tidak hanya mampu menjaga kesehatan, namun dapat mengurangi jumlah jerawat yang dimiliki.

Makanan rendah glikemik bisa mencakup pada sayuran segar, buah-buahan segar, kacang-kacangan, dan gandum.

Tidak lupa juga untuk mencukupi cairan di tubuh dengan minum air yang cukup setiap hari, ya, Moms.

Itulah yang perlu diketahui tentang jerawat di hidung dan cara mencegahnya dengan tepat.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait