Newborn

NEWBORN
5 Februari 2019

Warna ASI Berubah-ubah? Ini Penyebabnya!

ASI bisa berubah warna jadi kehijauan, kuning, bahkan hitam
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Tidak seperti susu formula yang selalu terlihat sama, komposisi dan tampilan ASI berubah dari hari ke hari, di setiap waktu menyusui, dan bahkan selama menyusui.

ASI mungkin tampak kebiru-biruan, kekuningan, kehijauan, atau kecokelatan, sesuai dengan persentase foremilk yang dikandungnya.

Mungkin juga tampak berwarna merah muda jika mengandung sejumlah kecil darah di dalamnya, biasanya akibat puting retak.

Lantas apa warna ASI yang normal? Berikut merupakan hal-hal yang perlu Moms ketahui terkait warna ASI dan artinya!

1. Kuning

Ada beberapa alasan mengapa ASI berwarna kuning atau kekuningan, yaitu:

- Moms baru saja mulai menyusui. Kolostrum yang adalah susu pertama yang sangat konsentrat dan bergizi yang diproduksi oleh tubuh Moms setelah melahirkan, seringkali memiliki konsentrasi yang pekat dan berwarna kuning.

- Moms baru saja mengonsumsi beta-karoten. Sayuran seperti labu, wortel, dan ubi manis mengandung beta-karoten yang dapat memengaruhi ASI menjadi kekuningan atau oranye.

- Pembekuan ASI terkadang dapat mengubah warnanya menjadi agak kekuningan.

- Saat Moms memompa atau menyusui, kadar lemak dalam ASI akan meningkat. Ketika lemak meningkat, ASI berubah menjadi hindmilk yang berwarna putih atau kuning.

2. Biru atau Bening

Secara umum, ketika ASI mulai mengalir keluar dari payudara Moms di awal sesi menyusui atau memompa, konsentrasinya tampak bening dan lebih rendah lemak.

Susu ini disebut foremilk. Karena tidak terlalu pekat, foremilk cenderung terlihat bening atau kebiru-biruan.

Baca Juga: 7 Tips Sukses Menyusu Bayi dengan Tongue Tie dan Lip Tie

3. Hijau

ASI Moms dapat berubah warna menjadi hijau setelah mengkonsumsi makanan hijau atau makanan yang mengandung pewarna.

ASI dapat berwarna kehijauan jika Moms minum minuman yang mengandung pewarna hijau, makanan dengan bumbu tertentu, suplemen vitamin, dan banyak mengkonsumsi sayuran hijau.

4. Merah Muda, Merah Terang, atau Merah Bata

Jika ASI Moms berwarna merah terang, merah muda, atau merah bata, penyebabnya kemungkinan adalah beberapa hal berikut ini:

- Moms mungkin banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang secara alami berwarna merah atau merah muda, seperti misalnya buah bit. Termasuk makanan atau minuman yang diberi pewarna.

- Kemungkinan ASI mengandung sejumlah kecil darah. Biasanya disebabkan oleh puting retak dan tidak berbahaya bagi Si Kecil.

Dalam kebanyakan kasus, pendarahan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Tetapi pastikan untuk mengawasinya dan segera hubungi dokter jika pendarahan tidak kunjung hilang dalam beberapa hari atau menemukan semakin banyak darah di dalam ASI.

Baca Juga: Mungkinkah Bayi dengan ASI Eksklusif Berisiko Malnutrisi?

5. Putih

Setelah beberapa hari sejak pertama kali kolostrum keluar, produksi ASI meningkat dan tubuh mulai memproduksi susu transisional.

Selama periode transisi dua minggu ini, warna ASI biasanya berubah dari kuning menjadi putih karena ASI sudah mulai masuk.

6. Hitam

Produksi ASI juga dapat berwarna hitam dan inin dikaitkan dengan antibiotik Minocin (minocycline). Minocin juga menyebabkan penggelapan kulit. Penggunaan Minocin sendiri tidak dianjurkan pada ibu menyusui.

Itulah mengapa sangat penting bagi Moms untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat selama masa menyusui.

Meskipun mungkin perubahan warna ASI seringkali membuat khawatir dan terlihat aneh, penyebabnya seringkali hanyalah sesuatu yang sudah Moms makan.

Jadi, cobalah untuk tidak panik dalam menghadapinya. Sebagai gantinya, Moms cukup fokus pada manfaat menakjubkan yang ASI Moms lakukan untuk tumbuh kembang buah hati.

Selama ini ASI Moms pernah berwarna apa saja? Apakah Moms mengetahui apa penyebabnya? Yuk share pengalaman Moms!

(RGW)

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait