Parenting

PARENTING
10 April 2020

Mengenal Perayaan Jumat Agung bagi Umat Kristiani

Apa yang dikenang saat Jumat Agung?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Setiap tahun, umat Kristiani di seluruh dunia merayakan yang namanya Hari Paskah. Namun sebelum mencapai Hari Paskah yang selalu jatuh di hari Minggu, ada beberapa hari penting yang akan dilalui sebelumnya, salah satunya Jumat Agung.

Mungkin ada dari kita yang bertanya-tanya mengapa hari tersebut dinamakan Jumat Agung? Mengapa dalam bahasa Inggris hari tersebut dikatakan sebagai Good Friday atau hari Jumat yang baik?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Baca Juga: Perayaan Rabu Abu, Permulaan Masa Prapaskah Umat Katolik

Apa itu Jumat Agung?

Jumat Agung

Foto: womansday.com

Moms yang menganut agama Kristiani pasti mengenal istilah ini. Jumat Agung, jatuh di hari Jumat, tiga hari sebelum Paskah. Mengutip Reader’s Digest, hanya 12 negara yang menganggap Jumat Agung sebagai hari libur resmi.

Sederhananya, Jumat Agung disisihkan bagi orang Kristiani untuk mengingat dan berduka atas kematian Yesus. Pada hari inilah para pemimpin agama menangkap Yesus karena mengaku sebagai putra Allah dan Raja orang Yahudi, berdasarkan kisah Alkitab.

Para pemimpin menghukum Yesus dengan penyaliban, bentuk hukuman pidana tertinggi pada saat itu, karena ajaran yang disebarkanNya.

Yesus kemudian dipukuli, dipaksa untuk memikul salib kayu yang berat ke Gunung Golgota melalui kerumunan orang yang mencemooh, dan akhirnya dipakukan pada salib dengan pergelangan tangan dan kaki-Nya di mana Ia digantung sampai Ia mati.

Mengingat asal-usulnya yang kelam, menyebut "Jumat Agung" sebagai liburan mungkin terdengar berlawanan kanyataannya. Tetapi kata "baik" dalam “Good Friday” memiliki arti yang berbeda di sini.

Baca Juga: 10 Inspirasi Nama Bayi Laki-Laki Katolik dari Karakter dalam Alkitab

“Dalam konteks ini, kata itu menunjuk satu hari di mana ketaatan agama diadakan," kata Fiona MacPherson, editor senior Oxford English Dictionary (OED).

Dengan kata lain, istilah ini merujuk pada "satu hari atau musim yang dianggap suci oleh gereja”.

Jadi terlepas dari namanya, Jumat Agung adalah hari untuk refleksi muram. Setiap Jumat sebelum Paskah, umat Kristiani dengan hormat menghormati cara Yesus menderita dan mati untuk dosa-dosa mereka.

Mereka mungkin menghadiri kebaktian yang menceritakan kisah penyaliban Yesus yang menyedihkan, dan beberapa bahkan menahan diri atau berpuasa atau berpantang dari makanan yang disukai untuk menunjukkan kesedihan mereka.

Mengutip laman Catholic, gereja melepaskan altar mereka dengan kosong dan meredam lonceng sebagai tanda berkabung begitu perayaan ini selesai.

Baca Juga: Ini 10 Nama Bayi Perempuan Katolik yang Indah dan Penuh Makna

Tetapi umat Kristiani segera beralih ke perayaan yang lebih bahagia, yaitu pada hari Minggu berikutnya, mereka merayakan Paskah atau sebagai hari kebangkitan Yesus.

Hari ini dirayakan dengan lagu-lagu gembira dan pertemuan keluarga. Moms juga pasti merayakannya dengan keluarga kan?

Nah, sekarang sudah tahu kan sejarah Jumat Agung. Tidak ada salahnya untuk diceritakan juga kepada Si Kecil agar dia memahami makna dari Jumat Agung.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait