Bayi

BAYI
19 Agustus 2020

Cari Tahu Perbedaan Campak dan Ruam Panas pada Bayi Berikut Ini

Perbedaan campak dan ruam panas bisa dilihat dari gejalanya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Amelia Puteri

Ada beberapa penyakit yang akan diderita bayi dan seringkali sulit bagi Moms untuk mewaspadainya atau cara merawatnya, atau kapan harus menghubungi dokter. Salah satunya adalah kesulitan mengidentifikasi penyakit yang mirip.

Misalnya saat harus mencari tahu apa perbedaan campak dan ruam panas, karena menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), wabah campak bisa kembali terjadi.

Kedua penyakit tersebut memiliki gejala awal yang mirip, namun setelah ditelusuri ternyata memiliki perbedaan tersendiri. Hal itu juga turut menjadi pertimbangan saat melakukan perawatan untuk Si Kecil.

Apalagi ditambah dengan tingkat vaksinasi yang turun tahun ini, menurut laporan CDC akibat pandemi.

Alih-alih panik pada setiap benjolan atau bercak kulit merah atau coklat, penting untuk mengetahui apa yang harus dicari terutama ketika cuaca menghangat dan semua orang ingin tahu perbedaan antara campak dan ruam panas.

Baca Juga: Ruam di Leher Bayi, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Perbedaan Penyebab Ruam Panas dan Campak

Cari Tahu Perbedaan Antara Campak dan Ruam Panas pada Bayi -1.jpg

Foto: phillyvoice.com

Gary Kramer, M.D., seorang dokter anak di Spesialis Anak di Coral Gables, Florida, mengatakan bahwa ruam campak biasanya merupakan ruam eritematosa datar yang dimulai pada wajah dan kemudian menyebar secara difus ke seluruh tubuh.

“Sementara, ruam panas adalah konsekuensi dari kelenjar keringat tersumbat dan yang tidak memungkinkan keringat menguap dari permukaan kulit,” jelasnya mengutip Romper.

Dia menambahkan, perbedaan campak dan ruam panas adalah ruam panas lebih sering terjadi di bagian tubuh yang tertutup pakaian dan sembuh saat kulit mendingin.

"Jadi jika ruam dimulai pada wajah dan menyebar, segera periksakan ke dokter anak, terutama jika mereka memiliki gejala lain dari virus. Bila ruam anak Anda mulai di bagian kulit yang tertutup atau lipatan kulit dan tampak lebih baik dengan perawatan mendinginkan kulit dan anak tidak memiliki gejala lain, kemungkinan itu ruam panas,” kata dia.

Baca Juga: Campak pada Bayi, Berikut Gejala dan Cara Mengatasinya yang Perlu Moms Ketahui

Perbedaan Gejala Ruam Panas dan Campak

Cari Tahu Perbedaan Antara Campak dan Ruam Panas pada Bayi -2.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Dokter anak Dr. Hela Barhoush, M.D., dari Riverside Medical Group di Hoboken, New Jersey, menjelaskan bahwa perbedaan campak dan ruam panas juga terjadi dalam hal penampilan dan gejala.

"Selain adanya ruam, campak biasanya disertai dengan gejala lain seperti demam, hidung tersumbat, batuk, mata merah, dan bintik-bintik biru-putih di dalam mulut yang kita sebut bintik Koplik," kata Hela.

Bintik-bintik Koplik, kata dia, mulai muncul sejak dini dan seringkali merupakan gejala pertama. bintik tersebut akan mulai memudar ketika gejala lain menghilang.

Menurutnya, salah satu alasan adanya kembali campak adalah karena meningkatnya anak-anak yang tidak divaksinasi.

”Namun kadang-kadang anak-anak yang divaksinasi juga mendapatkanan ruam setelah vaksinasi,” jelasnya.

Ruam panas termasuk jenis ruam yang paling umum. Ini juga disebut miliaria rubra atau biang keringat yang terjadi pada sekitar 30% anak-anak. Ruam panas muncul sebagai tonjolan kecil berwarna merah atau lepuhan pada kulit.

Hela mencatat bahwa itu tidak terjadi dengan gejala lain apa pun karena biasanya terjadi dalam cuaca yang lebih hangat dan pada area di tubuh di bawah pakaian.

"Ruam ini ditandai dengan benjolan merah yang sangat halus yang biasanya memiliki perasaan berduri ketika Anda menggosok jari Anda di atasnya," jelasnya.

Ruam panas akan hilang saat menjaga kondisi badan tetap dingin dan tidak mengalami dehidrasi. Ruam panas biasanya hilang dengan sendirinya, salah satu cara meredakannya adalah dengan mandi air dingin.

Jika Moms khawatir tentang kondisi kesehatan Si Kecil setelah mencari tahu perbedaan campak dan ruam panas pada bayi ini, selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan semuanya baik-baik saja.

Baca Juga: Ketahui Mengenai Campak Saat Hamil dan Cara Mencegahnya

Artikel Terkait