26 Mei 2024

Apa Perbedaan Kadas, Kurap, Kudis, dan Panu? Cek di Sini!

Sama-sama menimbulkan gatal di kulit, tapi beda gejala dan penyebabnya

3. Pengertian Kudis

Kudis
Foto: Kudis (Orami Photo Stock)

Perbedaan kadas, kurap, kudis, dan panu juga terletak pada penyebabnya.

Berbeda dengan panu dan kurap yang disebabkan oleh jamur, kudis atau skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh tungau mikroskopik Sarcoptes scabiei.

Menurut studi Harvard Health Publishing, kutu atau tungau kudis proses perkembangbiaknya cukup cepat.

Saat seseorang terjangkit kudis, tungau betina akan hamil dan menggali lubang di permukaan kulit untuk bertelur.

Telur-telur itu setelah tiga hingga delapan hari akan menetas dan menyebar ke permukaan kulit dan berkembangbiak.

Penderita kudis biasanya merasakan gatal cukup hebat pada fase ini.

Salah satu perbedaan kadas, kurap, kudis, dan panu juga terletak pada hal ini.

Gejala kudis biasanya baru muncul enam minggu setelah terkena tungau, berupa ruam atau bentol seperti jerawat yang terasa sangat gatal di malam hari.

Kalau digaruk, ruam bisa berubah menjadi luka infeksi.

Gejala Kudis

  1. Muncul bintil-bintil berwarna putih bergerak di kulit.
  2. Permukaan kulit berubah menjadi sisik dan kasar.
  3. Kudis dapat ditemukan di berbagai anggota tubuh.
  4. Rasa gatal yang tak tertahankan.
  5. Kondisi kesehatan tubuh menurun.

Pengobatan Kudis

Selain berbagai hal tadi, perbedaan kadas, kurap, kudis, dan panu juga ada pada pengobatannya.

Kudis dapat diobati di rumah dengan cara berikut ini.

  1. Oleskan salep mengandung permethrin untuk membunuh tungau beserta telurnya.
  2. Penggunaan obat dilakukan saat malam hari dan oleskan tipis-tipis.
  3. Gejala akan mulai berkurang setelah satu hingga empat minggu masa pengobatan
  4. Cara lain, penderita dapat berendam di air dingin atau mengompres pada area kulit yang terinfeksi.
  5. Menggunakan pelembap atau lotion mengandung kalamin.

Jadi, meski mengetahui perbedaan kadas, kurap, kudis, dan panu, pastikan Moms dan Dads konsultasikan ke dokter terlebih dahulu ya sebelum melakukan pengobatan mandiri.

Memang tak mudah untuk membunuh tungau serta obat lain untuk mengurangi gejala gatal dan risiko infeksi.

Baca Juga: Jangan Sembarangan, Atasi Kulit Kering pada Balita dengan 5 Cara Tepat Ini

4. Pengertian Panu

Panu
Foto: Panu (Orami Photo Stock)

Dikenal dengan istilah medis tinea versicolor atau pityriasis versicolor, panu adalah masalah kulit yang paling sering terjadi pada anak yang tinggal di daerah tropis seperti Indonesia.

Salah satu poin perbedaan kadas, kurap, kudis, dan panu adalah penularannya.

Panu adalah infeksi jamur yang ditandai timbul bercak berwarna terang pada kulit.

Infeksi kulit ini muncul secara perlahan dan lama kelamaan akan membentuk bercak yang lebih besar.

Area kulit yang paling terjangkit panu adalah muka, punggung, dada, lengan dan leher.

Nah, poin perbedaan kadas, kurap, kudis, dan panu lainnya ada pada hal ini.

Meski tidak terlalu menyakitkan seperti kadas, kurap dan kudis, panu menyebabkan rasa kepercayaan diri seseorang menurun.

Gejala Panu

Menurut American Academy of Dermatology, panu adalah masalah kulit tidak berbahaya dan tidak menular yang bisa dikenali dari gejala, seperti:

  • Bercak dengan warna yang lebih terang atau gelap dari warna kulit sekitarnya. Bisa muncul di bagian tubuh mana pun, terutama wajah.
  • Bercak memiliki tekstur kering bersisik dan terasa gatal, terkadang terlihat seperti ruam merah.
  • Sering muncul saat musim panas dan menghilang saat musim hujan.

Panu paling sering disebabkan oleh jamur jenis Malassezia globosa, yang bisa berkembang biak dengan sangat cepat dalam kondisi cuaca panas dan lembap, tubuh sering berkeringat, kulit berminyak, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Pengobatan Panu

Perbedaan kadas, kurap, kudis, dan panu juga ada pada penanganannya.

Umumnya, panu dapat diatasi dengan cara berikut.

  1. Gunakan sampo antijamur. Sampo antijamur dapat ditemukan yang mengandung ketoconazole dan selenium sulfide. Ini untuk membunuh jamur pada kulit kepala.
  2. Penggunaan sampo ini dapat memberikan efek samping kulit kepala kering dan iritasi.
  3. Oleskan krim antijamur yang mengandung miconazole, clotrimazole dan lotion selenium sulfide.
  4. Pastikan sebelum mengoleskan krim antijamur, area kulit telah dibersihkan ya.

Jamur penyebab panu bisa dimatikan dengan mengoleskan salep anti-jamur pada area kulit yang bermasalah.

Tapi butuh waktu beberapa minggu sampai warna kulit Si Kecil kembali seperti semula ya, Moms.

Jadi sudah jelas ya Moms perbedaan kadas, kurap, kudis dan panu terletak pada penyebab, gejala, dan pengobatannya. Jangan sampai salah diagnosis dan pengobatannya ya.

Setelah tahu perbedaan kadas, kurap, kudis, dan panu, Moms juga perlu tahu cara mencegahnya.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.