Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Sep 12, 2018

Perbedaan Obat Antiseptik Luka Salep, Spray, dan Larutan, Jangan Sampai Salah!

Bagikan


Pernahkan Moms memperhatikan beragam bentuk obat luka antiseptik yang dijual di pasaran? Ada yang bentuknya larutan, salep atau krim, dan yang terbaru powder spray. Harga yang dibanderol untuk setiap jenis produk pun berbeda-beda.

Selain bentuk dan harganya yang berbeda, sebenarnya apa sih perbedaan ketiga obat luka antiseptik itu? dr. Dedy Kartawidjaja, Head of Medical Affairs Mundipharma Indonesia mengatakan, ketiga jenis obat luka antiseptik itu ternyata punya kegunaan yang berbeda.

Sebetulnya, apa sih kegunaan dari tiap jenis obat luka antiseptik itu? Berikut penjelasannya.

Larutan

Larutan menjadi bentuk obat luka antiseptik yang paling umum. Sejak dulu, obat luka jenis larutan ini sudah ada.

Obat jenis ini biasanya selalu ada di kotak P3K di rumah untuk kondisi darurat, seperti luka gores karena jatuh, luka sayatan pisau, atau luka terbuka lainnya.

Obat luka jenis ini umumnya diaplikasikan dengan bantuan kapas agar tidak menetes ke mana-mana. Jumlah larutan yang diaplikasikan disesuaikan dengan besar lukanya

Antiseptik ini juga umum digunakan di rumah sakit, termasuk untuk pasien yang sedang dioperasi. Untuk luka terbuka saat operasi, biasanya digunakan dalam jumlah banyak.

Baca Juga: Efektifkah Mengobati Luka dengan Air Liur? Ini Kata Ahli!

Salep/Krim

Obat luka antiseptik berbentuk krim atau salep ini beda lagi fungsinya. dr. Dedy mengatakan, jenis obat luka ini efektif untuk digunakan pada luka jahitan.

Semua jenis jahitan, termasuk jahitan sunat dan operasi cesar, bisa diberikan obat jenis ini.

“Konsistensinya yang lebih tinggi membuat obat jenis ini relatif menempel lebih lama di atas luka jahitan,” ungkap dr. Dedy.

Luka jahitan memang membutuhkan proses penyembuhan yang lebih lama ketimbang luka biasa sehingga harus digunakan obat luka dengan konsistensi tinggi yang tidak mudah terhapus.

Baca Juga: Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar Ringan yang Harus Diketahui

Powder Spray

Jenis obat luka antiseptik yang satu ini terbilang paling praktis dalam penggunaannya. Moms tidak perlu lagi kapas untuk pengapikasiannya. Jenis obat ini hanya perlu disemprotkan ke bagian yang terluka tanpa harus khawatir menetes.

dr. Dedy mengatakan, udara yang terkandung dalam powder spray itu juga bisa membuat pengaplikasian obat terasa tidak sakit. “Anginnya itu membuat efek tidak sakit sehingga cocok untuk anak-anak,” ujar dia.

Itulah perbedaan bentuk dan kegunaan dari obat luka yang ada di pasaran. Nah, Moms sekarang tidak perlu bingung lagi. Pilih obat luka yang sesuai dengan kebutuhan ya!

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.