Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Bayi | May 3, 2018

Perhatikan 7 Hal Ini Sebelum Menggunakan Sterilizer Botol Susu Bayi

Bagikan


Sterilizer adalah perlengkapan penting bagi Moms. Ya, perkakas ini berfungsi mensterilkan botol susu dan dot sehingga terbebas dari kuman. Alhasil, bayi terlindung dari risiko penyakit infeksi, misalnya diare.

Perlu kita tahu, bakteri mudah menyerang bayi terutama usia di bawah 1 tahun karena daya tahan tubuhnya belum optimal. Karena itu, mensterilkan botol susu dan dot harus benar dan dilakukan rutin agar terhindar dari kontaminasi bakteri.

Penggunaan alat pencuci botol susu ini memang praktis dan mudah. Tapi Moms harus memerhatikan 7 hal ini sebelum menggunakan sterilizer botol susu bayi!

Baca juga: Ternyata, Seperti Ini Perjalanan Botol Susu dari Masa ke Masa

Sebelum Menggunakan Sterilizer Botol Susu Bayi

1. Cuci dulu botol susu dan dot hingga bersih, sebelum dimasukkan ke sterilizer. Gunakan sabun dan air bersih yang mengalir dari kran.

2. Gunakan sikat untuk membersihkan botol. Pastikan sikat ini bersih dan khusus untuk membersihkan botol.

3. Gunakan sikat gigi kecil khusus untuk membersihkan area dalam dot.

4. Untuk lebih memastikan kebersihan area dalam dot, gunakan jari Moms. Namun, pastikan jari tangan bersih. Cuci tangan dulu dengan sabun, ya.

5. Bilas botol dan dot tersebut hingga bersih sebelum lanjut dimasukkan ke sterilizer.

6. Simpan sikat khusus untuk membersihkan botol dan dot itu di tempat bersih dan tidak lembap.

7. Jangan lupa, cuci tangan lagi sampai bersih.

Usai Proses Sterilisasi

1. Biarkan botol dan dot di dalam sterilizer, hingga Moms membutuhkannya.

2. Cuci dan keringkan tangan ketika hendak mengeluarkan botol dan dot dari sterilizer.

3. Pasang botol dan dot begitu Moms mengeluarkannya dari sterilizer.

4. Tempatkan botol susu di permukaan atau area yang bersih.

Baca juga: Selamat Tinggal Botol Untuk Botol Bayi, Waktunya Si Kecil Menggunakan Gelas!

Jenis Sterilizer Botol Susu Bayi

1. Sterilisasi dengan air dingin (cold water sterilizer)

Umumnya, sterilizer ini menggunakan larutan sterilisasi yang berfungsi mematikan bakteri. Alat ini praktis dan mudah dibawa bila bepergian.

Akan tetapi, proses mensterilkan botol dengan alat ini butuh waktu lama, yaitu sekitar 30 menit. Moms juga harus mengganti larutan sterilisasi setiap 24 jam.

2. Sterilisasi uap listrik (steam sterilizer atau microwave)

Sterilizer ini menggunakan teknologi uap panas untuk membunuh bakteri. Keuntungannya adalah mudah digunakan dan prosesnya cepat, yaitu hanya 6-8 menit. Alat ini berkapasitas besar dan tidak butuk pembilasan.

Moms harus memastikan posisi botol dan dot terbalik ke bawah saat proses sterilisasi. Sayangnya, alat ini tak mudah dibawa kemana-mana karena butuh arus listrik dan harus sering dibersihkan. Selain itu, harganya relatif mahal.

3. Sterilisasi dengan air mendidih

Cara melakukan sterilisasi dengan air mendidih adalah siapkan sebuah tempat, misalnya wajan atau panci. Lalu, isi dengan air panas atau mendidih.

Kemudian masukkan botol dan dot ke dalam wajan itu selama sekitar 15 menit. Pastikan botol dan dot tidak mengambang atau di atas permukaan air yang mendidih.

Setelah 15 menit, angkat dan tiriskan botol. Lalu, simpan di tempat yang bersih dan kering. Hindari membiarkan botol di dalam panci hingga air menjadi dingin karena bisa memicu mikroorganisme masuk ke dalam botol.

Pastikan bahwa botol dan dot tak rusak atau bila terkena air mendidih selama beberapa menit, karena dot umumnya mudah rusak.

Para ahli menyarankan agar penggunaan sterilizer hanya sampai Si Kecil berusia 1 tahun. Kenapa? Karena pada usia itu dan seterusnya, daya tahan tubuh Si Kecil sudah meningkat.

Selain itu, pada usia tersebut, bayi mulai diajarkan untuk minum menggunakan gelas sebagai bagian dari stimulasi motorik.

Moms harus selalu ingat untuk menjaga kebersihan alat makan dan minum Si Kecil serta sanitasi lingkungan sekitar, agar ia dapat tumbuh dan berkembangan dengan optimal.

(HIL)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.