Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Balita | Sep 11, 2018

Perut Balita Buncit, Apakah Itu Masalah Serius?

Bagikan


     

Apakah Moms sering merasa khawatir ketika balita memiliki perut buncit? Tentu banyak pertanyaan dibenak Moms, apakah hal itu merupakan sesuatu yang serius?

Perut buncit merupakan suatu kondisi dimana bagian perut tampak bengkak atau membesar. Sebenarnya hal pertama yang harus Moms perhatikan adalah apakah muncul perut buncit tersebut bersamaan dengan kenaikan berat badan balita atau berbadan kurus tetapi memiliki perut buncit?

Hal yang perlu Moms ketahui, bahwa saat anak berusia 1-5 tahun, otot perut balita masih belum kuat. Jadi, jika balita memang banyak makan dan perutnya membuncit memang suatu hal yang normal dan tidak perlu Moms khawatirkan. Biarkan mereka menikmati masa pertumbuhan dan perkembangannya.

Namun, berbeda kondisinya jika perut buncit tersebut membuat balita merasa tidak nyaman diperutnya hingga nafsu makan menurun atau timbul gejala mual dan muntah. Inilah kondisi yang harus Moms perlu waspadai.

Beberapa Penyebab Timbulnya Perut Buncit Pada Balita Antara Lain:

1. Cara makan salah

Salah satu penyebab perut anak buncit adalah cara makan yang salah. Bisa karena mengonsumsi makanan yang terlalu berlebihan atau terburu-buru saat makan. Hal ini akan membuat balita lebih banyak menelan udara ke dalam perut sehingga membuat perut buncit atau kembung.

  

2. Pembesaran organ

Adanya perut buncit bisa menandakan bahwa terjadi pembesaran organ dalam perut seperti hati atau limpa. Moms dapat merasakannya dimana perut akan teraba keras pada salah satu sisi.

Jika organ hati yang mengalami pembesaran, biasanya perut bagian kanan atas akan teraba keras. Selain itu,juga timbul gejala lain seperti kulit tubuh atau mata balita yang menguning. Jika Moms menemukan salah satu tanda tersebut, segera bawa anak ke dokter untuk konsultasi dan pengobatan lebih lanjut.

  

3. Intoleransi laktosa

Jika perut buncit balita lebih condong pada kembung, itu menandakan ada gas yang terkumpul dibagian dalam perut. Salah satu penyebabnya adalah intoleransi laktosa. Biasanya timbul akibat balita mengalami alergi terhadap susu yang diminumnya seperti susu formula.

Timbulnya alergi biasanya akibat sistem imun tubuh balita yang tidak mampu menghasilkan enzim laktase yang berfungsi mencerna gula yang terdapat dalam susu.

 

4. Susah buang air besar

Susah buang air besar atau sembelit sering menjadi penyebab timbulnya perut buncit pada balita. Solusinya adalah membuat balita bisa buang air besar jadi lancar bisa lewat konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang tinggi serat.

  

5. Giardia

Ini merupakan penyakit usus yang disebabkan oleh infeksi parasit. Penyakit ini bisa menular dari satu anak ke anak lain lewat kontak misalnya makanan atau minuman yang terkontaminasi. Infeksi parasit ini bisa menyebabkan perut buncit, diare, mual, hingga muntah.

   

Jadi, Moms sudah bisa menangkap apa saja yang membuat balita anda mengalami perut buncit? Atau Moms punya pendapat lain, bisa sharing dengan pembaca Orami

 

(PIA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.