Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Pijat Saat Hamil, Sejauh Mana Aman Dilakukan?

Bagikan


Pijat Saat Hamil, Sejauh Mana Aman Dilakukan?

Pijat kehamilan sering mendapat tanggapan pro dan kontra dari komunitas kesehatan terkait keamanan dan tujuannya.

Penyelidikan dan penelitian modern telah menunjukkan bahwa terapi pijat saat hamil dapat membantu dalam perawatan prenatal dan harus dipertimbangkan dengan cermat.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Montefiore Medical Center, New York, Dr. Mary Rosser juga menyarankan ibu hamil saat melakukan pijat sebaiknya  memilih terapis pijat yang sudah bersertifikasi khusus pijat kehamilan dan tentu saja atas seizin dokter kandungan.

Baca Juga : Amankah Perawatan Spa untuk Ibu Hamil?

Namun, sebenarnya apa manfaat pijat kehamilan?

Pijat kehamilan adalah istilah untuk pijat tangan selama atau setelah kehamilan (pijat prenatal atau pascalahir). Pijat kehamilan biasanya berlangsung satu jam.

Beberapa terapis pijat kehamilan menggunakan meja pijat kehamilan yang dirancang khusus untuk wanita hamil. Yang lain menggunakan bantal yang dirancang khusus yang disebut guling untuk memposisikan wanita berbaring miring dengan nyaman.

Terapi ini diyakini sangat membantu kesehatan ibu hamil, terutama selama tahap akhir kehamilan. Berbaring menyamping sering kali merupakan posisi yang paling nyaman bagi ibu hamil saat dipijat.

Lalu apa saja manfaat pijat saat hamil?

Hanya sedikit penelitian yang berfokus pada pijat saat hamil.

Tetapi satu penelitian di University of Miami School of Medicine dan sejumlah penelitian lain menunjukkan bahwa terapi ibu hamil yang sering dipijat mendapatkan banyak efek positif, yaitu:

  • Mengurangi stres dan kecemasan
  • Mengurangi gejala depresi
  • Meredakan nyeri otot dan sendi, serta nyeri punggung dan kaki
  • Membantu tidur lebih baik
  • Menurunkan kadar hormon stres
  • Meningkatkan suasana hati
  • Meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh
  • Mengurangi bengkak (edema) pada persendian yang disebabkan karena berkurangnya sirkulasi dan meningatnya tekanan pada pembuluh darah utama.
  • Memperbaiki sirkulasi darah
  • Mengurangi ketegangan otot dan sakit kepala

Baca: Terapi Sentuhan untuk Mengatasi Depresi

Teknik aman untuk pijat kehamilan

Dari berbagai program terapi pijat, contoh jenis pijat kehamilan yang umum meliputi:

Pijat jaringan dalam, dengan pijatan kuat yang menekan ke dalam otot

Pijat Swedia, dengan pijatan panjang pada otot dan fokus pada mobilitas sendi

Shiatsu, dengan tekanan dan tepukan ringan pada titik akupresur untuk merangsang energi alami tubuh (disebut qi)

Dari sudut pandang ilmiah, mekanisme mana yang membuat kerja terapi pijat berhasil masih belum diketahui. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami bagaimana manfaat penerapan berbagai jenis tekanan tangan pada tubuh.

Jadi, kapan ibu hamil boleh dipijat?

Ibu hamil dapat dipijat pada setiap waktu dalam kehamilan mereka―selama trimester pertama, kedua, atau ketiga.

Namun, banyak fasilitas pijat akan menolak memberikan pijat kehamilan pada wanita yang masih hamil di trimester pertama karena meningkatnya risiko keguguran terkait dengan 12 minggu pertama kehamilan.

Terapi pijat kehamilan belum dipelajari secara cermat dengan metode penelitian klinis berkualitas tinggi. Beberapa dokter ragu untuk menyarankan ibu hamil dipijat karena adanya berbagai variasi dalam pelatihan pijat. Demikian pula minimnya standar sertifikasi nasional.

Hal ini terutama berlaku terutama untuk pijat kehamilan. Tidak semua negara memiliki undang-undang yang mewajibkan pelatihan untuk terapis pijat kehamilan.

Karena itu disarankan agar semua wanita hamil berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba pijat kehamilan, terutama bagi Moms yang memiliki kondisi-kondisi berikut ini:

  • Menjalani kehamilan berisiko tinggi
  • Hipertensi selama kehamilan (Pregnancy induced hypertension/PIH)
  • Preeklamsia
  • Mengalami pembengkakan parah, tekanan darah tinggi, atau tiba-tiba, sakit kepala parah
  • Baru saja melahirkan
  • Mengalami mual, muntah, atau morning sickness
  • Berisiko tinggi mengalami keguguran
  • Memiliki kehamilan berisiko tinggi seperti abrupsio plasenta atau persalinan prematur

Baca: 5 Faktor Pemicu Kehamilan Berisiko Tinggi

Kalau Moms apakah pernah dipijat selama hamil? Apa saja manfaat yang dirasakan? Share yuk di kolom komentar berikut...

(ROS)

Sumber: webmd.com, americanpregnancy.org

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.