Balita dan Anak

BALITA DAN ANAK
7 Februari 2020

Pipi Anak Berbintik Kemerahan? Jangan-jangan Itu Gejala Rosacea

Rosacea bisa membuat penderitanya tidak percaya diri
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Pipi anak yang tembam dan kemerahan memang menggemaskan, ya, Moms? Tapi, alih-alih lucu, malah kasihan kalau merah tersebut karena rosacea.

Apa Itu Rosacea?

Rosacea adalah kondisi kulit kronis yang memiliki ciri kulit bengkak dan merah, terutama di wajah. Awalnya merah di pipi, hidung, dagu, atau dahi hilang dan timbul, lalu menjadi semakin merah dan permanen. Pembuluh darah kecil jadi terlihat karena membesar.

Jika tidak diatasi, bisa muncul benjolan-benjolan seperti jerawat. Bahkan, hidung bisa bengkak akibat kelebihan jaringan (rinofima). Pada sebagian orang, gejala rosacea juga bisa menyebabkan mata menjadi seperti berpasir dan iritasi.

Rosacea biasanya pertama kali terlihat di usia 30-60 tahun. Namun, kondisi ini bisa muncul lebih awal, bahkan pada remaja dan anak-anak, walaupun sangat jarang terjadi.

Baca Juga: Mengatasi Intertrigo atau Kemerahan Pada Lipatan Kulit Bayi

“Saya melihat rata-rata dua kasus gejala rosacea pada anak-anak. Kondisi ini sering disalahpahami sebagai masalah wajah kemerahan khas anak-anak lainnya. Pengobatannya malah bisa memperparah rosacea,” jelas Dr. Amy Paller, profesor pediatrik dan dermatologi di Northwestern University Medical School, Amerika Serikat.

Meskipun gejala rosacea bisa mengenai warna kulit apapun, kondisi ini lebih banyak terdiagnosis pada warna kulit cerah karena warna kemerahan di kulit lebih terlihat.

Penyebab dan Pemicu Rosacea

gejala rosacea

Foto: images-prod.healthline.com

Penyebab rosacea belum diketahui. Namun, balita lebih berisiko mengalaminya jika ada riwayat rosacea di keluarga.

Pemicu rosacea bisa berbeda-beda bagi setiap orang, namun biasanya meliputi faktor-faktor lingkungan seperti:

  • Sinar matahari
  • Cuaca panas atau dingin
  • Angin kencang
  • Makanan pedas
  • Stres
  • Produk perawatan kulit yang mengandung pepermin, witch hazel, alkohol, minyak ekaliptus, asam salisilat, eksfoliasi kimiawi atau scrub, serta pewangi
  • Alkohol
  • Penggunaan kortikosteroid

Baca Juga: Urin Bayi Kemerahan? Belum Tentu Darah, Moms

Mengatasi Gejala Rosacea

Rosacea tidak bisa disembuhkan, namun Moms bisa membantu Si Kecil mencegah kondisi tersebut memburuk. Caranya adalah dengan menghindari pemicu-pemicu tadi.

Selain itu, penderita rosacea bisa menggunakan produk yang menghidrasi atau menggantikan cairan tubuh yang hilang untuk menenangkan kulit yang meradang. Sebab, mereka mengalami disfungsi lapisan penghalang di kulit yang menyebabkan kelembapan kulit sulit terjaga.

Pasien rosacea juga cenderung memiliki kulit sensitif, sehingga disarankan memakai tabir surya dengan SPF 30 ke atas setiap hari.

Baca Juga: Mata Perih dan Merah, Bisa Jadi Terkena Dry Eyes!

Pengaruh Rosacea pada Kehidupan Penderitanya

gejala rosacea

Foto: dailymail.co.uk

Menurut American Academy of Dermatology, 70% orang dengan rosacea mengatakan bahwa wajah kemerahan serta bintik-bintik seperti jerawat yang menyertainya memengaruhi kepercayaan diri mereka secara negatif.

Moms menemukan gejala rosacea pada wajah Si Kecil? Konsultasikan ke dokter, ya, Moms, sebelum kondisinya makin parah dan permanen.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait