Kesehatan

8 Agustus 2021

Mengenal Piramida Makanan untuk Mendapatkan Gizi Seimbang

Memahami piramida makanan akan membantu kita mendapatkan pola makan terbaik
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, apakah sudah sering mendengar tentang piramida makanan? Sebenarnya, sudah tahu belum konsep dari piramida makanan yang seimbang itu seperti apa?

Jadi, piramida makanan adalah representasi dari jumlah porsi optimal untuk dimakan setiap hari dari masing-masing kelompok makanan pokok.

Piramida pertama diterbitkan di Swedia pada tahun 1974. Piramida tahun 1992 yang diperkenalkan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat disebut "Piramida Panduan Makanan".

Bisa dikatakan, piramida makanan adalah panduan makan yang benar dengan mengutamakan nutrisi dan kandungan gizi di dalamnya. Lantas, seperti apa piramida makanan yang sehat dan seimbang? Ini ulasannya.

Baca Juga: Bingung Bagaimana Mengolah Makanan Sehat? Yuk Coba 3 Metode Ini

Penjelasan tentang Piramida Makanan yang Sehat

Penjelasan tentang Piramida Makanan yang Sehat.jpg

Foto: freepik.com

Piramida makanan adalah representasi visual tentang bagaimana makanan dan minuman yang berbeda berkontribusi terhadap diet seimbang yang sehat.

Seseorang memiliki fleksibilitas untuk memilih makanan dan minuman dari preferensi makanan mereka.

Dilansir dari laman Government of Ireland, berikut ini tahapan dari piramida makanan yang sehat dengan gizi seimbang, yaitu:

  1. Sereal dan roti gandum utuh, biji-bijian utuh, kentang, pasta, dan nasi. Moms dapat mengonsumsi 3-5 porsi dalam sehari. Nah, sereal yang mengandung biji-bijian utuh sangat tepat untuk dijadikan sarapan, misalnya oatmeal.
  2. Sayuran, salad, dan buah dengan porsi minimal 5 sampai 7 kali dalam sehari. Moms dapat menikmati jenis sayur dan buah-buahan dari berbagai warna. Namun, batasi mengonsumsi jus buah yang menggunakan pemanis buatan.
  3. Susu, yoghurt, dan keju. Porsinya bisa 3 kali dalam sehari. Pilih varietas rendah lemak dan sebaiknya pilih susu atau yoghurt rendah lemak lebih sering daripada keju.
  4. Daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan. Porsinya 2 kali dalam sehari. Pilih daging tanpa lemak dan ikan. Sebaiknya makan ikan berminyak hingga dua kali seminggu. Pilih telur, kacang-kacangan dan kacang-kacangan. Namun, batasi daging asin olahan seperti sosis, bacon, ham, dan bakso-baksoan.
  5. Lemak, olesan, dan minyak dalam jumlah yang sangat sedikit mungkin. Pilih lemak tereduksi mono atau tak jenuh ganda atau olesan ringan. Sebaiknya pilih minyak zaitun, canola, atau jagung. Batasi juga mayones, coleslaw, dan salad dressing karena juga mengandung minyak. Namun, sesekali juga dapat menikmati camilan manis seperti es krim.

Jika dilihat pada gambarnya, jenis makanan yang berada pada bagian atas sebaiknya dibatasi pengonsumsiannya.

Namun, bukan berarti Moms tidak bisa mengonsumsinya sama sekali, ya.

Baca Juga: 11+ Manfaat Roti Gandum untuk Kesehatan, Luar Biasa!

Terpenting adalah mengetahui batasan dan tidak berlebihan saat mengonsumsinya.

Di dalam pengolahan makanan, sebaiknya pilih memasak makanan dengan cara dipanggang, kukus, atau rebus dibandingkan digoreng.

Itulah penjelasan tentang makanan-makanan apa saja yang terdapat dalam piramida makanan yang sehat dan seimbang.

Piramida Makanan yang Sehat untuk Anak

piramida makanan sehat untuk anak.jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Jika sebelumnya membahas tentang piramida makanan yang sehat untuk orang dewasa, apakah juga sama ditujukan untuk anak-anak?

Sebenarnya, hal ini bergantung pada usia anak. Sebab, seiring pertambahan usianya tentu saja gizi yang dibutuhkan oleh anak akan berbeda.

Namun, ada beberapa hal penting yang perlu Moms ketahui tentang piramida makanan yang sehat untuk anak, yaitu:

  1. Orang tua harus menanamkan kebiasaan makan yang sehat di rumah sejak anak masih dini. Hal ini akan berpengaruh pada masa depannya.
  2. Porsi kecil untuk perut kecil. Anak yang berusia 1-4 tahun harus diberikan 3 kali makan kecil dan 2 sampai 3 kudapan sehat sehari.
  3. Pentingnya minum susu. Tawarkan anak 3 porsi susu, yoghurt, atau keju setiap hari. Susu sangat penting untuk pertumbuhan tubuhnya.
  4. Untuk menghindari obesitas pada anak, Moms sebaiknya hanya mengizinkan anak mengonsumsi sedikit makanan yang tinggi lemak, gula, atau garam hanya sekali seminggu.
  5. Hindari minuman bersoda dan beberapa jenis minuman beralkohol karena dapat merusak gigi anak. Tawarkan air atau susu sebagai gantinya.
  6. Tetaplah pada rutinitas Mulailah setiap hari dengan sarapan yang sehat dan patuhi waktu makan dan camilan yang teratur.
  7. Tawarkan anak untuk makan daging merah tiga kali seminggu dan pilih sereal sarapan dengan tambahan zat besi. Anak yang berusia 1-3 tahun yang bertubuh kecil untuk usianya mungkin membutuhkan lebih banyak zat besi.

Jika Moms merasa kesulitan untuk menentukan jenis makanan yang sesuai dengan usia anak, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter anak. Sebab, pola makan yang sehat penting untuk menunjang pertumbuhan tubuhnya.

Baca Juga: 4 Gejala Kekurangan Vitamin B3 pada Anak, Waspada!

Piramida Makanan yang Sehat di Indonesia

Piramida makanan memang dipopulerkan terlebih dulu di Amerika Serikat.

Lalu, bagaimana dengan konsep piramida makanan di Indonesia?

Visual gizi seimbang adalah bentuk gizi seimbang yang menggambarkan semua prinsip gizi seimbang yaitu beragam pangan, kebersihan dan keamanan pangan, aktivitas fisik, dan pemantauan berat badan.

Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, ada dua visual gizi seimbang yang penting untuk diketahui, yaitu:

1. Tumpeng Gizi Seimbang

Tumpeng Gizi Seimbang.png

Foto: hukor.kemkes.go.id

Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) adalah gambaran dan penjelasan sederhana tentang panduan porsi makanan dan minuman, aktivitas fisik, kebersihan diri, dan pemantauan berat badan.

Ada empat lapis berurutan dari bawah ke atas, semakin ke atas akan semakin kecil. Lalu, apa saja panduan yang bisa diketahui dari TGS ini?

Semakin ke atas ukuran tumpeng semakin kecil berarti pangan pada lapisan paling atas yaitu gula, garam, dan lemak dibutuhkan sedikit sekali atau perlu dibatasi. Pada setiap kelompok pangan dituliskan berapa jumlah porsi setiap kelompok pangan yang dianjurkan.

Misalnya, pada kelompok sayuran tertulis 3-4 porsi sehari, artinya dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran setidaknya 3-4 mangkuk sehari.

Sebelah kanan tumpeng ada tanda tambah (+) diikuti dengan visual segelas air putih dan tulisan 8 gelas. Artinya, dalam sehari setiap orang dewasa dianjurkan untuk minum air putih sekitar 8 gelas sehari.

Di dalam TGS ini, ada juga anjuran cuci tangan sebelum dan sesudah makan. Selain itu, dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik (termasuk olahraga), dan kegiatan menimbang berat badan.

Aktivitas fisik dianjurkan untuk dilakukan paling tidak tiga kali seminggu dan memantau berat badan setiap bulan.

Baca Juga: Jangan Salah Langkah, Ini Cara Mencuci Tangan yang Benar

2. Piring Makanku: Sajian Sekali Makan

Piring Makanku: Sajian Sekali Makan.jpg

Foto: hukor.kemkes.go.id

Kementerian Kesehatan Indonesia juga menganjurkan panduan gizi seimbang melalui Piring Makanku: Sajian Sekali Makan.

Konsep ini dimaksudkan sebagai panduan yang menunjukkan sajian makanan dan minuman pada setiap kali makan (misal sarapan, makan siang dan makan malam).

Visual Piring Makanku ini menggambarkan anjuran makan sehat yaitu:

  • (50%) dari total jumlah makanan setiap kali makan adalah sayur dan buah.
  • (50%) lagi adalah makanan pokok dan lauk-pauk.

Piring Makanku juga menganjurkan makan bahwa porsi sayuran harus lebih banyak dari porsi buah, dan porsi makanan pokok lebih banyak dari porsi lauk-pauk.

Piring makanku juga menganjurkan perlu minum setiap kali makan. Seberapa banyak gelas yang diminum dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Konsep Piring Makanku juga menganjurkan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Piring Makanku adalah panduan setiap kali makan, maka tidak diperlukan anjuran aktivitas fisik dan memantau berat badan.

Baca Juga: Yuk, Kenali Panduan Makan Gizi Seimbang "Isi Piringku" dari Kemenkes RI

Jadi, piramida makanan yang mana sebaiknya Moms terapkan? Tentunya, semuanya sama-sama bermanfaat untuk kesehatan. Sebaiknya sesuaikan saja dengan kebutuhan masing-masing keluarga, ya!

  • https://www.gov.ie/en/publication/70a2e4-the-food-pyramid/
  • http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait