Parenting Islami

11+ Rekomendasi Pondok Pesantren di Surabaya untuk Pendidikan Agama Si Kecil

Dari deretan pondok pesantren di Surabaya ini, ada yang berstatus internasional hingga mendatangkan pengajar asing
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Surabaya merupakan ibukota Provinsi Jawa Timur yang juga menjadi pusat pemerintahan. Selain memiliki beragam fasilitas pendidikan yang lengkap dari pendidikan formal hingga nonformal, ada juga beberapa pondok pesantren di Surabaya yang bisa berkualitas.

Salah satu penelitian Center of Religion Research and Development Makassar menunjukkan bahwa, semua kegiatan di pesantren adalah pemberdayaan santri. Hal ini dapat menunjang kemandirian juga rasa tanggung jawab santri saat belajar di asrama.

Baca Juga: 7+ Pesantren Terbaik di Indonesia, Punya Sejarah dan Fasilitas Luar Biasa!

Daftar Pondok Pesantren di Surabaya

Pondok Pesantren di Surabaya -1.jpg

Foto: Daftar-nomor.blogspot.com

Banyak lembaga pendidikan formal di Surabaya. Salah satunya adalah pondok pesantren yang juga ikut berkembang dengan pesat. Beragam jenis pesantren tersebut tersebar di seluruh wilayah Surabaya yang juga memiliki asrama, mulai dari usia SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

Beberapa pondok pesantren di Surabaya ini bisa menjadi referensi bagi Moms dalam memilih pesantren untuk tempat memperdalam ilmu agama Islam bagi Si Kecil.

1. Pondok Pesantren Miftachus Sunnah

Berlokasi di Jalan Kedung Tarukan, Tambaksari, Surabaya, pondok pesantren ini telah berdiri sejak 10 November 1982. Letak pesantren ini juga cukup strategis, terutama karena berdekatan dengan GOR Gelora Sepuluh November.

Selain memperdalam ilmu agama Islam, pesantren ini juga dilengkapi dengan berbagai jenjang pendidikan formal. Mulai dari RA, MI, MTs, MA, dan SMK. Tak hanya santri mukim yang bisa bersekolah di sini, tapi masyarakat sekitar juga bisa bersekolah dan mengikuti pengajian rutin.

2. Pondok Pesantren Al-Jihad

Ini merupakan pondok pesantren mahasiswa yang terletak di Jalan Jemursari Utara, Wonocolo, Surabaya. Pondok pesantren ini didirikan oleh H Soerowi pada 20 Februari 1983. Ini adalah pesantren tradisional yang tidak memiliki jenjang pendidikan formal.

Dinamakan juga pesantren mahasiswa karena yang bermukim di pondok pesantren ini merupakan para mahasiswa yang ingin memperdalam ilmu agama. Kurikulum pendidikan agama yang harus ditempuh oleh para santri adalah pendidikan madrasah diniyah dan kajian kitab kuning.

3. Pondok Pesantren An-Nur

Ini adalah pondok pesantren di Surabaya lainnya yang diisi oleh para mahasiswa. Terletak di Gang Modin 10 A, Wonocolo, Surabaya. Di sini ada beberapa aturan terkait pembatasan usia dan hal lainnya yang menjadi patokan dalam menerima calon santri.

Batas santri memperdalam ilmu agama di pesantren ini tergantung dari lulusnya santri dari perguruan tinggi. Santri yang bermukim di pesantren ini juga akan diberikan pendalaman Bahasa Arab dan Ingggris, kajian studi islam, tahfidz Alquran, serta mengadakan seminar yang bekerjasama dengan lembaga lain.

4. Pondok Pesantren Nurul Huda

Terletak di Jalan Sencaki No 64, Simokerto, Surabaya, pesantren ini berdiri sejak 28 Juli 1994. Tak hanya untuk memperdalam ilmu agama Islam saja, di pesantren ini juga untuk menanamkan akhlakul karimah sebagai karakter santri yang jadi ciri khasnya.

Santri juga mendapatkan pendidikan formal yang terdapat di kawasan pesantren, seperti RA, MI, SMP, dan SMA. Untuk mengembangkan ketrampilan para santri, pesantren juga menyediakan beragam kegiatan ekstrakurikuler berbasis agama, seperti seni qori’, tahfiz Alquran, latihan khat, dan latihan dai.

Baca Juga: 7 Pesantren di Malang Paling Berkualitas, Ada yang Menggunakan Kurikulum Internasional!

5. Pondok Pesantren Tahfidhul Quran Sunan Giri

Pondok Pesantren di Surabaya -2.jpg

Foto: Ypptq_sunan_giri_surabaya.com

Ini termasuk dalam pondok pesantren di Surabaya yang menekankan tentang penghafalan atau tahfidz Alquran. Berlokasi di Jalan Wonosari Tegal Gang IV, Surabaya, pesantren ini juga memiliki berbagai jenjang pendidikan formal, seperti RA, MI, MTs, dan MA.

Adanya fasilitas di pesantren juga akan mempermudah santri dalam mengakses berbagai keperluan sehari-harinya yang bisa juga diakses masyarakat sekitar seperti kopontren. Ada juga kegiatan ekstrakurikuler seperti kajian kitab kuning, pramuka, marawis, seni bela diri, hingga wirausaha.

6. Pondok Pesantren Luqman Al Hakim Hidayatullah

Pondok pesantren di Surabaya ini memiliki asas daari nilai-nilai tauhid yang bersumber dari Alquran dan Sunnah. Hingga menjadikan sekolah ini berbasis integral karakter seperti yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW melalui pendidikan karakter dan akhlak.

Pondok pesantren ini memiliki jenjang pendidikan Formal dari TK, SD Intgral, SMP Intergral Putra Fullday School, SMP Integral Putri Fullday School, SMP-SMA Integral, Takhasus, dan juga perguruan tinggi bernama STAI Luqman Al-Hakim.

Beberapa program unggulannya di antaranya sekolah yang berasrama sehingga lebih terjaga lingkungan dan pergaulan santri, menguasai dan mampu menghafal 8-30 juz Alquran, menguasai bahasa Arab dan Inggris, serta belajar Alquran langsung bersama Syeikh dari Timur Tengah.

7. Pondok Pesantren Khairunnas

Pondok pesantren di Surabaya selanjutnya ini masuk dalam kategori pesantren terbaik di sana. Ini didukung dengan durunya yang berkompeten serta alumninya yang berjiwa Qurani, berkebangsaan, dan berilmu taraf nasional sesuai dengan visi pondok pesantren tersebut.

Beberapa program terpilih dari pondok pesantren ini seperti menyelenggarakan pembelajaran internalisasi dengan memuliakan Alquran melalui tahsin, tahfidz, tadabbur, dan tathbiq Alquran serta menyelenggarakan pembelajaran ekstra kulikuler untuk pengembangan diri para santri.

Berkat hal tersebut, banyak sekali prestasi yang telah diraih, misalnya juara 3 lomba banjari akhwat Salimah se-Jawa timur, juara 2 lomba kaligrafi akhwat tingkat SMA di SMA 2 Surabaya, serta juara 3 pidato Ikhwan tingkat SMA di SMA 2 Surabaya.

8. Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah

Pondok pesantren ini didirikan pada 1985 yang bermula dari pengajian kecil dari para santri di pesantren lain. Pondok Pesantren ini kini semakin berkembang dan lebih dikenal di masyarakat secara luas, sehingga banyak masyarakat yang mendaftarkan anaknya ke sana.

Pendidikan di pesantren ini di laksanakan pada pagi dan siang hari, sedangkan pendidikan pada malam hari diperuntukkan santri yang tidak menetap atau masyarakat sekitar pondok yang pada pagi harinya sekolah pendidikan umum dan di luar pondok.

Baca Juga: 5+ Pesantren di Tasikmalaya Terbaik untuk Pendidikan Agama Si Kecil, Catat!

9. Pondok Pesantren Hidayatullah

Pondok Pesantren di Surabaya -3.jpg

Foto: Hidayatullahsurabaya.com

Ini mungkin akan jadi pondok pesantren di Surabaya yang paling berbeda. Sebab biasanya pesantren didirikan oleh seorang kyai, namun di sini didirikan oleh para mahasiswa Surabaya. Kini, pesantren tersebut sudah memiliki penitipan anak (day care), KB TK, SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi.

Ada juga program tahfidz Alquran setara SMP dan SMA yang mendatangkan pengajar dari Timur Tengah untuk menjadi daya tarik masyarakat serta menjaga kualitas pendidikannya. Meski muridnya tidak banyak untuk yang status boarding school, namun jumlah total santirnya sekitar 2.000-an anak.

10. Pondok Pesantren Mahasiswa Ndresmo

Ini merupakan pondok pesantren yang mengkhususkan diri untuk menerima santri dari kalangan mahasiswa. Karena lokasinya di daerah Jemursari Surabaya, banyak santrinya yang merupakan mahasiswa di Universitas Sunan Ampel Surabaya.

Termasuk pesantren terlama di Surabaya, pesantren mampu memberikan pendampingan ilmu agama bagi mahasiswa di daerah tersebut. Tidak terpaku pada jurusan kuliah, namun para santri harus tercatat sebagai mahasiswa saat mendaftar.

11. Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Siwalankerto

Pondok pesantren ini terkenal di daerah Mojokerto, karena merupakan pesantren yang terbesar di sana. Namun justru pusatnya ada di Surabaya, yakni di Siwalankerto. Pendirinya adalah KH Asep Saifudin Chalim, seorang ulama kharismatik di Jawa timur.

Memiliki ribuan santri yang ada di Surabaya dan Mojokerto, ribuan santri yang sudah lulus dari pesantren ini memiliki prestasi di atas rata-rata. Misalnya, banyak lulusan SMA-nya yang melanjutkan ke PTN dan PTS favorit serta unggulan.

12. Pondok Pesantren Sulaimaniyah, Jemursari

Pondok pesantren di Surabaya ini cukup terkenal, terutama di jagad maya. Sebab, pesantren ini dimiliki oleh lembaga keagamaan dari Turki. Adab dan Alquran menjadi titik fokus pembelajarannya. Pesantren ini tidak hanya ada di Surabaya, namun sudah menyebar dengan cepat di seluruh wilayah Indonesia.

Setiap tahunnya, pondok pesantren tersebut telah bekerjasama dengan Kementerian Agama RI dalam memberikan beasiswa Tahfidz kepada pelajar Indonesia di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya. Metode hafalan yang digunakan adalah metode turki Usmani.

Karena memfokuskan diri dalam tahfidz, pesantren ini menggunakan metode tersebut karena telah digunakan sejak kerajaan Turki Usmani berdiri hingga saat ini. Sehingga dapat dikatakan bahwa metode ini telah berumur cukup tua sekitar 700 Tahun.

Dengan mengetahui daftar nama pondok pesantren di Surabaya beserta ciri khas, kurikulum dan beragam fasilitasnya ini semoga bisa menjadi bahan pertimbangan bagi Moms untuk memilih pesantren yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Si Kecil.

  • http://ejournal.uin-suka.ac.id/tarbiyah/index.php/JPI/article/view/1234
  • https://www.infopesantren.com/2020/01/pesantren-di-surabaya.html
  • http://hidayatullahsurabaya.com/
  • https://www.pesantrenkhairunnas.sch.id/pondok-pesantren-surabaya/
  • https://luqmanalhakim.id/?gclid=CjwKCAjwg4-EBhBwEiwAzYAlsiJY6eKQ7G0x2GnDAnno5tGKvRX5HjDL8ddkXybtAK8lwFs3bCvzthoCPoIQAvD_BwE
  • https://alfithrah.org/
  • http://www.aqiqahnurulhayat.com/news/pondok-pesantren-surabaya-terbaik
  • http://pesantrentahfidz.com/daftar-pondok-pesantren-di-surabaya/
  • https://www.syaichona.net/2018/08/05/mengenal-lebih-dekat-yayasan-sulaimaniyah-progam-menuju-beasiswa-tahfidz-ke-turki/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait