Newborn

28 April 2021

Posisi Menyusui Bayi Baru Lahir yang Benar, Moms Wajib Mengetahuinya!

Puting lecet bisa terjadi jika Moms tidak menyusui dengan posisi yang benar
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms, yuk cari tahu seperti apa posisi menyusui bayi baru lahir berikut ini.

Pemberian ASI ekslusif perlu dilakukan selama 6 bulan pertama kehidupan Si Kecil. Bagi ibu baru, saat-saat awal menyusui bayi mungkin akan sedikit menyulitkan.

Karena itu, Moms perlu mengetahui posisi-posisi menyusui yang benar sehingga proses menyusui menjadi lebih nyaman sehingga dapat terbentuk bonding antara ibu dan anak yang baik.

Agar tidak salah, yuk simak artike ini lebih lanjut.

Baca Juga: 4 Cara Membuat Bayi Melekat dengan Baik saat Menyusui

Posisi Menyusui Bayi Baru Lahir

Posisi Menyusui Bayi Baru Lahir

Foto: Orami Photo Stock

Moms yang baru saja melewati proses persalinan, wajib mengetahui posisi menyusui bayi baru lahir agar proses menyusui terasa nyaman bagi ibu maupun bayinya.

Selain itu, posisi menyusui bayi baru lahir yang benar juga akan menghindari Moms dari rasa sakit, berupa puting lecet atau payudara bengkak.

Awal-awal menyusui mungkin menjadi tantangan tersendiri dan hal ini merupakan sesuatu yang wajar, Moms. Menurut Mary Renfrew dalam Journal of Human Lactation, dikatakan bahwa belajar menyusui diibaratkan seperti ibu dan bayi yang sedang belajar menari.

Hal pertama yang sebaiknya Moms perhatikan, yaitu belajarlah mengenali isyarat menyusu pada bayi dengan lebih awal sehingga Moms punya waktu untuk mendapatkan posisi yang baik sebelum Si Kecil sangat haus atau lapar dan ingin menyusu.

Isyarat atau tanda-tanda awal yang menunjukkan bayi merasa ingin menyusu, meliputi bayi membuka mulutnya, menggerakkan kepalanya dari sisi ke sisi atau juga dikenal sebagai refleks rooting, mengisap tangan dan jari.

Jadi, jangan menunggu bayi menangis untuk memberi tahu Moms bahwa ia lapar.

Baca Juga: Mengapa Bayi Hanya Menyusu di Satu Payudara?

Tips Posisi Menyusui Bayi Baru Lahir

Tips Posisi Menyusui Bayi Baru Lahir

Foto: Orami Photo Stock

Berikut tips mendapatkan posisi menyusui bayi yang baru lahir yang dikutip dari La Leche League International.

  • Posisikan diri dengan nyaman, gunakan sandaran punggung berupa bantal yang menopang lengan dan bayi
  • Posisikan bayi di dekat Moms, dengan pinggul tertekuk, sehingga ia tidak perlu menoleh untuk meraih payudara
  • Pastikan mulut dan hidung bayi menghadap puting susu
  • Tubuhnya harus sangat dekat sehingga bayi benar-benar menyentuh Moms
  • Jika memungkinkan, minta seseorang penolong untuk menyerahkan bayi setelah Moms mendapatkan posisi nyaman
  • Sangga payudara agar tidak menekan dagu bayi
  • Dagu dan hidung bayi harus menyentuh payudara
  • Pasangkan atau tempelkan bayi ke payudara, dorong dia untuk membuka mulutnya lebar-lebar dan menariknya mendekat dengan menopang punggungnya (bukan bagian belakang kepalanya) sehingga dagunya menyentuh payudara terlebih dahulu.
  • Tangan Moms berfungsi untuk membentuk "leher kedua" bayi, jadi tubuh mereka aman

Setelah mengikuti tips posisi menyusui bayi baru lahir di atas, mulailah menyusui dan nikmati.

Jika Moms merasa sakit, lepaskan bayi dengan lembut dan coba lagi.

Langkah-langkah untuk mendapatkan posisi menyusui bayi baru lahir yang benar ini mungkin perlu diulang berkali-kali selama minggu-minggu awal.

Nantinya, Moms dan Si Kecil akan menemukan teknik yang cocok dan nyaman untuk menyusui setelah beberapa kali latihan.

Baca Juga: 4 Posisi Menyusui yang Salah Ini Membuat Payudara Kendur dan Nyeri

Posisi Menyusui Baru Lahir yang Benar

Lebih lanjut, berikut posisi menyusui yang benar menurut Konselor Laktasi dr. Nia Wulan Sari dari RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, Moms dapat memilih mana posisi menyusui bayi baru lahir yang paling nyaman.

1. Cradle Position

cradle position.jpg

Foto: parents.com

"Ini merupakan posisi menyusui paling klasik, yaitu kepala bayi akan berada di antara lekukan salah satu lengan ibu, seperti saat menimang bayi," jelas dr. Nia.

Posisi ini dilakukan dengan lengan Moms menopang bayi di payudara. Kepala bayi diletakkan di dekat siku, dan lengan Moms menopang tubuh bayi di sepanjang punggung dan leher.

Pastikan ketika melakukan posisi ini, Moms dan Si Kecil harus bersentuhan dari dada ke dada.

2. Cross Cradle Position

cross cradle position.jpg

Foto: YouTube

Posisi menyusui yang benar lainnya adalah cross cradle position. Dr. Nia mengatakan posisi ini berlawanan dengan posisi cradle hold. Ketika menyusui menggunakan payudara kanan, maka ibu menggunakan tangan kiri untuk menopang bayi.

Posisi cross-cradle menggunakan lengan yang berlawanan untuk menopang bayi, dengan bagian belakang kepala dan leher bayi dipegang salah satu tangan Moms.

Sementara, tangan lainnya digunakan untuk menopang dan memposisikan payudara jika diperlukan. Dalam posisi ini, Moms dapat menuntun bayi dengan mudah menuju payudara ketika siap untuk menyusui.

Baca Juga: Benarkah Menyusui Bayi Hilangkan Berat Badan?

3. Football Hold

football position.jpg

Foto: insured.amedadirect.com

"Posisi menyusui ini dilakukan dengan mengapit bayi pada sisi tubuh ibu, tepatnya di bawah lengan. Sisi yang digunakan sama dengan sisi payudara untuk menyusui," terang dr. Nia.

Mengutip Medela.com, posisi ini bisa menguntungkan bagi ibu yang telah menjalani operasi caesar, karena tidak menempatkan atau membatasi berat pada area dada dan perut ibu.

Selain itu, posisi menyusui yang benar ini juga cocok untuk bayi dengan berat badan lahir rendah, atau bayi yang mengalami kesulitan mengunci dengan pas saat menyusui.

4. Side Lying Position

side lying position.jpeg

Foto: pregistry.com

Menurut dr. Nia, posisi menyusui bayi baru lahir ini bisa dilakukan saat ibu merasa lelah, atau menjelang tidur.

Posisi ini dilakukan dengan Moms yang berbaring miring dan menghadap ke arah bayi, posisikan mulut bayi sejajar dengan puting. Moms dapat menggunakan bantal untuk sandaran punggung dan leher.

Posisi ini bisa menguntungkan bagi ibu yang telah menjalani operasi caesar, karena tidak menempatkan atau memberi berat pada daerah dada dan perut.

5. Laid Back Position

laid back position.jpg

Foto: babycentre.co.uk

Menurut dr. Nia, posisi menyusui bayi baru lahir ini merupakan posisi menyusui seperti saat Inisiasi Menyusu Dini, saat melahirkan secara normal.

Laid back position dilakukan dengan bayi dalam posisi bayi tengkurap dan menyender di dada sambil mengangkang. Sementara, Moms berposisi duduk tegak atau dalam posisi craddle.

Christine Griffin, spesialis menyusui, mengatakan bahwa, posisi ini mendorong bayi untuk menemukan payudara Moms, membuka mulutnya lebar-lebar dan menggunakan lidahnya untuk menyusu.

Baca Juga: 18 Perlengkapan Menyusui yang wajib dimiliki Mama

Dampak Tidak Menyusui Bayi dengan Benar

dampak posisi menyusui tidak benar

Foto: Orami Stock Photos

Dalam Journal of Family & Community Medicine, disarankan agar setiap ibu harus mengamati dan mengetahui posisi menyusui bayi baru lahir yang benar bahkan pada awal-awal menyusui.

Bahkan, jika perlu dilakukan konseling selanjutnya sehingga posisi menyusui dapat mengunci Si Kecil dan puting dengan benar, dan proses menyusui berjalan dengan lancar.

Ada beberapa dampak yang bisa terjadi jika posisi menyusui tidak dilakukan dengan benar, dr. Nia menyebutkan risikonya, yaitu:

  • Puting lecet atau retak.
  • Payudara bengkak.
  • Pasokan ASI berkurang, sehingga bayi tidak puas, ingin menyusu lebih lama atau bahkan menolak menyusu.
  • Payudara kurang memproduksi ASI, sehingga berat badan bayi tidak naik.

Menyusui memberi manfaat jangka pendek dan jangka panjang bagi Moms dan Si Kecil, termasuk membantu melindungi anak dari berbagai gangguan akut dan kronis.

Karena itu, bila Moms kerap mengalami kesulitan dalam menyusui Si Kecil, konsultasikan ke dokter atau ahli laktasi untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait