Pernikahan & Seks

16 Februari 2021

3 Posisi Tidur yang Baik setelah Berhubungan agar Cepat Hamil, Bagaimana Faktanya?

Posisi tidur yang baik juga berpengaruh lho, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Adeline Wahyu

Hamil dan memiliki anak adalah impian semua pasangan.

Dengan begitu, tak heran bila banyak ide di luar sana tentang berbagai cara untuk hamil dan akhirnya terkadang sulit membedakan hal tersebut berdasarkan fakta atau fiksi.

Salah satunya yang menjadi pertanyaan adalah posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil?

Moms mungkin pernah mendengar beberapa diantaranya, misalnya berbaring telentang.

Jadi bagaimana posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil? Yuk disimak, Moms.

Baca Juga: Susah Tidur? Hadirkan 5 Tanaman Ini Di Kamar Tidur Agar Bisa Tidur Nyenyak

Posisi Tidur yang Baik setelah Berhubungan agar Cepat Hamil

Tidur terlentang agar cepat hamil.jpeg

Foto: kindara.com

Beberapa percaya bahwa ada beberapa posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil, yaitu:

  • Berbaring sejenak atau minimal 30 menit.
  • Berbaring telentang atau kepala di bawah dan mengangkat kedua kaki ke atas dinding, agar sperma memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mencapai sel telur.
  • Menaruh ganjalan atau bantal pada pinggul agar sperma dapat terus masuk ke rahim.

Dikutip dari Kindara, faktanya sekitar 40% wanita yang disurvei mengatakan bahwa mereka percaya tidur telentang adalah posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil.

Tidak hanya itu, panggul juga harus diangkat untuk memaksimalkan kemungkinan konsepsi'.

Namun penelitian terbaru dalam American Association for the Advancement of Science yang dikutip dari Glamour.com telah membongkar mitos posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil seperti telentang.

Para peneliti melibatkan hampir 500 wanita yang menjalani inseminasi intrauterine atau di mana dokter menyuntikkan spermanya ke dalam rahim wanita untuk meningkatkan kemungkinan wanita tersebut hamil.

Para wanita dibagi menjadi dua kelompok, yaitu yang melakukan istirahat atau berbaring singkat sekitar 15 menit segera setelah prosedur serta kelompok lainnya yang bangun dan bergerak setelahnya.

Para ilmuwan menemukan bahwa tidak ada banyak perbedaan dalam kemungkinan hamil antara kelompok yang bangun dan bergerak, serta sebaliknya kelompok yang melakukan istirahat singkat.

Faktanya, 40% wanita yang bangun dan bergerak saat itu juga mengalami hamil.

Sebaliknya, 32% kelompok wanita yang berbaring juga mengalami kehamilan.

Tentu saja, penelitian tersebut mengamati inseminasi intrauterine dan bukan pada pasangan yang melakukan hubungan seks secara 'teratur' atau langsung. Jadi, bagaimana temuan ini diterjemahkan?

Mary Jane Minkin, M.D., seorang dokter kandungan dan profesor klinis di Universitas Yale, mengatakan hal serupa yaitu tidak ada posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil.

Baca Juga: Meningkatkan Kualitas Tidur saat Pandemi COVID-19, Ini 4 Tipsnya

Menurutnya, wanita yang melakukan hubungan intim secara langsung akan mendapat efek dari ejakulasi yang naik ke leher rahim."

"Dan, pada masa subur Anda, lendir cukup mudah menerima sperma di sana. Sperma tercepat dan tersehat akan langsung masuk ke dalam lendir serviks Anda [secara instan]", katanya.

Hal ini menunjukan bahwa entah Moms berbaring, tidur telentang atau bangun dan bergerak setelah berhubungan seks, tidak akan berdampak atau mempengaruhi potensi kehamilan.

Perbedaan dari semuanya adalah nol atau tidak ada. Itu artinya, posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil tidak memiliki arti secara khusus atau bisa jadi hanya mitos.

Jika Moms benar-benar ingin hamil, Dr. Minkin merekomendasikan berhubungan seks pada waktu yang tepat atau dengan melihat masa ovulasi Moms sebagai penanda waktu paling subur. Setelah itu, jika Moms membutuhkan pelumas, gunakanlah pelumas yang ramah sperma.

Cara Agar Cepat Hamil

Moms memutuskan untuk memulai sebuah keluarga atau berencana untuk hamil lagi?

Bukan memikirkan posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil, tetapi cara yang paling tepat adalah mendapat nasihat langsung dari ahlinya agar Moms dapat memulai kehamilan yang sehat.

Kecuali mencari posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui agar membantu Moms cepat hamil.

1. Hentikan Kontrasepsi

hentikan kontrasepsi agar cepat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms mencari posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil, tanpa memikirkan kontrasepsi dan pola kesuburan Moms pribadi, maka semua akan menjadi percuma.

Terdapat beberapa metode kontrasepsi, seperti kondom pria dan wanita dan KB alami.

Ketika Moms berhenti menggunakan kontrasepsi, siklus menstruasi dan kesuburan Moms tidak akan terganggu.

Sementara dengan metode lain seperti pil kontrasepsi kombinasi dan suntik kontrasepsi, diperlukan beberapa waktu agar siklus menstruasi Moms kembali normal setelah menghentikan kontrasepsi tersebut.

Meskipun tidak ada alasan Moms tidak dapat segera mencoba memiliki bayi, beberapa wanita suka menunggu beberapa bulan sebelum mencoba, untuk membangun kembali siklus alami mereka dan mempersiapkan tubuh mereka sepenuhnya.

Ketika Moms bertanya apakah kondisi baru-baru ini yang berhenti menggunakan kontrasepsi hormonal seperti pil kontrasepsi, akan mempengaruhi hasil tes ovulasi Moms? Maka jawabannya, tidak.

Namun, siklus Moms mungkin tidak langsung teratur dan membutuhkan waktu untuk stabil.

Moms mungkin ingin menunggu sampai mendapatkan dua siklus menstruasi alami dan mencatat lamanya siklus menstruasi Moms tersebut.

2. Berhubungan Seks di Waktu yang Tepat

Berhubungan seks di waktu yang tepat.jpeg

Foto: Live Science

Tahukah Moms bahwa satu dari dua pasangan mungkin mencoba hamil pada waktu yang salah? 

Jadi, meskipun Moms sudah pada posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil, namun tidak dalam waktu yang tepat maka semua menjadi nihil.

Hanya ada beberapa hari setiap bulan ketika seorang wanita bisa hamil. Berhubungan seks pada hari ovulasi (ketika tubuh Moms melepaskan sel telur) atau beberapa hari menjelang ovulasi, akan memaksimalkan peluang Moms untuk hamil.

Pada beberapa waktu, Moms mungkin pernah mendengar bahwa siklus rata-rata menstruasi wanita adalah 28 hari.

Sementara ovulasi terjadi pada hari ke-14. Kedua angka ini hanyalah rata-rata dari data yang dilaporkan.

Pada kenyataannya, kebanyakan siklus wanita tidak sesuai dengan 'rata-rata' ini.

Melacak dengan tes ovulasi akan membantu Moms mengidentifikasi panjang siklus individu dan tanggal ovulasi, bukan hanya tebak-tebakan.

Baca Juga: 6 Posisi Seks agar Cepat Hamil, Panas dan Patut Dicoba

3. Konsumsi Asam Folat

konsumsi asam folat

Foto: Orami Photo Stock

Mengonsumsi suplemen asam folat membantu mencegah cacat tabung saraf pada bayi Moms seperti spina bifida. Misalnya, di Inggris, Pejabat Medis Pemerintah menganjurkan agar wanita yang berencana hamil atau wanita yang sedang hamil, mengonsumsi suplemen asam folat yang mengandung 400 mikrogram asam folat setiap hari.

Asam folat idealnya dimulai tiga bulan sebelum Moms mulai mencoba untuk hamil dan selama trimester pertama kehamilan Moms.

Jika Moms makan makanan yang sehat, Moms akan mendapatkan asam folat dari makanan seperti sereal, sarapan yang diperkaya dengan kacang-kacangan, serta sayuran berdaun hijau dan jus jeruk.

Akan tetapi, tetap penting untuk selalu mengonsumsi suplemen karena sangat sulit mendapatkan jumlah asam folat seperti yang dibutuhkan.

4. Makan Makanan Sehat

yoghurt7.jpg

Foto: srnutrition.co.uk

Untuk memberikan awal yang terbaik bagi bayi Moms dan bahkan sebelum pembuahan, ada baiknya untuk makan secara teratur, makanan seimbang, banyak buah dan sayuran segar, serta mengurangi makanan olahan dan 'cepat' saji.  Pastikan diet Moms meliputi:

  • Karbohidrat : roti gandum (coklat), pasta, nasi dan sereal yang lebih baik daripada roti putih, kue dan biskuit.
  • Buah dan sayur: usahakan untuk makan lima porsi sehari, dengan mengingat bahwa semakin berwarna buah atau sayur, semakin bergizi.
  • Protein: Moms bisa mendapatkan protein yang Moms butuhkan dari daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan.
  • Susu dan produk susu: Makanan ini mengandung banyak kalsium yang penting untuk perkembangan tulang.
  • Lemak: Usahakan untuk mendapatkan asupan lemak dari sumber nabati seperti minyak zaitun, atau ikan berminyak seperti salmon, herring, atau mackerel.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Suplemen Asam Folat untuk Promil dan Ibu Hamil

Itulah beberapa penjelasan tentang posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil dan tips yang tepat untuk cepat hamil menurut para ahli.

Jika Moms ingin mencoba posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil seperti mitos yang ada, maka lakukanlah karena itu tidak akan merugikan siapapun.

Namun, tetap ingat bahwa posisi tidur yang baik setelah berhubungan agar cepat hamil yang banyak disarankan tersebut, juga tidak akan memberikan banyak perubahan apapun.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait