Program Hamil

PROGRAM HAMIL
6 Oktober 2020

Sperma Suami Miliki Motilitas Yang Rendah, Bagaimana Agar Bisa Hamil?

Ini solusinya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Dina Vionetta

Kualitas sperma tentu menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam proses terjadinya kehamilan.

Di mana sperma yang kurang berkualitas sering kali menyebabkan pembuahan gagal atau tidak terjadi. Termasuk motilitas sperma rendah.

Lantas, bagaimana agar Moms bisa segera hamil jika Dads memiliki motilitas sperma yang rendah?

Baca Juga: Warna Sperma Menentukan Kualitas, Cek Selengkapnya di Sini!

Apa Itu Motilitas Sperma

Motilitas Sperma

Foto: Orami Photo Stocks

Sperma adalah sel motil. Ini berarti mereka adalah sel yang bergerak sendiri yang penting untuk hamil.

Untuk hubungan seksual vaginal yang mengarah ke pembuahan, pria umumnya akan mengeluarkan air mani di dekat saluran serviks, di ujung saluran vagina, meskipun karena motilitas, setiap air mani yang diejakulasi di dekat daerah vagina dapat naik ke saluran vagina dan ke leher rahim.

Air mani juga bisa masuk ke saluran vagina tanpa ejakulasi, yang dikenal sebagai pra-ejakulasi.

Ini adalah sejumlah kecil cairan mirip air mani yang keluar dari uretra saat pria terangsang.

Sperma diprogram untuk berenang dengan cara yang akan membantunya mencapai tujuan akhir: sel telur yang berovulasi.

Sementara sel telur dipindahkan dari ovarium ke tuba falopi dengan proyeksi seperti rambut kecil yang disebut silia, sel telur itu sendiri tidak berenang.

Ia kurang lebih mengapung ke dalam melalui saluran tuba dengan bantuan silia.

Sebaliknya, sperma bergerak sendiri. Mereka harus berenang dari saluran serviks, masuk dan melalui rahim, dan, akhirnya, ke tuba falopi.

Di sinilah mereka bertemu dengan sel telur yang berovulasi. Sesampai di sana, sperma harus membuahi sel telur, yang juga membutuhkan gerakan.

Penelitian telah menemukan bahwa dibutuhkan antara 2 dan 10 menit setelah ejakulasi untuk mencapai saluran tuba.

Motilitas Sperma dan Proses Terjadinya Kehamilan

Sperma Suami Miliki Motilitas Yang Rendah, Bagaimana Agar Bisa Hamil? 1

Foto: freepik.com

Motilitas sperma adalah kemampuan sperma untuk bergerak atau berenang secara efisien melalui sistem reproduksi wanita untuk bertemu dan membuahi sel telur.

Healthline mendefinisikan bahwa motilitas sperma yang sehat mampu bergerak lurus minimal 25 mikrometer per detik.

Sehingga jika motilitas sperma seorang pria kurang dari perhitungan tersebut, maka dapat dikatakan bahwa ia memiliki motilitas sperma yang disebut juga dengan istilah asthenozpermia atau asthenozoospermia.

Adapun beberapa jenis masalah yang berkaitan dengan motilitas sperma, yaitu:

  • Motilitas progresif yang lambat.
  • Motilitas non-progresif dengan pergerakan yang kurang dari 5 mikrometer per detik.
  • Tidak bergerak sama sekali.

Baca Juga: Rutin Makan Kacang Bantu Sperma Lebih Berkualitas?

Apa Saja Penyebab Motilitas Sperma Rendah?

Sperma Suami Miliki Motilitas Yang Rendah, Bagaimana Agar Bisa Hamil? 2

Foto: freepik.com

Penyebab pasti untuk motilitas sperma rendah dapat bervariasi. Beberapa pria mungkin memiliki penyebab genetik, sementara yang lainnya mungkin memiliki kondisi medis yang tidak terdiagnosis. Selain itu, faktor gaya hidup dan lingkungan juga berperan besar dalam pergerakan sperma.

Merokok, misalnya, berdasarkan studi yang diterbitkan dalam jurnal Wiener Klinische Wochenschrift, telah dikaitkan dengan penurunan motilitas sperma, terutama jika pria merokok lebih dari 10 batang per hari.

Sementara studi dalam Journal of Physiology and Pharmacology, menunjukkan bahwa salah satu penyebab utama motilitas sperma yang rendah adalah disfungsional mitokondria dan produksi energi yang tidak mencukupi. Di mana ini dapat diakibatkan oleh stres oksidatif dan spesies oksigen reaktif (SOR).

Bukan hanya itu, varikokel dan kelainan pada sekresi kelenjar seks pria juga dapat menyebabkan penurunan motilitas sperma.

Baca Juga: Calon Ayah Wajib Tahu, Ini 11 Hal yang Menurunkan Kualitas Sperma

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Ingin Segera Memiliki Anak?

Sperma Suami Miliki Motilitas Yang Rendah, Bagaimana Agar Bisa Hamil? 3

Foto: freepik.com

Salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kualitas sperma adalah dengan mengubah gaya hidup.

“Setiap gaya hidup yang berdampak negatif terhadap kesehatan tubuh juga akan berdampak negatif pada fungsi reproduksi sperma. Apa yang baik bagi kesehatan tubuh, akan abik juga untuk sperma Anda,” kata Stanton Honig, MD, seorang ahli urologi dan direktur dari Men’s Health di Yale Medicine Urology.

Perubahan gaya hidup yang dimaksud antara lain:

  • Berolahraga atau melakukan aktivitas fisik secara teratur
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Membatasi paparan ponsel
  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Berhenti merokok

Selain itu, penelitian dalam jurnal Fertility and Sterility, menemukan bahwa asupan asam lemak tak jenuh ganda omega-3 yang tinggi dapat membantu memperbaiki motilitas sperma.

Baca Juga: Sebabkan Sulit Hamil, Apa Itu Antibodi Antisperma?

Program Hamil Yang Disarankan Untuk Masalah Motilitas Sperma Rendah

Sperma Suami Miliki Motilitas Yang Rendah, Bagaimana Agar Bisa Hamil? 4

Foto: freepik.com

Dalam beberapa kasus, motilitas sperma bisa saja sulit untuk meningkat, meskipun telah melakukan perubahan gaya hidup dan pengobatan.

Oleh karena itu, program hamil tertentu dapat dipilih oleh pasangan dengan masalah motilitas sperma rendah untuk bisa memiliki anak.

Sebagaimana dikutip dari Medcover Fertility, beberapa pilihan program hamil tersebut yaitu:

1. Intrauterine Insemination (IUI)

Dengan prosedur ini sperma langsung ditempatkan di leher rahim, sehingga membuatnya lebih mudah untuk mencapai sel telur. Namun, IUI hanya direkomendasikan pada pria dengan motilitas sperma kurang dari 30% hingga 40%.

2. In Vitro Fertilization (IVF)

Meskipun diklaim dapat memberikan keberhasilan yang tinggi bagi pasangan dengan masalah motilitas sperma, IVF hanya direkomendasikan ketika IUI gagal dan ketika tingkat motilitas sperma lebih rendah dari 30%.

3. Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI)

ICSI direkomendasikan pada pria dengan motilitas parah dengan jumlah sperma motil kurang dari 5 juta dalam sekali ejakulasi. Prosedur ini diklaim memiliki tingkat keberhasilan sekitar 70% hingga 90%.

Jadi, itulah berbagai cara yang dapat Moms coba jika ingin hamil ketika Dads memiliki motilitas sperma rendah. Sudahkah Moms berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter?

Artikel Terkait