Trimester 1

5 Desember 2020

Pusing Saat Hamil, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kondisi ini dapat mengganggu Moms saat melakukan aktivitas sehari-hari
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Dalam menjalani kehamilan, Moms akan merasakan beberapa kondisi kesehatan yang mungkin tidak menyenangkan. Salah satunya adalah pusing saat hamil.

Pusing saat hamil merupakan kondisi yang umum terjadi, sehingga mungkin dapat membuat ibu hamil merasa tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Ketahui lebih lanjut tentang penyebab dan cara mengatasi pusing saat hamil berikut ini.

Baca Juga: 7 Keluhan Ibu Hamil Trimester 1, Pernah Mengalami?

Apakah Pusing saat Hami Normal?

pusing saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Pada awal kehamilan, peningkatan hormon menyebabkan pelebaran pembuluh darah, yang dapat menyebabkan pusing. Gejala ini bisa membaik atau memburuk seiring dengan perkembangan kehamilan.

Secara khusus, peningkatan hormon kehamilan human chorionic gonadotropin dapat menyebabkan pusing, serta mual, yang biasanya membaik pada akhir trimester pertama.

Namun, seiring dengan perkembangan kehamilan, dan rahim yang membesar memenuhi organ lain, beberapa wanita merasa pusing semakin parah. Mereka mungkin merasa pusing atau kesulitan bernapas, terutama saat cuaca panas di luar atau saat sedang beraktivitas.

Perubahan kadar gula darah juga bisa menyebabkan pusing selama kehamilan. Pada awal kehamilan, beberapa wanita merasakan bahwa ketika gula darah mereka rendah, atau mereka lapar, mereka merasa pusing, gemetar, atau mual.

Menjelang akhir trimester kedua, tubuh berjuang keras untuk membuat dan menggunakan insulin. Masalah ini bisa menyebabkan diabetes gestasional, yang mungkin membuat beberapa wanita merasa pusing.

Penyebab Pusing Saat Hamil

pusing saat hamil-1.jpg

Foto: cbsnews.com

Ketika merasakan pusing, ibu hamil mungkin akan kesulitan menjalankan pekerjaan, mengurus rumah, atau melakukan aktivitas lain.

Sebab, kondisi ini bisa membuat ibu merasa lemah, tidak seimbang, merasa sekelilingnya berputar, atau bahkan pingsan. Pusing saat hamil dapat disebabkan oleh berbagai hal.

Baca Juga: Sering Pusing Saat Hamil, Adakah Bahayanya?

1. Perubahan Hormon

Perubahan hormon pada tubuh selama kehamilan dapat membuat dinding pembuluh darah menjadi rileks dan melebar sehingga memicu tekanan darah turun. Hal ini bisa menyebabkan ibu hamil pusing, terutama saat bangun dari posisi tidur.

2. Morning Sickness Parah

Pusing dapat terjadi ketika Moms mengalami mual dan muntah yang parah selama kehamilan. Kondisi ini disebut hiperemesis gravidarum yang sering terjadi pada awal kehamilan.

Tak hanya pusing, Moms juga mungkin mengalami penurunan berat badan karena tak mendapat cukup asupan nutrisi.

3. Kehamilan Ektopik

Pusing saat hamil dapat terjadi jika Moms memiliki kehamilan ektopik. Kondisi ini terjadi ketika sel telur yang dibuahi tertanam di luar rahim, umumnya di saluran tuba.

Penyebabnya adalah pendarahan vagina akibat dari kehamilan diluar kandungan, Selain pusing, Moms juga mungkin merasakan sakit di perut dan lemas.

4. Tekanan pada Rahim

Pusing saat hamil dapat terjadi karena rahim yang terus membesar sehingga menekan pembuluh darah. Kondisi ini umumnya terjadi ketika janin sudah membesar pada trimester kedua atau ketiga. Tak hanya pusing, perut juga mungkin terasa tak nyaman.

5. Berdiri Terlalu Cepat

Ketika ibu hamil berdiri terlalu cepat dari posisi duduk atau tidur, maka darah tidak akan memiliki cukup waktu untuk mencapai otak. Hal ini bisa menyebabkan Moms merasakan pusing bahkan seperti berputar.

Baca Juga: Pusing Berputar-Putar, Hati-Hati Vertigo! Kenali Gejala dan Cara Penanganannya!

6. Berbaring Telentang

Berbaring telentang juga dapat menyebabkan ibu hamil pusing. Ini bukan tanpa alasan, sebab ketika telentang, rahim yang membesar dapat menghalangi aliran darah dari ekstremitas bawah (anggota gerak bawah) ke jantung.

7. Gula Darah Rendah

Ketika Moms menunda-nunda makan atau tidak makan sama sekali, maka gula darah bisa menjadi rendah. Ibu hamil yang memiliki gula darah rendah dapat merasakan gejala, yaitu pusing, berkeringat, sakit kepala, dan gemetaran.

8. Anemia

Turunnya jumlah sel darah merah yang sehat selama hamil dapat menyebabkan anemia, mengakibatkan pusing saat hamil.

Anemia terjadi ketika Moms tidak mendapat cukup zat besi dan asam folat. Bukan hanya pusing, para ibu hamil juga dapat merasakan kelelahan, pucat, atau sesak napas.

9. Dehidrasi

Dehidrasi dapat terjadi kapan saja selama kehamilan. Masalah ini muncul ketika ibu hamil tak mendapat cukup cairan dalam tubuh. Padahal saat hamil, tubuh membutuhkan lebih banyak cairan.

Ketika mengalami dehidrasi, Moms dapat merasakan pusing, kelelahan, mulut kering, mudah mengantuk, dan kondisi kesehatan lainnya.

10. Cemas

Ketika cemas, Moms mungkin mengalami hiperventilasi (napas berlebihan), di mana lebih banyak menghirup karbondioksida daripada menghirup oksigen. Hal ini juga dapat membuat ibu hamil merasa pusing.

Baca Juga: 15 Aspek Fisik dan Mental yang Penting Dipersiapkan Sebelum Hamil

Mengatasi Pusing Saat Hamil

pusing saat hamil-2.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Pusing saat hamil bisa diatasi dengan berbagai cara. Berikut hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi pusing saat hamil:

  • Duduk dan tenang. Memposisikan diri untuk duduk dapat membantu rasa pusing hilang dan mencegah Moms terjatuh.
  • Tidur miring ke kiri. Sebaiknya, hindari tidur telentang karena dapat memperburuk pusing. Biasakan diri untuk tidur ke samping karena dapat membantu jantung memompa darah ke seluruh tubuh dengan lebih mudah.
  • Bangun perlahan. Ketika berbaring, biasakan untuk bangun secara perlahan dan jangan terburu-buru agar pusing tidak memburuk dan segera mereda.
  • Makan teratur. Ibu hamil harus mendapat cukup nutrisi sehingga perlu makan secara teratur. Mengonsumsi camilan sehat juga dapat membantu meringankan pusing.
  • Minum banyak air putih. Minum air putih dapat membantu meringankan dehidrasi yang dialami sehingga pusing pun hilang. Minumlah kurang lebih 8-10 gelas per hari agar kebutuhan cairan tubuh terpenuhi.
  • Sering-sering makan. Makanlah beberapa makanan kecil sepanjang hari untuk mencegah penurunan gula darah kita, dan bawalah makanan ringan kehamilan yang sehat bersama Moms untuk meningkatkan gula darah dengan cepat. Pilihan yang bagus: sekotak kecil kismis, sepotong buah atau biskuit gandum.
  • Manfaatkan kudapan semaksimal mungkin. Pastikan Moms makan makanan yang sehat dan menyeluruh selama kehamilan, dengan campuran protein dan karbohidrat kompleks (seperti roti atau pasta dari biji-bijian utuh) di setiap waktu makan untuk menjaga kestabilan kadar gula darah.
  • Jangan berbaring telentang. Pada trimester kedua dan ketiga, sebaiknya hindari tidur telentang, karena rahim Moms yang sedang tumbuh dapat menekan vena cava (vena utama yang membawa darah kembali ke jantung dari wilayah tubuh bagian bawah). Itu bisa mengganggu sirkulasi yang optimal dan menyebabkan rasa pusing.
  • Mencari udara segar. Menghabiskan terlalu banyak waktu di ruang dalam ruangan yang pengap dan terlalu panas (seperti bus yang penuh sesak, kantor atau toko) dapat memicu pusing, jadi selama Moms tidak merasa terlalu pingsan, cobalah berjalan kaki selama lima menit di luar setiap satu jam atau lebih, yang dapat membantu meringankan gejala kehamilan lainnya seperti sembelit dan juga bengkak.

Jika pusing tak juga menghilang atau disertai gejala lain, sebaiknya periksakan diri ke dokter kandungan. Dokter akan melakukan penanganan yang tepat agar kehamilan tetap berjalan dengan lancar.

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Sumber: sehatq.com

Konten ini merupakan kerja sama yang bersumber dari SehatQ

Isi konten di luar tanggung jawab Orami Parenting

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait