Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Showbiz | May 24, 2018

Putri Sulungnya Dilecehkan di Medsos, Enda Ungu Marah Besar

Bagikan


foto: instagram.com/mr_enda_ungu

Enda, gitaris band Ungu, geram bukan main. Putrinya sulungnya Zara Leola menjadi korban pelecehan di media sosial Instagram. Seorang netizen pemilik akun @geraldo_wijaya_80 melayangkan komentar tidak senonoh di akun Instagram pribadi Zara.

Sebagai seorang ayah, Enda mengaku sangat tidak terima atas perlakukan netizen itu pada putrinya. Enda juga mengaku terluka dengan kejadian tersebut.

“Bayangkan aja gue yang disakiti. Bayangin jadi gue, darah daging lu digituin sama orang. Kalaupun nanti ada iktikad baik, lo bisa apa sih paling minta maaf nangis di depan gue. Gue bisa apa, nggak bisa pukul atau apain lo kan karena gue patuh hukum,” ujar Enda berapi-api seperti dikutip dari Liputan6.com.

Lantas, bagaimana dengan Zara? Enda mengatakan, putrinya itu punya mental baja yang patut diacungi jempol. Di usianya yang baru akan menginjak 12 tahun pada Agustus nanti, Zara terbilang kuat dan bisa mengendalikan diri. Menurut Enda, putrinya itu sama sekali tidak sakit hati. Dirinya lah yang justru terguncang.

“Anak gue sudah terlatih mentalnya. Dia nggak sakit hati, yang sakit hati gue. Karena bukan apa-apa nih, gue lebih sayang dia ketimbang istri gue,” ujar pemilik nama asli Franco Wellyjat Medjaya Kusumah itu.

Baca juga: Bolehkah Anak Punya Akun Media Sosial Sendiri?

Pelaku Masih Berstatus Pelajar

foto: instagram.com/zara_leola_official

Tidak tinggal diam, Enda bergerak cepat mencari tahu identitas pelaku. Ia gemas sekali ingin berhadapan langsung dengan pelaku dan memintanya untuk minta maaf secara langsung.

Tidak butuh waktu lama bagi Enda untuk mengetahui identitas asli pemilik akun yang kini di-private itu. Menurut Enda, pelakunya masih berstatus pelajar.

“Gue tahu dia siapa. Facebook dia apa. IG dia ada berapa dan running-nya dari mana. Sekolah di mana, gue tahu,” ungkap Enda.

Jika bertemu dengan pelaku nanti, Enda akan meminta pelaku untuk melontarkan kata-kata kasar tersebut di hadapan Enda secara langsung.

“Jangan jago di jempol doang. Kalau mau protes orang jangan di-private. Gini, kalau tidak sepemikiran boleh kritik gue. Wajar. Itu pemikiran lo. Tapi jangan hina pribadi gue,” kata Enda.

Enda mengatakan, teman-temannya mendorong dia untuk membawa kasus tersebut ke jalur hukum, tidak hanya sekadar diminta untuk minta maaf secara langsung.

Namun, Enda belum terlalu yakin untuk melaporkan kasus tersebut. Ia khawatir jika kasus tersebut dibawa ke jalur hukum, putrinya itu malah harus ikut-ikutan berurusan dengan polisi.

“Kalau anak gue laki mah bodo amat. Nantilah. Masih tunggu dia minta maaf. Kasihan ayah ibunya kalau dia dipenjara. Kalau tidak berani, orang tua dia juga boleh. Gue tunggu,” kata Enda.

Baca juga: 5 Tips Memantau Sosial Media Anak

Tidak Setuju Anak Punya Instagram

foto: instagram.com/zara_leola_official

Secara pribadi, Enda sebetulnya tidak setuju anaknya itu punya akun Instagram pribadi. Saat Zara punya Instagram sendiri, Enda mengaku sudah khawatir, karena takut hal-hal seperti ini akan terjadi.

Menurutnya, banyak sekali konten yang sebetulnya tidak layak disaksikan oleh anak berseliweran di lini masa Instagram.

“Di sana banyak konten porno. Coba lihat di explore. Kan enggak bisa disaring itu. Gue enggak pernah setuju sebenarnya. Itu jadi perdebatan antara saya dan ibunya,” jelas Enda.

Namun, Zara butuh promosi dan publisitas karena ia sedang mulai meniti karir sebagai penyanyi dan dancer. Dan untuk kebutuhan promosi itulah akhirnya Enda memberikan lampu hijau. Enda menyadari bahwa musik anak sudah tidak punya ruang di TV, berbeda dengan zaman dulu.

“Jadi ya mau enggak mau punya Instagram dan Facebook untuk promosi gratis,” kata pria 40 tahun itu.

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.