Newborn

11 September 2021

4 Rekomendasi Susu yang Bagus untuk Bayi dan Cara Memilihnya

Simak cara memilih susu untuk bayi Moms, yuk
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Adeline Wahyu

Tak bisa dipungkiri, ASI merupakan asupan terbaik untuk bayi. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, ASI mengandung komponen makro dan mikro nutrient.

Yang termasuk dalam makronutrient adalah kandungan karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan vitamin dan mineral masuk dalam mikronutrien.

Disebutkan juga, ASI mengandung air sebanyak 87.5% air, oleh sebab itu bayi yang mendapatkan ASI yang cukup tidak perlu lagi mendapatkan tambahan air meski sedang berada di area yang memiliki suhu tinggi.

Dilansir dari laman webmd.com, ASI pun memiliki banyak nutrisi seperti karbohidrat, lemak, protein, karnitin, vitamin K, vitamin D, vitamin E, vitamin A, mineral, hingga vitamin lain yang larut dalam air (seperti vitamin B, asam folat, dan vitamin C).

Karena merupakan makanan cair dari Moms, ASI lebih mudah diserap oleh bayi untuk menunjang pertumbuhan, perkembangan, dan menyehatkan saluran cernanya.

Meski demikian, ada kondisi tertentu yang dialami Si Kecil dan Moms yang membuat dokter anak memberi pengecualian untuk tidak memberikan susu ASI atau memberi tambahan susu formula.

Baca juga:Tips Merawat Gigi Susu Bayi

Yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Susu yang Bagus untuk Bayi

Susu Formula Bayi yang Mendekati ASI, Apakah Ada?

Foto: Orami Photo Stock

Di pasaran, dijual banyak jenis merek susu formula untuk bayi baru lahir. Meski demikian, memilih susu yang bagus untuk bayi hingga Si Kecil berusia 1 tahun tentu menjadi tantangan tersendiri.

Hal ini karena bayi pada usia tersebut belum bisa mencerna makananan, termasuk susu formula dengan kandungan tertentu, dengan sempurna.

Lalu, bagaimana cara memilih susu yang bagus untuk bayi? Perhatikan beberapa hal berikut:

1. Kondisi Si Kecil

Sebelum memilih dan memberikan susu yang bagus untuk bayi yang dijual di pasaran, hal terpenting pertama yang harus diperhatikan adalah kondisi bayi.

Jika Si Kecil lahir prematur atau lahir dengan berat badan lahir rendah, biasanya Si Kecil akan disarankan untuk mengonsumsi susu formula disamping ASI.

Ketika Si Kecil sudah mencapai berat badan ideal untuk bayi seusianya, maka Si Kecil dapat melepaskan susu formula tersebut.

Tak hanya itu saja, dr. Marissa Tania S Pudjiadi Sp.A dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Bina Media yang juga berpraktik di Rumah Sakit Premier Bintaro menyatakan bahwa Si Kecil berpotensi mendapatkan susu formula jika dinilai gagal tumbuh karena jumlah ASI yang tidak mencukupi.

Baca juga: Perlukah Membawa Anak yang Sakit Pilek ke Dokter?

2. Kandungan Susu yang Bagus untuk

Pada dasarnya semua produk susu formula terdiri dari kumpulan nutrisi utama, yaitu protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral.

Meski demikian, Moms juga perlu mempertimbankan kandungan lain yang tak kalah penting yaitu asam arakidonat (ARA) dan docosahexaenoic acid (DHA). Senyawa ini sangat bermanfaat bagi perkembangan otak, sistem saraf, dan mata bayi.

Perhatikan juga kandungan lain dalam susu yang bagus untuk bayi seperti fruto-oligosaccharides (FOS) dan galacto-oligosaccharides (GOS). Kedua kandungan ini adalah prebiotik yang mampu menjaga dan meningkatkan perkembangan bakteri baik pada sistem pencernaan bayi.

Dengan sistem pencernaan yang sehat, hal ini tentu membantu memperkuat sistem kekebalan tubuhnya.

3. Jenis Susu yang Bagus untuk Bayi

Di pasaran, dijual susu formula dari susu sapi dan susu kedelai. Lalu, bagaimana dengan jenis susu yang bagus untuk bayi yang disarankan oleh dokter anak?

“Saat ini susu formula berbahan dasar sapi dianggap lebih superior dibandingkan dengan susu formula berbahan dasar kedelai,” jelas dr. Marissa saat ditanya oleh Orami.

Ia pun menjelaskan lebih lanjut bahwa dalam kondisi bayi tidak ada alergi, bayi boleh menggunakan susu formula standar dengan bahan dasar sapi.

Namun, bila bayi mengalami alergi protein susu sapi, bayi disarankan untuk menggunakan susu formula partially hydrolyzed.

Bila bayi masih sensitif dengan susu formula jenis partially hydrolyzed, maka bayi dapat beralih ke extensively hydrolyzed atau susu formula berbasis asam amino, yang tentunya dengan anjuran dan petunjuk dari dokter.

Selain itu, pada kondisi anak alergi protein susu sapi, orangtua memiliki satu lagi opsi yaitu menggunakan susu formula berbahan dasar kedelai.

“Namun, perlu diketahui juga bahwa 20% anak dengan alergi susu sapi juga dapat mengalami cross reaction dengan protein kedelai. Yang artinya 20% anak alergi susu sapi juga mengalami alergi kedelai,”imbuhnya lagi.

Situskidshealth.org menyatakan bahwa jika Si Kecil mengalami reaksi seperti kulit ruam, kemerahan, muntah, atau diare, jangan lanjutkan pemberian susu formula tersebut. Segera konsultasikan ke dokter.

Baca juga: Berapa Gelas Kebutuhan Susu Anak dan Dewasa Per Hari yang Harus Dicukupi?

Bagaimana Cara Mengenalkan Susu yang Bagus untuk Bayi?

Intip 3 Cara Mensterilkan Botol Susu Bayi Ini, Moms

Foto: Orami Photo Stock

Ketika Moms memberikan susu yang bagus untuk bayi melalui botol kepada Si Kecil, bisa jadi ia pun cenderung memberi penolakan.

Untuk itu, Moms perlu mengenalkannya secara perlahan dengan beberapa cara ini:

  • Campurkan susu formula dengan ASI. Berikan pada Si Kecil pada tiga hari pertama. Tingkatkan jumlah susu formula secara bertahap.
  • Jika Moms memberikan susu formula untuk bayi lahir dengan botol, coba hangatkan dot pada botol susu terlebih dahulu. Dengan demikian, Si Kecil akan lebih tertarik untuk menghisap dot.
  • Pilih dot yang empuk dan semirip mungkin dengan ukuran puting Moms. Dengan demikian, Si Kecil merasa lebih nyaman.
  • Saat memberikan dot kepada Si Kecil, teteskan beberapa tetes ASI pada dot.
  • Jika Moms ingin membiasakan Si Kecil minum susu dengan botol dan dot, mintalah bantuan keluarga lain atau suami untuk melakukannya kepada Si Kecil. Hal ini cocok jika Moms sedang berusaha untuk menyapih Si Kecil.

Rekomendasi Susu yang Bagus untuk Bayi Baru Lahir

5 Merek Susu Formula untuk Bayi Alergi Susu Sapi, Catat!

Foto: Orami Photo Stock

Agar tidak bingung memilih susu yang bagus untuk bayi baru lahir, simak beberapa pilihan berikut ini:

Baca Juga: Si Kecil Punya Ruam Susu? Ini 5+ Cara Mengatasinya dengan Obat Pipi Bayi Kena ASI

1. Enfamil-A+ Gentle Care

Enfamil Gentle Care.jpg

Rekomendasi susu yang bagus untuk bayi baru lahir yang pertama adalah Enfamil A+ Gentle Care.

Susu formula khusus untuk bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan ini memiliki DHA 17mg/100kkal dan ARA 34 mg/100 kkal untuk mendukung perkembangan otak bayi.

Susu untuk bayi baru lahir ini pun diklaim dapat membantu mempertahankan konsentrasi lebih lama, mendukung memori, serta kemampuan memecahkan masalah.

Dilengkapi dengan prebiotik GOS untuk kesehatan pencernaan bayi serta nutrisi penting lainnya, Enfamil A+1 dibuat sebagai tambahan makanan di luar ASI.

2. Nestle-Lactogen 1 Gold

susu untuk bayi baru lahir

Susu yang bagus untuk bayi baru lahir ini diformulasi khusus bagi bayi usia 0-6 bulan untuk membantu tahap awal pertumbuhan anak.

Kaya akan probiotik, asam lemak esensial LA dan ALA, prebiotik FOS dan GOS, zat besi, hingga 12 vitamin dan 11 mineral, kandungan susu formula ini tentu membantu perkembangan bayi.

Kementrian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) bahkan telah mengumumkan bahwa Nestle Lactogen 1 Gold tidak tercemar Enterobacter sakazakii pada tahun 2011 lalu.

Hal ini tentu lebih membuat Moms lebih tenang memberikan susu formula ini kepada Si Kecil

3. Nutricia-Bebelove 1

susu bayi

Rekomendasi susu yang bagus untuk bayi baru lahir selanjutnya adalah Nutricia, Bebelove 1 yang cocok untuk bayi berusia 0 hingga 6 bulan.

Thanks to kandungan prebiotik FOS untuk kesehatan pencernaan, kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi, lactoferrin untuk meningkatkan imunitas tubuh, zat besi untuk mencegah masalah anemia, hingga vitamin dan mineral.

Tak hanya itu saja, susu formula Nutricia, Bebelove 1 juga tidak mengandung penambahan gula yang dapat meningkatkan risiko obesitas.

Baca juga: Pengaruh Obesitas Terhadap Kualitas Sperma

4. Wyeth S-26-Promil Gold Tahap 1

S26

Rekomendasi susu yang bagus untuk bayi baru lahir yang terkahir adalah Wyeth S-26 Promil Gold tahap 1. Susu formula ini memiliki formula khusus MultiExcel untuk tumbuh kembang otak lebih optimal.

Kandungan makronutrien dan mikronutriennya juga bersinergi untuk memasktikan tubuh Si Kecil bisa tumbuh dengan kuat dan aktif berenergi.

Si Kecil juga akan lebih “tertarik” dan mudah menyesuaikan diri karena rasa dari susu ini menyerupai ASI.

Itulah beberapa rekomendasi susu yang bagus untuk bayi baru lahir yang bisa Moms jadikan referensi.

Tapi ingat, sebelum memberikan susu tersebut ke Si Kecil, tetap lakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter anak, ya!

  • https://kidshealth.org/en/parents/formulafeed-concerns.html
  • https://www.webmd.com/parenting/baby/nursing-basics#1
  • https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/nilai-nutrisi-air-susu-ibu
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait