Fashion & Beauty

28 April 2021

Mengenal Retinol, Kandungan dalam Skincare untuk Mengatasi Kerutan di Kulit

Skincare yang mengandung retinol bagus digunakan untuk anti aging
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Intan Aprilia

Seiring bertambahnya usia, kulit wajah terus berubah bahkan sering kali memunculkan tanda-tanda penuaan. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan menggunakan skincare yang mengandung retinol.

Bagi Moms yang sangat mementingkan penampilan pasti merasa hal ini cukup mengganggu sehingga mencari beragam cara agar wajah tampak awet muda.

Dalam mengatasinya, Moms mungkin dapat mencoba skincare yang mengandung retinol. Moms yang memiliki masalah kulit seperti garis-garis halus, kerutan, pori-pori besar, warna dan tekstur kulit tidak merata, mungkin bisa menambahkan produk berbahan retinol dalam perawatan kulit harian.

Hal ini karena retinol berfungsi sebagai anti aging yang dapat mencegah bahkan mengatasi penuaan pada kulit wajah sehingga tampak awet muda. Berikut penjelasan retinol beserta manfaatnya, Moms.

Baca Juga: Mengenal Stearyl Alcohol, Jenis Alkohol yang Baik untuk Kulit

Apa Itu Retinol?

Apa itu retinol

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip dari WebMD, retinol adalah zat yang terbuat dari vitamin A, dan biasanya ditambahkan ke krim perawatan wajah.

Retinol berfungsi untuk meningkatkan jumlah kolagen yang dibuat oleh tubuh dan dapat mengurangi garis-garis halus serta kerutan pada wajah. Penggunaan retinol juga meningkatkan warna kulit serta mengurangi bercak-bercak di wajah, seperti flek hitam.

Banyak dokter kulit meresepkan jenis retinol yang lebih kuat, seperti tretinoin, untuk memperlambat penuaan kulit, memperbaiki tekstur warna yang tidak teratur, dan membersihkan jerawat di wajah.

Namun, ketika menggunakan produk berbasis retinol ini, lapisan atas kulit dapat menjadi kering dan bersisik. Maka, waktu terbaik untuk menggunakan produk dari retinol adalah di malam hari.

Selain itu, penting juga bagi Moms untuk memakai pelembap dan tabir surya di keesokan paginya setelah menggunakan retinol di malam hari.

Perlu Moms ketahui bahwa, dibutuhkan 3 hingga 6 bulan penggunaan retinol secara rutin untuk memperbaiki kerutan yang terlihat jelas pada kulit wajah.

Sementara hasil terbaik dari penggunaan retinol membutuhkan waktu 6 hingga 12 bulan. Jadi, tidak bisa langsung bereaksi baik pada kulit sehingga membutuhkan waktu beberapa lama dan penggunaan yang rutin.

Berdasarkan studi dari Harvard, skincare yang mengandung retinol ini juga harus digunakan terus-menerus untuk mempertahankan manfaatnya di kulit wajah.

Baca Juga: Kulit Dehidrasi, Apakah Berbeda dengan Kulit Kering?

Kondisi Kulit yang Tak Boleh Menggunakan Retinol

Kondisi kulit yang boleh menggunakan retinol

Foto: Orami Photo Stock

MengutipGlamour Magazine, Dr. Murad, ahli dermatologi dan pendiri Murad Skincare, mengatakan, "Retinol beraksi sebagai agen pengelupasan kulit/eksfoliasi, membantu produksi kolagen, dan memerangi radikal bebas."

Tetapi, Moms perlu mengetahui ada beberapa kondisi kulit yang sebaiknya menghindari dari penggunaan retinol. Sehingga, zat ini tidak untuk semua orang.

"Anda tidak boleh menggunakan retinol bila memiliki kondisi kulit seperti rosacea, eksim, atau psoriasis karena retinol dapat membuat lebih banyak peradangan, dan dapat memperburuk kondisi kulit yang sedang dialami," jelasnya.

Produk perawatan kulit yang mengandung retinol terbaik digunakan untuk usia lebih dari 30 tahun yang sudah memiliki garis-garis halus dan kerutan.

"Retinol, atau vitamin A, terbaik digunakan pada usia 30+ dengan kulit yang mengalami garis-garis halus dan kerutan, tetapi Anda dapat mulai menggunakan retinol lebih awal jika mau," jelas Daniel Isaacs, Direktur Perumusan & Pengembangan merek perawatan kulit profesional Medik8, mengutip Cosmopolitan.

Namun, perlu dicatat bahwa penggunaan retinol di usia muda mungkin tidak memiliki efek yang sama banyaknya dengan memakai produk retinol di usia 30 tahun ke atas.

"Retinol dapat meningkatkan produksi kolagen untuk mencegah garis dan kerutan nanti. Kombinasikan dengan SPF dan vitamin C yang tinggi di pagi hari, untuk memperbaiki kondisi kulit jadi lebih hebat," tambahnya lagi.

Baca Juga: Mengenal Manfaat Niacinamide, Bahan Skincare untuk Atasi Eksim dan Jerawat

Ibu Hamil dan Menyusui Tak Boleh Menggunakan Retinol

ibu hamil dan menyusui tak boleh menggunakan retinol

Foto: Orami Photo Stock

Moms perlu tahu bahwa skincare yang mengandung retinol tidak disarankan untuk ibu hamil. Hal ini karena penggunaan retinol secara berlebihan dapat mengakibatkan kelainan wajah, kepala, tulang belakang, jantung, dan otak bayi.

“Jumlah retinol yang terserap kulit sebenarnya sedikit dan mungkin saja tidak masalah, tapi kita tidak mau mengambil risiko tersebut,” ujar Dr. Roni Munk, dermatolog dari MunkMD.

Dr. Munk selalu menyarankan pasien untuk berhenti memakai skincare yang mengandung retinol.

“Saya menyarankan untuk berhenti menggunakannya sampai bayi lahir. Lebih baik gunakan sunscreen, yang justru malah lebih ampuh sebagai perawatan pencegahan anti-aging,” jelasnya.

Tak hanya ibu hamil, penggunaan retinol juga tak disarankan untuk ibu menyusui. Mengutip laman MamaSource, kebanyakan dokter menganjurkan agar para ibu menyusui menghindari retinol.

Retinol telah dikaitkan dengan cacat lahir tertentu dan mungkin juga tidak sehat untuk dikonsumsi bayi melalui ASI.

Ini karena apa yang Moms masukkan ke kulit dapat terserap ke dalam tubuh dan berakhir pada ASI.

Jadi, meskipun retinol adalah bahan yang ampuh untuk membersihkan dan menutrisi kulit, ada pilihan membersihkan kulit lain yang mungkin lebih aman untuk ibu menyusui. Berikut di antaranya:

  • Memilih produk pembersih yang lembut dan tidak komedogenik
  • Hanya membersihkan wajah sesuai kebutuhan (tidak lebih dari dua kali sehari)
  • Mengurangi asupan gula
  • Mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah
  • Meminimalkan tingkat stres

Baca Juga: 9 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil, Berisiko Bagi Janin

Manfaat Retinol untuk Kecantikan

manfaat retinol

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat retinol termasuk dapat mempercepat siklus regenerasi sel kulit yang dapat membuat kulit jadi lebih halus. Zat ini juga dapat mengurangi hiperpigmentasi sehingga warna kulit jadi cerah dan merata.

"Retinol dapat meningkatkan produksi kolagen dan menyebabkan kulit lebih kencang, garis-garis halus dan kerutan pun juga berkurang," lanjut Daniel.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa ketika seseorang menggunakan retinol, seharusnya sudah mulai melihat perbedaan setelah penggunaan 4 minggu, tetapi perubahan kulit yang signifikan dapat memakan waktu hingga 3 bulan.

Moms tidak perlu khawatir jika memiliki jenis kulit kering, atau sensitif. Karena retinol bisa digunakan untuk semua jenis kulit.

"Semua jenis kulit biasanya mendapat manfaat dari penggunaan produk retinol. Bahkan kulit yang sensitif juga bisa merasakan manfaat dari vitamin A ini," terang Daniel.

Dengan mempercepat proses pembaruan sel kulit, retinol membersihkan pori-pori yang tersumbat.

Tips Menggunakan Retinol

tips menggunakan retinol

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui dengan jelas apa itu retinol dan manfaatnya bagi kecantikan, Moms mungkin tertarik untuk menambahkan produk retinol ke dalam perawatan kulit wajah sehari-hari.

Sebelum itu, sebaiknya Moms mengetahui tips penggunaan retinol yang tepat sehingga efeknya dapat terasa lebih maksimal.

Melansir lamanAllure, Erin Gilbert, dokter kulit yang berbasis di New York City, menyarankan bahwa penggunaan retinol sebaiknya dimulai secara perlahan, yaitu dengan memilih produk retinol yang kadarnya rendah terlebih dahulu.

Kemudian, retinol juga sebaiknya jangan langsung digunakan setiap hari. Moms membutuhkan waktu agar kulit wajah bisa beradaptasi dan tidak iritasi nantinya.

Moms dapat mulai menggunakan retinol dari jumlah yang kecil, seperti hanya dengan sebesar kacang polong, selama dua atau tiga malam dalam seminggu.

Ini bertujuan agar kulit dapat membangun toleransi terhadap bahan aktif, sehingga menjadi lebih terbiasa dari waktu ke waktu.

Jika semuanya baik-baik saja setelah sekitar dua minggu, dan kulit tidak mengalami kekeringan, kemerahan, atau pengelupasan, penggunaan retinol dapat kembali dilanjutkan.

Moms dapat meningkatkan frekuensi penggunaan retinol secara bertahap, yaitu setiap dua malam selama satu atau dua minggu, lalu baru boleh digunakan setiap malam.

Selain itu, jangan melewatkan pelembap jika Moms memutuskan untuk menggunakan retinol. Mengingat penggunaan retinol dapat membuat kulit menjadi lebih kering dan bersisik bahkan bisa mengelupas.

Baca Juga: Ketahui Perbedaan Freckles, Melasma, dan Flek Hitam

Hindari beberapa kandungan aktif lainnya di dalam skincare karena bisa saja memicu iritasi.

Dan yang terpenting, Moms perlu bersabar karena penggunaan retinol membutuhkan waktu untuk bekerja secara maksimal.

Itulah informasi seputar retinol, manfaat, dan tips penggunaannya. Semoga bermanfaat untuk Moms, ya.

  • https://www.webmd.com/beauty/features/retinoids-for-aging-skin#1
  • https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/do-retinoids-really-reduce-wrinkles
  • https://www.cosmopolitan.com/uk/beauty-hair/a14781579/what-is-retinol/
  • https://www.glamourmagazine.co.uk/gallery/retinol-sensitive-skin
  • https://www.mamasource.com/is-retinol-safe-to-use-while-breastfeeding/
  • https://www.allure.com/story/retinols-sensitive-skin
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait