Kesehatan

26 Mei 2021

Mengenal Ring Jantung, Mulai dari Prosedur, Manfaat, Risiko, Hingga Perawatan Lanjutan

Ternyata memiliki efek samping lho, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Moms pasti sudah tidak asing lagi istilah ring jantung. Beberapa orang yang mengidap jantung koroner harus menggunakan alat bantuan ini.

Penyakit jantung koroner merupakan gangguan pada arteri koroner untuk mengirimkan darah yang kaya oksigen ke otot jantung.

Seiring waktu, plak dapat menumpuk di arteri koroner dan membatasi aliran darah yang melaluinya.

Kondisi ini dapat merusak otot jantung dan membuat Moms berisiko mengalami serangan jantung.

Umumnya dokter akan melakukan tindakan pemasangan ring jantung.

Lantas, apa itu ring jantung dan apakah ada efek sampingnya? Untuk mengetahui jawabannya, yuk Moms simak penjelasan di bawah ini.

Baca Juga: Mengetahui 4 Langkah Pertolongan Pertama pada Penyakit Jantung

Apa itu Ring Jantung?

bentuk ring jantung.jpg

Foto: nwths.com

Melansir National Heart, Lung, and Blood Institute, ring jantung adalah tabung jaring kecil yang menahan saluran terbuka di tubuh, seperti arteri yang lemah atau sempit.

Alat ini sering digunakan untuk mengobati penyempitan arteri koroner yang memasok darah kaya oksigen ke jantung.

Ring jantung membuka arteri yang menyempit untuk memungkinkan darah yang cukup mengalir ke jantung. Selain itu juga terkadang digunakan untuk mengobati aorta jika terdapat aneurisma atau tonjolan di dalamnya.

Aorta membawa darah dari sisi kiri jantung ke tubuh. Alat bantuan ini juga dapat digunakan di arteri karotis di leher untuk mencegah atau mengobati stroke, atau terkadang untuk mengobati saluran udara yang menyempit di paru-paru.

Baca Juga: Ini 4 Jenis Olahraga yang Tidak Disarankan untuk Penderita Penyakit Jantung

Kapan Membutuhkan Ring Jantung?

jantung

Foto: Orami Photo Stock

Melansir Cleveland Clinic, pemasangan riang jantung biasanya diperuntukan bagi pasien yang hanya memiliki satu atau dua arteri yang tersumbat.

Jika Moms memiliki lebih dari dua arteri yang tersumbat, operasi bypass mungkin merupakan pilihan yang lebih baik.

Selain itu, jika Moms mengalami serangan jantung, ring jantung diperlukan. Hal ini karena gumpalan telah memblokir arteri sepenuhnya dan otot jantung kekurangan oksigen.

Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan permanen jika tidak segera ditangani.

Tetapi Moms mungkin tidak memerlukan alat bantuan ini, jika memiliki penyakit jantung yang stabil.

Artinya, meskipun Moms memang memiliki gejala, seperti nyeri dada atau sesak napas, gejala tersebut hanya terjadi saat Moms berolahraga atau merasa stres, dan gejala tersebut merespons pengobatan.

Melansir New England Journal of Medicine, ring jantung pada pasien tertentu membantu meredakan gejala dan meningkatkan kualitas hidup. Namun, alat bantu ini dijadikan pengobatan yang terakhir.

Sebab, gaya hidup sehat dan terapi obat adalah obat terbaik daripada menggunakan ring jantung.

Baca Juga: 5+ Penyebab Nyeri Dada dan Gejalanya, Ternyata Tidak Melulu karena Sakit Jantung

Prosedur Pemasangan Ring Jantung

prosedur pemasangan ring jantung.jpg

Foto: heartfoundation.org.au

Melansir Health Harvard Education, ring jantung adalah tabung kawat kecil yang dimasukkan ke dalam arteri koroner yang menyempit atau tersumbat.

Dalam memasukkan alat bantu ini dokter akan memasukkan ring jantung dengan anestesi lokal dan melakukan beberapa prosedur, yaitu:

  • Pertama, dokter membuat sayatan kecil di selangkangan, lengan, atau leher. Kemudian, tim medis akan memasukkan kateter dengan stent dan balon di ujungnya.
  • Dokter akan menggunakan pewarna dan monitor khusus untuk memandu kateter melalui pembuluh darah ke arteri koroner yang menyempit atau tersumbat.
  • Saat mencapai area yang menyempit atau tersumbat, balon akan mengembang. Ini akan memperluas ring dan meregangkan arteri, memungkinkan peningkatan aliran darah.
  • Setelah selesai, dokter akan mengempiskan balon, melepas kateter, dan meninggalkan ring jantung di tubuh Moms.

Selama prosedur ini, filter akan mencegah plak dan gumpalan darah terlepas dan mengambang bebas di aliran darah.

Baca Juga: Cegah Penyakit, Ajarkan Si Kecil 3 Kebiasaan Menjaga Kesehatan Jantung Anak Ini

Moms perlu diingat sebelum pemasangan ring jantung di pembuluh darah, Moms akan melakukan persiapan, yaitu:

  • Beri tahu dokter tentang obat, herbal, atau suplemen yang dikonsumsi.
  • Jangan mengonsumsi obat apa pun yang mempersulit pembekuan darah, seperti aspirin, clopidogrel, ibuprofen, dan naproxen.
  • Ikuti petunjuk dokter tentang obat lain yang harus dihentikan.
  • Berhentilah merokok jika Moms merokok.
  • Beri tahu dokter tentang penyakit apa pun, termasuk pilek atau flu biasa.
  • Jangan minum air atau cairan lain pada malam sebelum operasi.
  • Minum obat yang diresepkan dokter.
  • Tiba di rumah sakit dengan banyak waktu untuk mempersiapkan operasi.
  • Ikuti instruksi lain yang diberikan dokter.

Moms akan diberikan obat mati rasa di lokasi sayatan. Moms juga akan mendapatkan obat intravena (IV) untuk membantu merasa rileks selama prosedur.

Baca Juga: Tak Selalu Serangan Jantung, Ini 4 Penyakit Lain yang Diawali dengan Nyeri Dada

Manfaat Pemasangan Ring Jantung

manfaat ring jantung.jpg

Foto: thecardiologyadvisor.com

Bagi banyak orang, pemasangan alat bantu ini berdampak positif pada kualitas hidup.

Kombinasi angioplasti dan stenting bisa menjadi penyelamat, terutama bila dilakukan tepat setelah serangan jantung.

Ini secara substansial dapat meningkatkan aliran darah dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada otot jantung.

Selain itu juga dapat memperbaiki gejala penyakit jantung, seperti nyeri dada (angina) dan sesak napas.

Dalam beberapa kasus, pemasangan alat ini dapat menghilangkan kebutuhan untuk operasi bypass koroner.

Ring jantung jauh lebih tidak invasif dibandingkan operasi bypass. Waktu pemulihan juga jauh lebih singkat.

Hanya perlu beberapa hari untuk pulih dari pemasangan alat bantu ini, sementara Moms mungkin membutuhkan waktu 6 minggu atau lebih untuk pulih dari operasi bypass.

Baca Juga: Kenali 4 Gejala Serangan Jantung yang Sering Terjadi Pada Perempuan, Moms!

Risiko atau Komplikasi Pemasangan Ring Jantung

alergi obat

Foto: Orami Photo Stock

Setiap prosedur pembedahan memiliki risiko. Memasukkan ring jantung mungkin memerlukan akses ke arteri jantung atau otak.

Hal ini menyebabkan peningkatan risiko efek samping. Risiko yang terkait dengan pemasangan ring, yaitu:

  • Reaksi alergi terhadap obat atau pewarna yang digunakan dalam prosedur ini.
  • Masalah pernapasan karena anestesi atau penggunaan stent di bronkus.
  • Pendarahan.
  • Penyumbatan arteri.
  • Pembekuan darah.
  • Serangan jantung.
  • Infeksi pembuluh darah.
  • Batu ginjal karena menggunakan stent di ureter.
  • Penyempitan kembali arteri.
  • Efek samping yang jarang terjadi termasuk stroke dan kejang.

Beberapa komplikasi telah dilaporkan mengenai pemasangan alat bantu ini, tetapi ada sedikit kemungkinan tubuh akan menolak pemasangan ring jantung.

Risiko ini harus didiskusikan dengan dokter. Sebab, ring jantung memiliki komponen logam, dan beberapa orang alergi atau sensitif terhadap logam.

Prosedur ring jantung menganjurkan bahwa, jika ada orang yang memiliki kepekaan terhadap logam, mereka tidak boleh menerima stent. Bicaralah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Jika Moms mengalami masalah pendarahan, perlu dievaluasi oleh dokter.

Komplikasi potensial tetapi jarang terjadi, yaitu serangan jantung, gagal ginjal, dan stroke.

Setelah prosedur, jaringan parut dapat terbentuk di dalam ring jantung. Jika itu terjadi, prosedur kedua mungkin diperlukan untuk mengobatinya.

Ada juga risiko pembentukan gumpalan darah di dalam ring.

Moms perlu minum obat untuk membantu mencegahnya dan laporkan setiap nyeri dada ke dokter.

Baca Juga: Bisa Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung, Waspadai Dislipidemia Pada Anak

Perawatan Lanjutan Ring Jantung

hidup sehat

Foto: Orami Photo Stock

Pemulihan dari angioplasti dan implantasi stent biasanya cepat. Sebagian besar pasien dapat melanjutkan aktivitas normal 24 jam setelah prosedur.

Beberapa orang mengalami memar, yang akan hilang dalam beberapa hari.

Namun ada juga yang merasakan sedikit nyeri di lokasi sayatan.

Obat penghilang rasa sakit ringan bisa mengatasinya. Dokter akan meresepkan obat antikoagulan untuk mencegah pembekuan.

Dokter biasanya ingin Moms menjalani perawatan di rumah sakit semalaman. Hal ini membantu memastikan tidak ada komplikasi.

Moms mungkin perlu tinggal lebih lama jika membutuhkan ring jantung karena kejadian koroner, seperti serangan jantung atau stroke.

Meskipun pemasangan ring dapat menghasilkan peningkatan yang luar biasa, ini bukanlah obat untuk penyakit jantung.

Moms tetap perlu mengatasi faktor-faktor penyebabnya, seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan kelebihan berat badan.

Dokter mungkin meresepkan obat atau perawatan lain untuk membantu mengatasi masalah ini.

Dokter juga akan menganjurkan Moms untuk:

  • Makan makanan yang seimbang.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Berhenti merokok.

Mengambil langkah untuk mengontrol kolesterol dan tekanan darah, serta menjalani gaya hidup jantung sehat, dapat membantu mengobati dan mencegah penyakit jantung.

Nah sekarang Moms sudah lebih paham bukan tentang ring jantung? Semoga bermanfaat ya Moms!

  • https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/stents
  • https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/16833-cardiac-catheterization--coronary-angioplasty-and-stent-interventional-procedures#doctors-who-treat
  • https://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJMe1610485
  • https://www.health.harvard.edu/heart-health/when-do-you-need-a-heart-stent
  • https://www.healthline.com/health/stent#uses
  • https://www.healthline.com/health/heart-attack/aspirin-for-heart-attack
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait