Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Nutrisi Anak | Jul 27, 2018

Risiko Bagi Anak yang Tidak Doyan Makan Sayur

Bagikan


Apakah buah hati Moms suka makan sayur? Atau ia justru selalu menolak makan sayur? Hati-hati, Moms. Anak yang tidak mau makan sayur lebih berisiko mengalami penyakit kronis di kemudian hari. Selain itu, anak juga mungkin mengalami berbagai dampak langsung tidak makan sayur. Apa saja akibatnya kalau anak tidak suka sayur? Ini dia ulasannya!

  1. Gangguan Pencernaan

Sayuran adalah salah satu sumber utama serat. Serat diperlukan tubuh untuk proses pencernaan. Maka, anak yang tidak suka makan sayur biasanya punya masalah gangguan pencernaan.

Menurut penelitian tim ahli National Institutes of Health di Amerika Serikat, tidak rutin makan sayur biasanya menyebabkan sembelit, susah buang air besar, hingga radang usus. Bila dibiarkan terus-menerus, si kecil bisa mengalami kerusakan jaringan pencernaan dan harus dioperasi.

  1. Kelebihan Berat Badan

Makan sayur sangat penting untuk menambah energi. Maka, anak yang tidak doyan sayur biasanya akan mengganti sayur dengan lauk-pauk seperti ayam goreng atau makanan pokok yaitu nasi. Akibatnya, anak justru akan kelebihan kadar kalori dan lemak jenuh.

Makanan-makanan tersebut lebih lama dicerna tubuh sehingga pada akhirnya hanya akan menumpuk saja jadi cadangan lemak. Hal ini berpotensi menyebabkan anak mengalami kelebihan berat badan. Dalam jangka panjang, anak yang kelebihan berat badan punya kemungkinan cukup tinggi mengalami obesitas.

  1. Kurang Gizi

Berbagai jenis nutrisi dalam sayur tidak bisa digantikan oleh sumber pangan lainnya. Misalnya mineral, zat besi, vitamin, dan kalsium. Padahal beragam nutrisi penting tersebut sangat dibutuhkan dalam masa emas tumbuh kembang anak.

Kekurangan nutrisi-nutrisi penting bisa mengakibatkan kurang gizi. Anak pun jadi sulit tumbuh tinggi. Selain itu, kekurangan nutrisi tertentu bisa menyebabkan gangguan fungsi tubuh. Mulai dari penglihatan, sistem saraf, hingga kemampuan berpikir anak.  

  1. Risiko Penyakit Kronis

Hati-hati kalau anak tidak dibiasakan makan sayur sejak dini. Pasalnya, dalam jangka panjang ia akan lebih rentan terserang berbagai macam penyakit kronis. Misalnya, diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Pasalnya, sayur kaya akan antioksidan. Antioksidan bertanggung jawab untuk mencegah penyakit serta memperbaiki sel dan jaringan tubuh yang rusak. Sementara itu, terlalu banyak makanan yang tinggi kalori seperti daging tanpa diimbangi sayur bisa membahayakan kesehatan si kecil.

Itulah empat bahaya kalau anak tidak suka makan sayur. Mulai dari sekarang, yuk, biasakan agar si kecil doyan makan sayur!

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Anak Susah Makan

(IA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.