Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Mar 8, 2018

Rock Melon Tewaskan Warga Australia, Ini Bakteri Berbahaya yang Ada di Dalamnya

Bagikan


Baru-baru ini, Australia dihebohkan dengan kematian empat warganya akibat terkontaminasi bakteri Listeria yang ada di dalam buah rock melon alias cantaloupe. Peristiwa mengejutkan ini dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan wilayah bagian Victoria, Australia. Diketahui bahwa dua dari empat korban tewas berasal dari negara bagian New South Wales (NSW) sedangkan dua korban lainnya berasal dari Victoria. Kematian para korban ini diduga kuat mengarah pada sebuah perkebunan di selatan.

Meski telah meninggal selama seminggu, penyebab meninggalnya para korban bakteri listeria ini baru diketahi seminggu kemudian. Hasil yang valid ini terbongkar setelah hasil uji mikrobiologi membuktikannya. Mereka yang terinfeksi bakteri listeria akan mengalami gejala seperti demam, mengigil, nyeri otot, mual dan kadang disertai diare.

Sejak peristiwa tersebut terjadi, tercatat ada 17 kasus kasus infeksi bakteri listeria di seluruh Australia, yang terkait dengan konsumsi buah melon. Enam diantara dari kasus-kasus tersebut berada di Victoria. Mereka adalah tiga laki-laki dan tiga perempuan dengan usia antara 60 tahun dan 90 tahun sedangkan kasus lainnya dilaporkan di Tasmania dan Queensland.

Meski belum ada warga Indonesia yang menjadi korban, Badan Karantina Pertanian menjelaskan pihaknya telah mengambil langkah atas merebaknya bakteri Listeria pada melon-melon di Australia. Kementrian Pertanian Indonesia sudah menutup pemasukan rock melon dari Australia ke Indonesia melalui Keputusan Menteri Pertanian nomor 207/Kpts/KR.040/3/2018. 

Baca juga: Tak Hanya Rokok, Ternyata Asap Dapur Juga Bisa Menyebabkan Kanker Paru-paru!

Penyebaran Bakteri Listeria

Listeria banyak ditemukan di tanah, air dan sayuran, dan dapat dibawa oleh hewan piaraan dan binatang liar. Produk makanan nabati atau buah bisa terkontaminasi di manapun di sepanjang rantai produksi pangan: penanaman, pemanenan, pengemasan, pendistribusian, persiapan dan penyajian.

Bahkan di sebuah peternakan, sumber kontaminasi bisa termasuk air irigasi, air bersih dan tanah. Listeria bisa bertahan sampai 84 hari di beberapa tanah. Hujan lebat pada tanaman juga dapat memicu listeria dari tanah ke permukaan atau kulit sayuran, terutama yang tumbuh rendah ke tanah, seperti semangka.

Baca juga: 5 Manfaat Teh Melati Bagi Kesehatan

Mencegah Bakteri Listeria

Terdapat beberapa cara untuk mencegah bakteri listeria menyerang tubuh kita, diantaranya:

1. Benar-benar memasak makanan mentah dari sumber hewani, seperti daging sapi, domba, babi dan unggas.

2. Cuci sayuran dan buah mentah secara menyeluruh sebelum makan.

3. Gunakanlah papan potong terpisah untuk daging mentah dan makanan yang siap untuk dimakan.

4. Cuci tangan dengan air bersabun sebelum dan sesudah menyiapkan makanan.

5. Cuci pisau dan talenan setelah menangani makanan mentah.

6. Cuci tangan setelah menyentuh binatang.

7. Hindari makanan laut mentah.

Mulai sekarang lebih berhati-hari sebelum menyantap makanan ya, Moms!

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.