Resep & Makanan

15 November 2021

Resep Roti Croissant yang Sedang Viral, Tertarik Mencobanya?

Cocok untuk teman minum kopi atau teh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms mungkin sudah tak asing lagi dengan roti croissant. Kini, roti yang satu ini sedang populer di kalangan masyarakat, banyak kedai dan toko roti yang menjualnya.

Di media sosial pun, ada aneka resep roti croissant yang bisa Moms coba buat sendiri di rumah. Apabila Moms tertarik mencobanya, yuk simak ulasannya berikut!

Namun sebelum itu, tak ada salahnya bagi Moms untuk mencari tahu tentang fakta roti croissant.

Fakta Roti Croissant

croissant

Foto: Pexels/JÉSHOOTS

Mengutip laman Bakerpedia, croissant adalah produk roti yang dilaminasi dan beragi yang mengandung lapisan lemak adonan/roll-in dengan tekstur yang renyah.

Croissant termasuk dalam kategori Viennoiserie atau kue kering karena merupakan makanan yang dipanggang.

Menurut buku berjudul 'Advanced Bread and Pastry' karya Michel Suas, sebuah roti croissant biasanya mengandung kadar garam, ragi, dan gula yang normal.

Menurut legenda, roti croissant diciptakan sebagai roti gulung khusus di wilayah Wina atau Vienna, ibu kota Austria, untuk merayakan berakhirnya invasi oleh pasukan Turki dari Kekaisaran Ottoman pada tahun 1683.

Musuh memutuskan untuk menyerang pada malam hari agar tidak terlihat, tetapi para pembuat roti Wina, yang bekerja pada saat itu, menyadari kota itu dikepung dan memberi tahu pihak berwenang.

Untuk mengabadikan kemenangan ini, seorang pembuat roti bernama Peter Windletter dipilih untuk membuat Hörnchen ("tanduk kecil" dalam bahasa Jerman), dengan bentuk bulan sabit untuk melambangkan bendera dan lambang Ottoman.

Dengan memakan gulungan ini, orang-orang di Wina secara simbolis merayakan kemenangan mereka atas musuh yang mereka takuti. Marie-Antoinette d'Autriche, berasal dari Wina, secara resmi memperkenalkan dan mempromosikan popularitas croissant di Prancis, mulai akhir 1700-an.

Baca Juga: 5 Resep Roti Canai Rumahan yang Enak dan Mudah Dibuat, Yuk Coba!

Umumnya, roti croissant disantap sebagai menu sarapan pagi hari, tetapi cocok juga dijadikan camilan untuk teman minum kopi atau minum teh.

Jika Moms penasaran, bagaimana cara membuatnya, yuk simak resepnya berikut ini!

Resep Roti Croissant

roti croissant.jpg
Foto: cookpad/RetnoAdiesty
Siap dalam 3 jam
Sajian 6 porsi

Perlu Moms ketahui bahwa membuat roti croissant tidaklah mudah, butuh waktu berjam-jam, sehingga diperlukan juga keterampilan dengan pastry.

Apabila Moms ingin mencobanya, berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan dan langkah pembuatannya.

Bahan-bahan

Bahan-Bahan:

Dough (Detrempe):

  • 250 gram tepung terigu protein tinggi
  • 25 gram gula pasir
  • 4 gram ragi instan
  • 1/2 sdt garam
  • 23 gram margarin
  • 60 ml susu cair
  • 60 ml air

Beurage:

  • 143 gram margarin pastry/korsvet

Egg Wash:

  • 1 butir telur
  • 2 sdm susu cair

Cara membuat:

  1. Siapkan wadah, masukkan semua bahan dough (detrempe), aduk hingga semua bahan tercampur rata, tidak perlu diuleni sampai kalis elastis. Lalu bulatkan dough, kemudian bungkus dengan plastic wrap dan simpan dikulkas selama 1 jam.
  2. Lalu siapkan beurage/margarin pastry, alasi dengan plastik, lalu tutup lagi beurage dengan plastik, ratakan lalu rapikan kira-kira lebarnya 10 x 10 cm, dan masukkan kulkas.
  3. Setelah 1 jam, keluarkan dough dan beurage, lalu gilas dough. Kira-kira lebarnya dapat menutupi beurage, lalu taruh beurage di atas dough yang sudah digilas.
  4. Tutup beurage, hingga tertutup dough, atau dilipat seperti amplop. Dengan posisi lipatan ada di atas, kemudian gilas sedikit saja agar dough merekat sempurna.
  5. Bungkus dough dengan plastik. Sebelum adonan ditutup plastik, tutup dengan kain serbet bersih agar embun terserap serat kain serbet dan tidak menyerap ke dough. Lalu masukkan masukkan dough kedalam kulkas selama 30 menit. Setelah 30 menit, keluarkan, kemudian gilas, kemudian lipat single.
  6. Setelah dilipat single, lalu bungkus kembali adonan dengan plastik, masukkan kulkas, diamkan sekitar 30 menit lagi.
  7. Gilas kembali dan lipat single lagi sebanyak 2 kali lagi, jadi total lipatan sebanyak 3 kali dan otomatis akan memutarnya 90° tiap rolling, sebab dough berbentuk persegi panjang. Setelah rolling terakhir, simpan di kulkas semalaman atau minimal 8 jam. Perlu diperhatikan suhu kulkasnya, jika tidak yakin, dough bisa disimpan di freezer.
  8. Setelah adonan diistirahatkan semalam, ambil dough, lalu langsung gilas, gilas dengan ukuran sekitar 20 cm x 45 cm, rapihkan, lalu potong dengan bentuk segitiga sama kaki.
  9. Gulung dari bagian lebar ke arah runcing sambil dirapatkan, tata di loyang beralas baking paper.
  10. Oles dengan egg wash dan istirahatkan adonan selama 30 menit hingga mengembang. Setelah mengembang, olesi lagi.
  11. Setelah mendekati waktu proofing selesai, panaskan oven, (tentu keluarkan croissant dari oven lebih dahulu). Bila oven telah benar-benar panas, oles kembali tiap croissant dengan egg wash dan masukkan ke oven panas, panggang selama 15 menit suhu 200° C.
  12. Angkat dari oven, lalu sajikan selagi hangat.

Baca Juga: 3 Resep Roti Unyil yang Mudah dan Lezat, Pasti Jadi!

Itu dia beberapa fakta menarik mengenai roti croissant dan resepnya. Selamat mencoba, Moms!

  • https://bakerpedia.com/processes/croissant/
  • https://books.google.co.id/books?id=wzUKzgEACAAJ&newbks=0&hl=en&source=newbks_fb&redir_esc=y
  • https://cookpad.com/id/resep/15533482-croissant
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait