Rupa-rupa

16 Juli 2021

Mengenal "Radakng", Rumah Adat Kalimantan Barat dan Keunikannya

Rumah Radakng telah menjadi cagar budaya provinsi Kalimantan Barat
placeholder

Foto: pontinesia.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Amelia Puteri

Kalimantan Barat merupakan provinsi yang terletak di bagian Pulau Kalimantan dengan ibu kota Pontianak. Jika selama ini Moms hanya mengenal Suku Dayak di Kalimantan Barat, pernahkan mendengar Rumah Radakng atau Rumah Panjang? Ya, ini adalah rumah adat Kalimantan Barat Suku Dayak.

Saat ini, Rumah Radakng telah menjadi cagar budaya Provinsi Kalimantan Barat sekaligus dijadikan sebagai destinasi wisata sejarah bagi para pelancong yang singgah ke Kalimantan Barat.

Baca Juga: Nikmat, 14 Makanan Khas Kalimantan yang Wajib Moms Coba!

Kini, keberadaan Rumah Radakng sudah langkah bahkan hampir punah. Oleh karena itu, pemerintah setempat membangun replika Rumah Radakng yang terletak di Jalan Sutan Syahrir sebagai cara melestarikan rumah adat Kalimantan Barat.

Rumah Radakng dikenal dengan ukurannya yang besar serta luas yakni sekitar 138 meter dengan tinggi 7 meter. Bahkan, rumah adat Kalimantan Barat ini pernah dinobatkan sebagai rumah adat terpanjang di Indonesia oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).

Masih banyak keunikan Rumah Radakng lainnya yang penting untuk diketahui agar ia tetap lestari. Dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai rumah adat Kalimantan Barat, Rumah Radakng. Yuk! simak penjelasannya berikut ini, Moms.

Baca Juga: Menyingkap Keunikan Rumah Adat Aceh dan Filosofinya

Rumah Adat Kalimantan Barat dan Keunikannya

rumah adat kalimantan barat

Foto: Instagram/rokyeber_94

Dengan aneka ragam budaya serta adat istiadatnya, rumah adat Kalimantan Barat memiliki sejarah panjang, filosofi, simbol dan makna yang mendalam pada setiap inci bangunanya.

Nah, berikut ini keunikan rumah adat Kalimantan Barat yang penting untuk diketahui.

Baca Juga: 8 Rumah Adat Sunda yang Punya Bentuk Unik

1. Dihuni oleh Puluhan Kepala Keluarga

Melansir dari buku berjudul Mengenal Rumah Tradisional di Kalimantan (2017) karangan Mahmud Jauhari Ali, Rumah Radakng dikenal dengan sebutan Rumah Panjang karena bentuknya yang memanjang bahkan bisa sampai 300 m.

Karena ukuran rumah yang fantastis, Rumah Radakng ini dapat dihuni hingga 60 kepala keluarga (KK). Bukan tanpa alasan, Rumah Radakng merupakan simbol persatuan dan kesatuan antar masyarakat agar kerukunan terjalin.

Nah, diharapkan hal keutuhan dan kesatuan tersebut dapat terus dipertahankan hingga saat ini. Selain itu, Rumah Radakng juga jadi alternatif bersatunya masyarakat Suku Dayak dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga: Jenis Rumah Adat Sumatera Barat dan Keunikannya yang Moms Wajib Tahu!

2. Penuh Makna dan Filosofi

Biasanya, di bagian tengah Rumah Radakng dihuni oleh tetua adat. Kemudian, bagian hulu rumah menghadap timur, sedangkan bagian hilirnya menghadap ke barat. Ini merupakan simbol Suku Dayak.

Dibangun sedemikian rupa karena hulu diartikan sebagai matahari yang berfilosofi kerja keras atau bekerja sedini mungkin. Sedangkan hilir menghadap ke barat berarti tempat matahari terbenam memiliki filosofi tidak akan pulang atau berhenti kerja sebelum matahari terbenam.

Baca Juga: Selain Joglo, Inilah 7 Rumah Adat Jawa Timur Lainnya

3. Karakteristik dan Bentuk Rumah Radakng

Dalam buku berjudul Buku Seri Etnografi Kesehatan 2014: Rumah Sehat Jubata Radakng' disebutkan bahwa Rumah Radakng tak hanya dikenal sebagai rumah adat terpanjang, namun Rumah Radakng juga memiliki ketinggian yang tak seperti rumah lainnya yakni mencapai 3-7 m.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi banjir dan supaya terhindar dari binatang buas juga musuh. Sementara itu, lebar rumah adat Kalimantan Barat ini berkisar 300 m, dengan atap pelana yang berbentuk memanjang.

Atap tersebut bisa digunakan secara biasa atau bertingkat. Di bagian pelataran rumah, dijadikan sebagai jalur lalu lintas antara kamar satu dengan lainnya.

Keunikan lainnya ialah jumlah anak tangga ganjil dengan bentuk yang lebar di bagian depan rumah adat Kalimantan Barat. Terdapat tiga tangga rumah utama dengan lebar 1-1,2 m.

Baca Juga: Intip Keunikan 7 Tradisi Cukur Rambut Pertama Anak Dari Berbagai Budaya

4. Sebutan Rumah Radakng

Rumah Radakng punya sebutan yang berbeda-beda sesuai dengan sub-sub suku atau bagian rumpun Suku Dayak.

Setidaknya, ada enam rumpun Dayak besar atau induk yang tersebar di seluruh Pulau Kalimantan yakni rumpun Dayak Apou Kayan, rumpun Dayak Iban, rumpun Dayak Murut, rumpun Dayak Punan, rumpun Dayak Ot Danum, dan rumpun Dayak Klemantan.

Dikutip dari jurnal Radakng sebagai Pusat Kebudayaan Suku Dayak di Kalimantan Barat (2019) karya Poltak Johansen, Rumah Radakng terdapat di berbagai penjuru Pulau Kalimantan terutama di daerah hulu sungai yang umumnya jadi pusat pemukiman Suku Dayak.

Baca Juga: Penuh Akan Makna, Begini Rangkaian Prosesi Pernikahan Adat Bugis

5. Pusat Kebudayaan

Bagi masyarakat Suku Dayak, rumah adat Kalimantan Barat Rumah Radakng tak hanya ditinggali namun juga digunakan sebagai pusat kebudayaan.

Lantaran banyaknya kepala keluarga yang tinggal di Rumah Radakng, tentunya rumah adat tersebut menjadi media atau sarana interaksi bermasyarakat yang apik.

Selain itu, Rumah Radakng juga dipakai untuk rapat atau pertemuan hingga musyawarah adat dalam menentukan sanksi, nilai, dan norma adat.

Menurut buku berjudul Kebudayaan Dayak: aktualisasi dan transformasi (1994) karya Paulus Florus, Rumah Radakng merupakan salah satu cagar budaya yang penting untuk mempertahankan warisan Nusantara, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur yang tak boleh dilupakan meskipun hidup di zaman yang sudah serba modern.

Nah, itulah rumah adat Kalimantan Barat beserta keunikannya yang tak dimiliki oleh rumah adat lain di Indonesia.

Jika Moms dan keluarga sedang berkunjung ke Kalimantan Barat, jangan lupa untuk berkunjung ke Rumah Radakng untuk turut melestarikan rumah adat Kalimantan Barat.

Baca Juga: Kalimantan Timur Jadi Ibu Kota Baru, Ini 5 Spot Terindah di Sana

Selain itu, jangan lupa ajak juga Si Kecil mengenal lebih jauh kebudayaan Nusantara melalui keragaman budaya, adat istiadat, bahasa, kuliner, hingga rumah adanya.

Dengan begini, liburan bersama keluarga akan lebih seru dan berkesan. Terlebih jika sambil belajar sejarah kebudayaan provinsi setempat sekaligus ikut melestarikannya.

  • https://www.kompas.com/skola/read/2021/01/18/153000169/rumah-panjang-rumah-adat-provinsi-kalimantan-barat?page=all
  • https://www.rumah.com/panduan-properti/5-keunikan-rumah-adat-kalimantan-barat-dan-penerapannya-di-rumah-tinggal-19642
  • https://www.dekoruma.com/artikel/122053/keunikan-rumah-panjang
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait