Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Rupa-rupa | Jun 13, 2018

Rumah dengan Ciri-Ciri Ini Kerap jadi Incaran Maling, Waspada!

Bagikan


Rumah dengan Ciri-Ciri Ini Kerap jadi Incaran Maling, Waspada!

Kejadian rumah kemalingan di saat ditinggal mudik ketika Lebaran masih sering terjadi. Modusnya pun makin beragam. Selain harta, nyawa juga kerap jadi sasaran para maling yang nekat.  

Apalagi mereka semakin berani beraksi tanpa mengenal waktu. Jika biasanya maling beroperasi dini hari hingga subuh, tak jarang di tengah hari bolong pun rumah bisa kemalingan. 

Tak heran jika sebelum mudik ke kampung halaman, rasa was-was kerap menghantui kita saat akan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

Baca Juga : 4 Area di Rumah Yang Berbahaya Untuk Si Kecil

Nah, jangan sampai Moms jadi salah satu korbannya. Sebaiknya ketahui ciri-ciri rumah yang kerap dijadikan sasaran para maling agar Moms bisa menghindari kesempatan mereka melakukan aksinya. Berikut daftar yang harus diperhatikan.

  1. Rumah kosong di siang hari

Pasangan suami-istri yang keduanya bekerja pasti meninggalkan rumah kosong hingga mereka pulang. Moms yang rumahnya kosong di siang hari harus ekstra hari-hati. Sebaiknya Moms tambahkan pengamanan agar rumah tidak bisa dibobol maling.

  1. Jendela/pintu tidak dikunci

Moms bisa jadi lupa mengunci pintu atau jendela. Sebelum meninggalkan rumah, ada baiknya Moms melakukan pengecekan menyeluruh.

  1. Kotak surat penuh

Kotak surat penuh serta tumpukan koran yang dikirim setiap pagi bis ajadi tanda rumah tersebut sedang kosong. Meski Moms dan keluarga sedang berlibur atau mudik dan meninggalkan rumah dalam waktu lama, mintalah seseorang untuk mengambil surat-surat dan merapikan koran. Oiya, minta juga seseorang yang Moms percayai untuk menyalakan dan mematikan lampu depan rumah ya Moms.

  1. Halaman belakang mudah dimasuki

Halaman belakang dengan tembok pendek bisa jadi sangat mudah dimasuki oleh maling. Moms bisa meninggikan tembok halaman belakang atau melengkapinya dengan kawat agar sulit dilewati oleh maling.

  1. Dilakukan oleh orang yang dikenal

Maling rumah ternyata belum tentu orang asing. Departemen Kehakiman Amerika mengungkap bahwa 66 persen kemalingan dilakukan oleh orang yang kenal dengan korban.

  1. Barang-barang berharga terlihat dari luar rumah

Para maling ini bisanya menargetkan rumah-rumah yang memang terlihat punya barang berharga. Televisi flat 70 inchi yang dilengkai home theater Moms sebaiknya tidak terlihat dari luar rumah. Itu malah akan mengundang maling untuk beraksi. Maling biasanya mencari perhiasan, uang cash, dan barang berharga lainnya di kamar utama. Cobalah untuk menyimpannya di tempat lain yang lebih aman.

  1. Berada di lokasi strategis

Rumah dengan lokasi strategis di sudut jalan atau pinggir jalan besar akan memudahkan maling untuk mengakses dan kabur setelah melakukan aksi.

  1. Tidak dilengkapi sistem alarm

Rumah tanpa sistem alarm juga akan jadi sasaran empuk para maling. Mereka bisa melenggang bebas masuk rumah tanpa diketahui orang.

  1. Punya mobil mewah

Pemilik mobil mewah harus hati-hati. Rumah yang memiliki mobil mewah konon jadi sasaran maling.

  1. Rumah tertutup pepohonan rimbun

Rumah yang tertutup pohon atau semak rimbun juga bisa jadi sasaran maling. Pergerakan para maling itu bisa tersembunyi dengan baik di balik pohon dan semak rimbun itu.

  1. Menaruh uang cash di rumah

Moms yang punya brankas di rumah juga harus hati-hati. Uang cash sering jadi sasaran maling lho Moms.

  1. Single/pasangan yang tidak tinggal bersama anak mereka

Tinggal sediri atau hanya berdua dengan pasangan tanpa anak membuat rumah kosong lebih lama. Ini jadi kesempatan maling untuk beraksi.

  1. Rumah kontrakan/sewa

Moms yang masih tinggal dengan mengontrak atau menyewa rumah juga kerap jadi sasaran aksi maling.

  1. Pernah kemalingan sebelumnya

Kejadian kemaling biasanya berulang di satu rumah itu atau di satu kawasan. Jika rumah Moms atau tetangga Moms pernah kemalingan sebelumnya, Moms harus lebih wasapada.

  1. Melakukan kegiatan yang sama setiap hari

Rutinitas yang Moms lakukan setiap hari bisa saja diperhatikan oleh maling yang akan beraksi. Dengan memperhatikan itu, si maling akan tahu kapan Moms berada di rumah dan kapan tidak. Mereka juga jadi bisa menentukan waktu yang aman untuk maling.

Baca Juga : 9 Cara Aman Agar Rumah Terhindar dari Pencurian dan Kebakaran

Itulah beberapa ciri rumah yang kerap jadi target maling. Merasa punya ciri demikian? Segera lakukan pengamanan yang lebih ketat, ya, Moms dengan beberapa cara berikut saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong:

1. Pintu dan jendela terkunci rapat

Terkadang kusen pintu atau jendela dapat memuai dan jadi tak mudah dibuka tutup. Maka pastikan kondisi kusen sudah diperbaiki agar dapat ditutup sempurna. Akan lebih baik lagi jika jendela juga dilengkapi dengan teralis besi.

2. Nyalakan lampu di dalam rumah

Saat siang, maling bisa mengetahui rumah ditinggal dalam keadaan kosong saat melihat lampu luar rumah tetap menyala. Akan halnya di malam hari, kondisi gelap gulita di dalam rumah juga bisa menjadi tanda yang sama.

Maka, nyalakan beberapa lampu di dalam rumah agar terlihat dari luar bahwa rumah Moms seperti sedang ditinggali. Jika memungkinkan, nyalakan sedikit air keran kamar mandi, atau nyalakan radio di dekat jendela rumah. Suara-suara yang terdengar dari dalam rumah akan membuat maling ragu karena mengira ada penghuni di rumah.

3. Pasang alarm

Cek titik terbaik untuk memasang alarm yang sensitif terhadap gerak dan suara. Jangan lupa pastikan kondisi baterai alarm dalam keadaan nyala. Cara ini cukup ampuh mengingat alarm sangat peka terhadap gerakan di sekitar sensornya.

4. Bawa uang cash dan gadget

Jangan pernah meninggalkan uang cash, kartu ATM, buku tabungan, ataupun gadget dalam rumah jika akan pergi cukup lama dan rumah ditinggal dalam keadaan kosong.

5. Pengaman ekstra pada pagar

Jika masih ada waktu seminggu sebelumnya, pasang kawat di bagian atas pagar dan tembok rumah. Cara ini tentu saja bisa mengantisipasi kehadiran maling. Selain itu, pastikan Moms menggembok pagar rumah dengan posisi gembok di bagian dalam bukan di luar. Hal tersebut bisa membuat seolah-olah rumah dikunci dari dalam oleh penghuni, bukan sedang ditinggal.

6. Beri tanda kehidupan di halaman rumah

Sandal yang tampak berantakan, alat berkebun yang tergeletak di halaman rumah, dan benda-benda lain yang tampak ada di luar rumah seakan menandakan ada penghuni yang beraktivitas. Cara ini juga dapat dilakukan oleh Moms.

7. Titip pada tetangga terdekat

Jika ada tetangga yang bisa dipercaya, titiplah rumah untuk ditengok sesekali. Akan lebih baik lagi jika ia bersedia mematikan dan menyalakan lampu di rumah. Moms bisa memberikan tips sebagai tanda terima kasih atas jasanya. Namun, jika tak yakin, titip saja pada Ketua RT atau satpam di sekitar rumah.

Nah, itulah tadi ciri-ciri rumah yang sering jadi incaran maling saat ditinggal mudik. Jangan lupa, lakukan langkah pengamanannya ya, Moms.

(AND)

Sumber: fashionbeans.com, creditdonkey.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.